Penjabat Gubernur Ayodhia Kalake Minta TPP ASN Dibayar 12 Bulan - FloresPos Net

Penjabat Gubernur Ayodhia Kalake Minta TPP ASN Dibayar 12 Bulan

- Jurnalis

Selasa, 16 Januari 2024 - 19:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG, FLORESPOS.net-Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Ayodhia G.L. Kalake meminta agar di Tahun Anggaran 2024, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) harus dibayar hingga 12 Bulan.

“Tentu kita juga harus memberikan perhatian kepada seluruh ASN khususnya ASN di lingkup Pemprov NTT dengan mengupayakan Tambahan Penghasilan Pegawai dapat berjalan selama 12 bulan pada Tahun Anggaran 2024 sehingga kita harapkan ini akan meningkatkan kinerja dari para ASN di lingkungan Pemprov.NTT,” kata Ayodhia Kalake, dikutip dari rilis pers Biro Humas Pemprov NTT, Selasa (16/1/2024).

Ayodhia Kalake menyampaikan hal itu saat menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun 2024 kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemprov NTT, di ruang rapat gubernur NTT, Senin (15/01/2024).

Ayodhia Kalake juga menyampaikan beberapa hal yang menjadi perhatian bersama, yakni terkait dengan penanggulangan kemiskinan ekstrem dan penanganan stunting yang menjadi prioritas nasional untuk diperhatikan bersama.

Baca Juga :  Jalan Baru Kerja Jalur Mano-Wae Wake Manggarai Timur Rusak Lagi

“Beberapa program prioritas dan hal-hal yang perlu kita berikan perhatian karna ini juga sudah menjadi perhatian bapak presiden yaitu penanggulangan kemiskinan ekstrem dan penanggulangan stunting.”

“Ini merupakan salah satu prioritas nasional, sehingga kita perlu memberikan perhatian yang khusus dalam penanggulangan kemiskinan ekstrem dan stunting dengan program-program kerja  dalam menekan angka kemiskinan ekstrem dan stunting di Provinsi NTT,” tegasnya.

Ayodhia Kalake menambahkan, ada bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang sedang dihadapi dan tidak bisa diprediksi kapan selesainya yang cukup mengganggu berjjalannya roda pembangunan.

“Hal ini cukup mengganggu perekonomian provinsi NTT karena sempat ada penutupan 4 bandara di Larantuka, Ende, Maumere, maupun Lembata akibat terimbas abu vulkanik dari erupsi gunung Lewotobi. Kita harapkan ini cepat selesai sehingga kita dapat fokus kepada Pembangunan di NTT ini,” sebutnya.

Baca Juga :  Ketua Yapertif Bangga, Uniflor Berhasil Wisuda Angkatan Pertama Program Pascasarjana

Ayodhia Kalake juga mengharapkan agar korelasi antara perencanaan dan penganggaran menjadi perhatian bersama, sehingga hal itu bisa menghasilkan program dan kegiatan yang berorientasi pada pelayanan publik.

Selain itu, Ayodhia Kalake juga meminta untuk memprioritaskan capaian program dan kegiatan dengan mengurangi aktifitas yang tidak berkaitan langsung, serta perlu melakukan efisiensi belanja daerah untuk menjamin atau memastikan tidak terjadinya pemborosan anggaran dan memaksimalkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun 2024.

Perlu diketahui, struktur APBD Provimsi NTT Tahun Anggaran 2024 terdiri dari Pendapatan Daerah sebesar Rp5.164.872.070.656,00, Belanja Daerah sebesar Rp5.170.584.590.092,00 dan Pembiayaan Daerah sebesar Rp5.712.519.436,00. *

Kontributor: Martianus Radha I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Hasil Verifikasi dan Kompilasi Tahap Pertama, 55 Rumah Warga Ende Masuk Kategori Rusak Berat
Pulihkan Keceriaan Anak Pasca-Gempa, Tim JPIC SSpS Gelar Trauma Healing di SDK Ende 2
Pasca Gempa NTT, Dompet Dhuafa Siapkan 100 Rumah Sementara dan Renovasi Sekolah di Nagekeo
BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara
Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Perayaan Menuju Pelembagaan (3)
Kemenkes Tunjuk Labkesda Sikka Layani Pemeriksaan HPV DNA untuk Wilayah Flores dan Lembata
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Tapak Sebagai Jejak, Tapak Sebagai Beban Antargenerasi (2)
Berita ini 387 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:26 WITA

Hasil Verifikasi dan Kompilasi Tahap Pertama, 55 Rumah Warga Ende Masuk Kategori Rusak Berat

Kamis, 24 September 2026 - 15:26 WITA

Pulihkan Keceriaan Anak Pasca-Gempa, Tim JPIC SSpS Gelar Trauma Healing di SDK Ende 2

Kamis, 24 September 2026 - 12:29 WITA

Pasca Gempa NTT, Dompet Dhuafa Siapkan 100 Rumah Sementara dan Renovasi Sekolah di Nagekeo

Rabu, 23 September 2026 - 21:36 WITA

BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara

Rabu, 23 September 2026 - 17:53 WITA

Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi

Berita Terbaru

Deputi V BNPB dan Wabup gada,Bernadinus Dhey gebu.

Nusa Bunga

BNPB Minta Pemda Ngada Segera Tuntaskan Pembangunan Huntara

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:36 WITA