ENDE, FLORESPOS.net-Menjelang hari raya Natal 2023 dan tahun baru 1 Januari 2024 (Nataru) harga sejumlah bahan pokok di Pasar Mbongawani Ende, Kabupaten Ende, Provinsi NTT, sudah mulai naik.
Penelusuran Florespos.net, dalam satu pekan terakhir di pasar bahan pokok yang sudah mengalami kenaikan harga itu seperti beras, bawang, ayam pedaging dan cabe.
Kenaikan harga yang paling signifikan yaitu cabe rawit dan cabe keriting. Pengakuan pedagang harga cabe naik pada dua pekan terakhir.
Menurut pedagang cabe keriting sebelumnya Rp 60.000 per kg, sekarang naik Rp 80.000 hingga Rp 85.000 per kg.
Sedangkan cabe rawit sebelumnya berkisar antara Rp 45.000-Rp 50.000 sekarang naik hingga Rp 85.000 per kg.
Sementara harga jual dengan dengan ukuran gelas kecil yang sebelumnya Rp 10.000 per gelas sekarang naik menjadi Rp 20.000 – Rp 25.000 per gelas.
Menurut Siti Anita bahwa harga cabe di pasar naik karena harga dari petani juga naik akibat gagal panen dan musim panas. Pedagang Pasar Mbongawani membeli cabe dari petani lokal.
“Kami ambil dari petani atau dari tangan pertama juga harganya sudah naik maka harga pasar juga ikut naik. Kami beli dari petani lokal,” katanya.
Selain cabe, barang kebutuhan pokok yang sudah mulai naik yaitu ayam pedaging. Sebelumnya harga ayam pedaging Rp 75.000 per ekor dan saat ini naik menjadi Rp 85.000.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Ende, Sharir Mohamad yang dikonfirmasi Selasa (5/12/2023) siang mengatakan untuk membantu warga dan mengintervensi harga pasar yang belakangan mulai naik pemerintah akan melakukan operasi pasar.
Kadis Perdagangan juga mengatakan pemerintah terus memantau harga dan melakukan pengawasan di pihak agen dan distributor terkait dengan stok barang untuk mencegah terjadinya kekurangan stok yang berdampak pada permainan harga.
“Kami gelar pasar murah menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru pada tanggal 6 dan 7 Desember 2023,” katanya.
Secara terpisah, Kepala Bulog Cabang Ende, Pieter E Dehan sebelumnya menyampaikan stok sembako di Bulog Ende per 1 Desember 2023, beras 881 ton, gula pasir, 25 ton dan minyak goreng 10.250 liter. Pekan depan ada tambahan stok sebanyak 1.500 ton beras.
Khusus untuk stok beras pihak Bulog Ende memastikan stok yang tersedia aman dan mencukupi kebutuhan warga Kabupaten Ende hingga Januari 2024.
Bulog Ende mendukung pemerintah melakukan operasi pasar jelang Nataru. *
Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando










