Bupati Edi: Ribuan Hektare HPL Mabar Milik Negara - FloresPos Net

Bupati Edi: Ribuan Hektare HPL Mabar Milik Negara

- Jurnalis

Senin, 17 Juli 2023 - 08:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net – Bupati Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT), Edistasius Endi, menegaskan ribuan hektare (ha) tanah di Kecamatan Komodo-Mabar yang berstatus HPL (Hak Pengelolaan Lahan) adalah milik negara.

Orang nomor satu Mabar tersebut mengatakan itu menanggapi FloresPos. Net belum lama ini di Labuan Bajo, terkait kelanjutan penanganan Translok Nggorang dan ribuan ha area HPL  pada sejumlah desa di selatan Kecamatan Komodo.

Sebelumnya diberitakan media ini berjudul Pemkab Manggarai Barat tuntaskan masalah HPL, Asmon: Translok Nggorang bagai menguraikan benang kusut.

Menurut Bupati Edi, penyelesaian masalah Translok Nggorang dan HPL, Pemkab Mabar sedang menunggu sikap Pemerintah Pusat (Pempus). Sebab kedua persoalan sudah disammpaikan Pemkab kepada Pempus.

Baca Juga :  Jika "Wajah Caleg" Dikenakan Pajak Reklame

Dan terkait dua hal tersebut beberapa waktu lalu juga sudah ada pertemuan Pemkab dan Pempus di Jakarta sebagai respon atas laporan Pemkab Mabar ke Pempus sebelumnya.

Diungkapkan Translok Nggorang berlokasi di Desa Macang, Kecamatan Komodo, ditetapkan Tahun 1997, dan bersamaan dengan itu pula sepertinya penetapan HPL.

Lokasi HPL mencakupi Desa Macang Tanggar dan sejumlah titik pada beberapa desa sekitar. Khusus kawasan HPL luasnya lebih dari 3000 ha. Tanah HPL ribuan hektare tersebut berstatus milik negara, ujar Bupati Edi.

Baca Juga :  Tutup Tahun Pelajaran di Manggarai, SMPN 4 Langke Rembong Lombakan Ketrampilan Baris Berbaris

Informasi yang dihimpun media ini, kawasan HPL ribuan ha itu ada pada tanah milik masyarakat asli yang ada jauh sebelum Translok Nggorang dan HPL ditetapkan 1997, juga ada di lokasi fasilitas umum, bahkan di kawasan Cagar Alam Wae Wu’ul, disamping pada area Translok Nggorang.

Dikabarkan pula bahwa banyak warga setempat belakangan risau karena status tanah mereka tidak jelas gegara isu HPL. Jika sampai tanah mereka bagian dari HPL, itu berarti milik negara, dan mereka  angkat kaki dari tanah ribuan ha tersebut. *

Penulis: Andre Durung/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes Tegaskan Pentingnya Kader Kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis
Ketua AMAN Sebut MBG dan KDMP Program Positif Pemerintah Namun Lemah Penerapan di Daerah
Memprihatinkan, Jalan Kampung Wae Sambi Manggarai Barat
Dekatkan Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat, Astra Dukung Integrasi Layanan Primer di Desa Tebuk dan Bloro
Launching Program Implementasi Integrasi Layanan Primer di Desa Sejahtera Astra untuk Desa Tebuk dan Bloro di Sikka
Kadis Nakertrans Sikka Lepas Dua Calon PMI Rekrutan PT.Esdema Mandiri Tekankan Pentingnya Jalur Prosedural
Harga Beras di Manggarai Barat Stabil, Harga Kacang-Kacangan Naik
Sepekan Operasi Patuh Turangga, Lantas Polres Ende Jaring Puluhan Pengendara Tidak Pakai Helm
Berita ini 230 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:54 WITA

Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes Tegaskan Pentingnya Kader Kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WITA

Ketua AMAN Sebut MBG dan KDMP Program Positif Pemerintah Namun Lemah Penerapan di Daerah

Selasa, 3 November 2026 - 11:32 WITA

Memprihatinkan, Jalan Kampung Wae Sambi Manggarai Barat

Selasa, 3 November 2026 - 10:37 WITA

Dekatkan Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat, Astra Dukung Integrasi Layanan Primer di Desa Tebuk dan Bloro

Senin, 2 November 2026 - 20:32 WITA

Launching Program Implementasi Integrasi Layanan Primer di Desa Sejahtera Astra untuk Desa Tebuk dan Bloro di Sikka

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Memprihatinkan, Jalan Kampung Wae Sambi Manggarai Barat

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:32 WITA