Fransiskus berharap, buku-buku yang disumbangkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk menumbuhkan minat baca dan memperluas akses masyarakat Kabupaten Sikka terhadap sumber pengetahuan.
“Gerakan 1 ASN, 1 Buku ini sangat sederhana, tetapi memiliki makna yang besar. Kalau setiap ASN menyumbangkan satu buku, maka akan terkumpul banyak bahan bacaan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian serta dukungan yang diberikan Fransiskus Suryanto Nara Bata.
Menurut Very, dukungan tersebut menunjukkan bahwa gerakan literasi bukan hanya menjadi tanggung jawab perpustakaan, tetapi merupakan gerakan bersama yang membutuhkan keterlibatan pemerintah, ASN, dunia pendidikan, komunitas, dunia usaha dan seluruh masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Fransiskus Suryanto Nara Bata yang telah ikut mengambil bagian dalam Gerakan 1 ASN, 1 Buku. Buku-buku ini akan menjadi tambahan koleksi yang sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan bahan bacaan,” sebutnya.
Very menjelaskan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka terus mendorong berbagai inovasi untuk mendekatkan buku dan layanan perpustakaan kepada masyarakat.
Menurutnya, perpustakaan tidak boleh hanya dipahami sebagai tempat menyimpan buku, tetapi harus hadir sebagai ruang belajar, ruang bertukar pengetahuan dan ruang tumbuhnya kreativitas masyarakat.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya









