Oleh Wall Abulat
Sr. Lucia, CIJ. Sosok biarawati Kongregasi Pengikut Yesus atau Congregatio Imitationis Jesu (CIJ) sudah tak asing lagi dalam hati warga Flores-Lembata, khususnya, dan masyarakat NTT, Indonesia umumnya.
Betapa tidak. Selain malang melintang dalam karya kemanusiaan mendampingi ratusan Orang Dengan Gangguan Jiawa (OGDJ) di Panti Santa Dymphna yang dipimpinnya dalam 20 tahun terakhir, figur biarawati kelahiran Mataloko, Kabupaten Ngada ini selalu aktif dalam menulis buku, menciptakan ratusan puisi, dan tampil sebagai vokalis/penyanyi dalam puluhan lagu yang diciptakannya, dan yang syair lagunya berasal dari puisi-puisi karyanya.
Suster Lucia di tengah totalitasnya mendampingi ratusan ODGJ Panti Dymphna, ia selalu meluangkan waktu untuk menulis buku, menghasilkan puisi, menyanyikan sejumlah lagu karyanya, dan pelbagai kegiatan kemanusiaan lainnya.
Data yang diterima media ini menyebutkan bahwa hingga tahun 2023 ini, Suster Lucia sudah menghasilkan 10 buku karyanya.
Ada pun buku-buku karya Suster Lucia, di antaranya berjudulMutiara Sampah (2013) dan dicetak ulang sebanyak 5 kali; Makna Ilahi: Kumpulan Puisi dan Renungan (2013), Mutiara Jiwa: Kumpulan Puisi dan Meditasi (2015), Mutiara Hati: Kumpulan Puisi dan Kata Bermakna (2017), Mutiara Iman: Kumpulan Puisi dan Kata Bermakna (2018), Mutiara Batih: Kumpulan Puisi dan Meditasi (2018), dan Mutiara Kasih: Kumpulan Puisi (2021), Simfoni Kasih Santa Dymphna:Kumpulan Lagu dari Puisi-Puisi Suster Lucia, CIJ.
Buku karya Suster Lucia ini diterbitkan oleh Penerbit Karmelindo anggota Ikatan Penerbit Indonesia.
Selain buku, Suster Lucia juga menghasilkan ratusan puisi, kata bermakna, dan meditasi yang sangat mendalam.
Uniknya, puisi-puisi karyanya ini dijadikan syair lagu rohani yang dibingkaikannya dalam buku berjudul Simfoni Kasih Santa Dymphna:Kumpulan Lagu dari Puisi-Puisi Suster Lucia, CIJ yang juga diterbitkan oleh PT Karmelindo.
Dalam buku Simfoni ini termuat 59 lagu yang juga merupakan judul puisi. Ada pun lagu-lagu yang termuat dalam buku simponi ini di antaranya berjudul Luka Dibalut Tuhan, Mars Santa Dymphna, Tuhanlah Kekuatanku, Mutiara Hati, Cinta dan Harapan, Cinta Penuh Iman, Kekayaan Hati, Menebar Hati, Puri Hati, Ada Iman, Akar Hati, Hati Berbalas Kasih, Rindu Hati, Bingkai Kasih Chinesse, Hymne Bapak Engelbertus, SVD; Iman pada Salib, Iman Seorang Wanita, Kasih dan Kesabaran,Kasihmu Tak Tertakar,Kesabaran Itu Indah, Kesatuan Kasih Chinesse, Mars Henricus Leven, SVD; Memeluk Allah, Merangkai Kehidupan, Mutiara Iman, Mutiara Kasih,Penuh Iman Mendamba, Pesona Ilahi, Taburan Iman, Telaga Batin, Terkapar di Jalanan, Tersulam Dalam Salib, Tuhan Musnahkanlah Corona, Syukur Tuhan, Doa dan Pasrah, Jeritan Hati Anak Cacat, CintaMu Tuhan, Terang Kasih, Langkah Iman, Damai BersamaMu, Jendela Hati, Dalam Iman, Terlukis Indah,
Dengan Iman, Cinta Kaum Difabel, Hanyalah CintaMu, Tujuan Iman, Kasih yang Terjaga, Kebeningan Jiwa, Berbias Kasih, Cahaya Kasih Tuhan, Surga Kecil Imanku, Syukur KasihMu Tuhan, Iman Sebesar Biji Sesawi, Jendela Hati 2, dan Menebar Iman.
