Menutup Celah Calo dan Membuka Akses Kerja: Urgensi Kolaborasi Lintas Kecamatan dalam Sosialisasi dan Mini Job Fair Dinas Nakertrans Sikka - FloresPos Net

Menutup Celah Calo dan Membuka Akses Kerja: Urgensi Kolaborasi Lintas Kecamatan dalam Sosialisasi dan Mini Job Fair Dinas Nakertrans Sikka

- Jurnalis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Yohanes Kia Nunang

PERSOALAN pengangguran dan perlindungan tenaga kerja lokal selalu menjadi pekerjaan rumah bersama yang membutuhkan kehadiran nyata negara di tengah masyarakat.

Di Kabupaten Sikka, langkah progresif dan patut diapresiasi baru saja ditorehkan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Sikka melalui terobosan pelaksanaan Sosialisasi dan Mini Job Fair yang menyasar tingkat kecamatan.
Langkah inovatif ini telah teruji perdananya di Kecamatan Magepanda, dan menuai sambutan serta antusiasme yang luar biasa dari warga setempat.

Konsep jemput bola ini membuktikan bahwa pemerintah hadir langsung untuk mendekatkan informasi bursa kerja kepada masyarakat akar rumput, memotong rantai birokrasi yang rumit, sekaligus memberikan akses yang transparan, adil, dan merata bagi pencari kerja lokal.

Mini Job Fair: Solusi Dekat, Aman, dan Transparan

Selama ini, pencari kerja di daerah seringkali dihadapkan pada kendala jarak, keterbatasan informasi, dan mahalnya biaya transportasi jika harus mengurus berbagai keperluan penempatan kerja langsung ke ibu kota kabupaten. Dengan adanya Mini Job Fair keliling kecamatan, hambatan tersebut terpangkas secara signifikan.

Lebih dari sekadar memfasilitasi lowongan pekerjaan, program ini memiliki fungsi strategis yang jauh lebih krusial: meminimalisir dan memberantas praktik calo tenaga kerja ilegal.

Baca Juga :  Nagekeo: Hakikat Ada yang Belum Tuntas

Praktik percaloan yang selama ini kerap memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat dengan menjanjikan kemudahan proses namun berujung pada eksploitasi finansial dan non-finansial, harus kita hentikan bersama.

Melalui kegiatan resmi yang didampingi langsung oleh Dinas Nakertrans dan lembaga penempatan berizin seperti PT Esdema Mandiri, masyarakat mendapatkan kepastian hukum, perlindungan, serta informasi yang akurat tanpa ada ruang bagi pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang ingin meraup keuntungan pribadi di atas penderitaan pencari kerja.

Tantangan ke Depan: Melibatkan Seluruh 21 Kecamatan

Melihat suksesnya pelaksanaan perdana di Kecamatan Magepanda, sudah saatnya model pelayanan inklusif ini diperluas secara masif. Dari total rencana pelaksanaan di 8 kecamatan, kita tentu berharap ke depannya seluruh 21 kecamatan di Kabupaten Sikka wajib dilibatkan.

Tidak boleh ada satupun anak muda atau warga Sikka di wilayah pelosok yang tertinggal dari informasi kesempatan kerja yang layak. Pemerataan akses pembangunan ekonomi dan kesempatan kerja harus dirasakan secara merata oleh masyarakat, baik di daratan maupun wilayah kepulauan dan pesisir.

Seruan Ketegasan: Instruksi Bupati untuk Camat dan Kepala Desa/Lurah

Untuk memastikan efektivitas dan keberhasilan program ini, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci mutlak. PT Esdema Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah sangat mendukung penuh agar Bupati Sikka dapat mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh Camat dan Kepala Desa (Lurah) di Kabupaten Sikka.

Baca Juga :  Guru Jujur Berbakti, Makan Hati

Para camat dan kepala desa/lurah harus diinstruksikan untuk tidak hanya sekadar mendukung, melainkan turun tangan langsung memobilisasi warganya, memfasilitasi tempat, serta mengawasi jalannya sosialisasi di wilayah masing-masing.

Keterlibatan aktif perangkat pemerintahan tingkat paling bawah ini akan mempersempit ruang gerak para calo lapangan yang kerap beroperasi di tingkat desa atau kelurahan. Dengan pengawasan dan edukasi yang masif dari desa, masyarakat akan semakin cerdas, berdaya, dan terlindungi.

Penutup

Langkah inovatif Dinas Nakertrans Sikka adalah secercah harapan baru bagi masa depan tenaga kerja Kabupaten Sikka. Mari kita dukung dan kawal bersama agar program Mini Job Fair ini dapat menjangkau seluruh 21 kecamatan.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, desa, dan dunia usaha, kita wujudkan masyarakat Kabupaten Sikka yang mandiri, produktif, dan bebas dari jeratan calo tenaga kerja. *

Penulis adalah Kepala Cabang PL Sikka PT Esdema Mandiri

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Pancasila sebagai ‘Kalimatun Sawa’ di Tengah Tantangan Zaman
Antara Janji Energi Hijau dan Jeritan Ekologi
Ketika Solidaritas Ekonomi Berubah Menjadi Jerat Utang
Integrasikan Angkutan Umum ke Kawasan Permukiman, Mendorong Revisi UU LLAJ dan Perkim
Doxing, Luka Psikologis, dan Krisis Empati di Ruang Digital
Yeremia dan Rubuhnya Berhala Modern
Inovasi Pembiayaan dan Keadilan Mobilitas Transportasi Publik
Merayakan Iman, Bukan Mengorbankan Masa Depan Anak (catatan atas perayaan Sambut Baru)
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:13 WITA

Menutup Celah Calo dan Membuka Akses Kerja: Urgensi Kolaborasi Lintas Kecamatan dalam Sosialisasi dan Mini Job Fair Dinas Nakertrans Sikka

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:50 WITA

Pancasila sebagai ‘Kalimatun Sawa’ di Tengah Tantangan Zaman

Senin, 28 September 2026 - 16:27 WITA

Antara Janji Energi Hijau dan Jeritan Ekologi

Senin, 28 September 2026 - 11:36 WITA

Ketika Solidaritas Ekonomi Berubah Menjadi Jerat Utang

Minggu, 27 September 2026 - 16:43 WITA

Integrasikan Angkutan Umum ke Kawasan Permukiman, Mendorong Revisi UU LLAJ dan Perkim

Berita Terbaru