“Kami berkomitmen menjadikan kampus ini sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi daerah. Namun peran perguruan tinggi tidak berhenti pada hari wisuda ini. Kami akan terus membuka pintu bagi kalian melalui jejaring alumni, pelatihan lanjutan, dan kolaborasi karena bagi kami, kalian bukan sekadar lulusan, tetapi bagian dari keluarga besar STIE Karya yang akan terus kami dampingi,” katanya.
Titip Tiga Pesan
Ketua Lembaga Penjamin Mutu STIE Kanisius Teobaldus Deki, S.Fil, M.Th dalam Orasi Ilmiah bertajuk Ekonomi Lokal di Era Global: Dari Potensi Daerah Menuju Nilai Ekonomi antara lain menyampaikan tiga pesan kepada wisudawan.
Pertama, kenali potensi tempat Anda berpijak. Jangan mengangap sesuatu yang dekat dengan kita sebagai sesuatu yang biasa. Seringkali peluang ekonomi terbesar justru tersembunyi di dalam sesuatu yang selama ini kita anggap sederhana.

Kedua, ciptakan nilai, bukan sekadar menjual barang. Jangan berhenti pada produksi . Tambahkan pengetahuan, tambahkan teknologi. Tambahkan desain. Tambahkan pelayanan. Tambahkan merek. Tembahkan tata kelola. Tambahkan kepercayaan. Karena semakin besar nilai yang kita ciptakan, semakin besar pula peluang ekonomi yang dapat kita bangun.
Ketiga, berpikirkan global tanpa kehilangan akar lokal. Gunakan teknologi global. Pelajari standar internasional. Bangun jejaring nasional. Manfaatkan pasar digital. Tetapi jangan kehilangan identitas, pengetahuan dan kekuatan lokal yang menjadi sumber keunggulan kita.
Para wisudawan-wisudawati yang saya banggakan, hari ini saudara tidak hanya meninggalkan kampus dengan membawa ijazah. Saudara membawa pengetahuan, tanggung jawab dan kesempatan untuk menciptakan perubahan.
Jadikan Ilmu manajemen untuk mengelola potensi menjadi strategi. Jadikan ilmu akuntansi untuk mengubah aktivitas ekonomi menjadi informasi yang terpercaya.Dan jadikan keduanya sebagai sebagai instrument untuk menciptakan nilai ekonomi, nilai sosial dan nilai kemanusiaan.
Sebab pada akhirnya, lanjut Nick Deki, ukuran keberhasilan seseorang sarjana bukan hanya seberapa tinggi ia mencapai posisi dalam kehidupannya, tetapi juga seberapa besar nilai yang mampu ia ciptakan bagi orang lain; Mari kita bangun ekonomi yang tidak hanya tumbuh tetapi juga memberi makna. Ekonomi tidak hanya menghasilkan angka, tetapi juga membuka kesempatan. Ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada pasar,tetapi juga memperkuat masyarakat.
“Dan Ekonomi yang berakar pada potensi daerah ,tetapi mampu berdiri dalam percaturan global. Dari potensi menjadi produktivitas. Dari produktivitas menjadi nilai tambah.Dari nilai tambah menjadi kesejahteraan, dan dari kesejahteraan itulah kita membangun masa depan. Selamat kepada para wisudawan dan wisudawati STIE Karya. Berakar di daerah berpikir global, berkarya melalui Ilmu, dan menciptakan nilai bagi bangsa,” kata Nick Deki.
Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Tunas Karya (YPTTK) Mariyati Helsako F. Mutis dalam sambutan antara lain menitipkan tiga kepada wisudawan.
Penulis : Wall Abulat
Editor : Wentho Eliando