Selain menghasilkan buku, Suster Lucia juga telah mengembangkan bakat menyanyi/ vocalis dalam puluhan lagu yang diciptakannya, dan dibuat dalam konten Youtube yang sangat viral dalam beberapa tahun terakhir.
Beberapa lagu yang syairnya diciptaan Suster Lucia dan menjadi vokalisnya yang sempat viral di Youtube di antaranya: Doa dan Pasrah, Merangkai kehidupan, Tuhan musnahkan corona, Akar Hati, Kesatuan Kasih Chinese, Kasih dan Kesabaran, Menebar Hati, Mutiara Hati, Ahok untukmu, Luka Dibalut Tuhan, Cinta Kaum Difabel, Taburan Iman, Tuhanlah kekuatanku, Kesabaran itu Indah, Syukur KasihMu Tuhan, dan Kasihmu Tak Tertakar ( Lagu Untuk Pak Jokowi). Lagu terakhir ini sangat viral dan memiliki viewers hingga Agustus 2023 ini di atas 788.000 lebih.
Terinspirasi ODGJ dan Orang Kecil
Suster Lucia, CIJ yang ditemui di Panti Santa Dymphna Jalan Wairklau Maumere, Kamis (10/8/2023) mengemukakan bahwa pihaknya tekun menulis buku, puisi dan lagu karena terinspirasi oleh pancaran kasih Tuhan Yesus dalam diri ODGJ dan orang kecil yang dilayaninya dalam belasan tahun di Panti Santa Dymphna.
“Semua karya buku, puisi, lagu yang saya hasilkan ini semuanya karena belas kasih Tuhan Yesus, dan pancaran kasih yang sama dalam diri ODGJ dan orang-orang kecil,” kata Suster Lucia.

Suster Lucia mengaku ia selama ini selalu memiliki kepedulian terhadap ODGJ dan difabel selain karena alasan kemanusiaan dan penghayatan imannya akan Yesus yang Tersalib, juga ia lakukan ini karena panggilan hati.
“Sesungguhnya hati memainkan peran amat penting dalam hidup ini. Apabila hati selalu dijaga, dan dipelihara, serta ditata dan dikelola dengan baik dan benar, maka orang akan selalu menemukan sesuatu yang baik dan indah dalam hidupnya. Keiklasan hati selalu terbuka terhadap sesama, terutama bagi ODGJ dan difabel. Para ODGJ inilah mutiara bagi saya dan yang menginspirasi saya untuk selalu menulis buku, puisi, menulis lagi dan terus bernyanyi,” kata Suster Lucia.
Total Mengabdi Tanpa Syarat
Sementara Koordinator Umum Panti Santa Dymphna Dionesius Ngeta dalam dalam kata pengantar buku berjudul Simfoni Kasih Santa Dymphna:Kumpulan Lagu dari Puisi-Puisi Suster Lucia, CIJ antara bersaksi bahwa Simfoni Kasih Santa Dymphna sesungguhnya tidak hanya sekadar buku kumpulan lagu-lagu pop rohani yang digubah dari puisi-puisi karya Sr. Lucia, CIJ. Juga Bukan juga sekadar deretan not angka tanpa makna dan pesan di baliknya.
“Simfoni Kasih Santa Dymphna adalah kuntum mawar yang bersemayam dalam keyakinan, hati, dan pikiran Sr. Lucia, CIJ, bahwa ODGJ memiliki hak dan martabat sebagaimana kita. Mawar kasih yang disemayamkan Allah itu mekar dan berbuah dalam kehidupan, tugas, dan panggilannya, terutama pelayanannya terhadap ODGJ sejak tahun 2003,” kata Dion.
