Curah Hujan Rendah, 3.823,68 Hektare Lahan Sawah di Ende Belum Ditanami - FloresPos Net

Curah Hujan Rendah, 3.823,68 Hektare Lahan Sawah di Ende Belum Ditanami

- Jurnalis

Kamis, 11 Januari 2024 - 12:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Hingga awal Januari 2024 curah hujan di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, bahkan seluruh wilayah Pulau Flores masih sangat rendah.

Kondisi ini menyebabkan petani takut dan enggan memanfaatkan lahan yang sudah disiapkan.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Ende, Gadir Dean melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan, Yosef Kaha yang dikonfirmasi Florespos.net, Kamis (11/1/2024) siang mengatakan, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Kabupaten Ende Tahun 2022 luas lahan padi sawah di seluruh Kecamatan di Kabupaten Ende seluas 4.265,19 hektare.

Baca Juga :  Wabup Erik Imbau Masyarakat Ende Gunakan Hak Pilih dan Jaga Kamtibmas

Hingga 11 Januari 2024 berdasarkan laporan penyuluh pertanian dari lapangan luas lahan padi sawah yang sudah ditanam petani seluas 441,51 hektare. Sedangkan 3.828,68 hektare belum ditanami oleh petani.

Dikatakannya petani enggan dan bahkan takut memanfaatkan lahan yang sudah disiapkan karena curah hujan yang masih rendah dan banyak sawah tadah hujan.

Selain itu debit air di daerah irigasi yang masih rendah karena curah hujan masih rendah dan cuaca yang panas.

Sedangkan luas lahan tanam untuk padi ladang seluas 1.184,4 hektare hingga saat ini Dinas Pertanian belum mendapatkan laporan terkait luas lahan yang sudah ditanami oleh petani.

Baca Juga :  Dibawah Tema Berontak Part II, Pemuda Perumnas Ende Hibur Warga Melalui Musik Hip hop

Sedangkan luas lahan tambahan tanam atau data sementara untuk lahan tanam jagung di Ende seluas 1.105 hektare.

Dinas Pertanian belum mendapatkan laporan akurat luas lahan tanam yang sudah ditanami oleh petani.

Luas tanam untuk kedelai, kacang tanah dan tanaman hortikultura lainnya di Kabupaten Ende sangat kecil hanya untuk konsumsi pribadi. *

Penulis:Willy Aran I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Sambut Kison Kogoya, Ketua Yapertif Warning Dosen; Jangan Persulit Mahasiswa yang Harumkan Nama Kampus
Literasi Menguatkan Karakter, Hifni Djafar Motivasi Siswa SMPN Satap Ekoreko
12 Gol Yoakim 10 Top Skor, Antar Fastpay FC ke Semifinal
Putra Wisata Ria Gelar Wahana Permainan Anak dan Dewasa di Lapangan Sepak Bola Reo
Dorong Percepatan Inpres Jalan Daerah, Pemkab Nagekeo Konsultasi ke BPJN
Difasilitasi AWK, NTT Dapat 3.000 Dosis Semen Beku untuk Mendukung Sektor Peternakan
Kison Kogoya, Mahasiswa Uniflor Raih Juara Tinju Kelas Berat Rektor Cup III UPG45 Kupang
Nagekeo Bidik 3 Pelabuhan Baru, Pemkab Audiensi ke Bapenas dan Krakatau Bandar Samudera
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:04 WITA

Sambut Kison Kogoya, Ketua Yapertif Warning Dosen; Jangan Persulit Mahasiswa yang Harumkan Nama Kampus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:00 WITA

Literasi Menguatkan Karakter, Hifni Djafar Motivasi Siswa SMPN Satap Ekoreko

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:54 WITA

12 Gol Yoakim 10 Top Skor, Antar Fastpay FC ke Semifinal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:41 WITA

Putra Wisata Ria Gelar Wahana Permainan Anak dan Dewasa di Lapangan Sepak Bola Reo

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:34 WITA

Difasilitasi AWK, NTT Dapat 3.000 Dosis Semen Beku untuk Mendukung Sektor Peternakan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

12 Gol Yoakim 10 Top Skor, Antar Fastpay FC ke Semifinal

Sabtu, 13 Jun 2026 - 11:54 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Rak Kosong dan Martabat ODGJ

Sabtu, 13 Jun 2026 - 10:29 WITA