Bagi Sr. Lucia, CIJ, lanjut Dion, musik yang paling magis dan menawan hati di pangkuan keberadaan kehidupan adalah kasih. “Laksana sebuah simfoni, kasih selalu menarik, menggembirakan, menggairahkan, dan bahkan membahagiakan. Kasih adalah kunci utama yang membuka gerbang kebahagiaan. Kasih memungkinkan mimpi terealisasi,” kata Dion Alumnus STFK Ledalero ini.
Untuk diketahui, Sr. Lucia, biarawati CIJ telah berada di Panti Santa Dymphna Yayasan Bina Daya St. Vinsensius Cabang Sikka (YASBIDA) sejak tahun 2003 hingga saat ini. Dalam tenggang waktu itu, Suster Lucia selalu berada di tengah Orang Dengan Gangguan Jiwa siang dan malam dengan totalitas pelayanannya yang tulus, tanpa syarat.
Suster Lucia selalu menunjukkan sikap berbelas kasih kepada mereka, dan selalu menghadirkan wajah Yesus yang berbelas kasih kepada sesama, terutama kepada ODGJ dan orang-orang terlantar.
Suster Lucia membaktikan seluruh jiwa raga dan segenap kekuatannya untuk kepentingan ODGJ dan kaum terlantar.
“Kaum ODGJ adalah mutiara terindah dalam hidupku. Karena itu, saya melayani mereka tanpa syarat, dan selalu berbelas kasih,” katanya.
Curiculum Vitae
Nama Permandian: Meo Sofia
Nama Suster: Sr. Lucia, CIJ
Tempat, Tanggal Lahir: Mataloko, 19 September 1966
Anak ke: 6 (bungsu) dari 6 bersaudara
Nama Ayah: Philipus Dopo (Almarhum)
Nama Ibu: Lusia Ule (Almarhumah)
Riwayat Pendidikan:
SD : SDK Rakalaba (tamat tahun 1981)
SMP : SMPK Mangulewa (tamat tahun 1984)
SMK : SMKK Muktyaca Ende (tamat tahun 1987)
S1 : Stipar Santo Sirilus Ruteng
Pendidikan yang Pernah Diikuti selama di Biara:
Kursus Akuntans dan Mengetik di Ende
Belajar menjahit Pakaian Wanita dan Anak di Yogyakarta
Pernah studi kateketik, Pastoral care, Sarjana Agama Katolik (Cum Laide/Terpuji)
Mengikuti Finance Training yang diadakan oleh Mitra Kerja CRS (Catholic Relief Service) di Kupang.
Mengikuti beberapa pendidikan dan pelatihan tentang Yayasan dan Panti yang diadakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Sikka dan Dinas Sosial Provinsi NTT tentang Pekerja Sosial.
Riwayat Panggilan:
Postulan CIJ : Tahun 1988
Kaul Pertama: Tanggal 22 Juni 1990
Kaul Kekal : Tanggal 8 Desember 1995
Pesta Perak : Tanggal 22 Juni 2015
Tempat Tugas:
Staf Ekonom Kongregasi CIJ selama 9 Tahun
Muder komunitas CIJ Mangulewa selama 1 tahun
Kepala Kursus Pendidikan Luar Sekolah anak-anak drop out selama 6 tahun di Ruteng
Ketua Yayasan Bina Daya Cabang Sikka dan Kepala Panti Rehabilitasi Penyandang Cacat Santa Dymphna sejak tahun 2003 hingga sekarang.
Motto: Tuhan adalah kekuatanku…kepadaNyalah hatiku percaya (Mzm 28:7)
Hobby: Menari, menyanyi dan menulis buku). *
Penulis: Wartawan Florespos.net dan Penulis Buku










