“Kami berharap pendampingan seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Anak-anak membutuhkan proses untuk benar-benar kembali pulih dan siap mengikuti kegiatan belajar seperti biasa,” tambahnya.
Kegiatan trauma healing di SDI Iligetang menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sikka dalam memperkuat pemulihan masyarakat pascabencana.
Pemulihan tersebut tidak hanya diarahkan pada perbaikan rumah, fasilitas umum, sarana pendidikan dan infrastruktur yang mengalami kerusakan, tetapi juga menyentuh aspek psikologis, sosial dan emosional masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan pelajar.
Kehadiran Bupati Sikka di tengah komunitas pendidikan sekaligus menegaskan bahwa pemulihan pascabencana harus dilakukan secara menyeluruh.
Anak-anak sebagai generasi penerus daerah perlu mendapatkan ruang yang aman untuk kembali belajar, bermain, berinteraksi dan membangun kembali rasa percaya diri setelah menghadapi situasi yang mengguncang secara fisik maupun emosional.
Apresiasi dari SDI Iligetang pun menjadi penegasan bahwa dukungan pemerintah yang hadir langsung menyentuh masyarakat memiliki arti penting dalam membangun kembali semangat dan optimisme anak-anak Sikka untuk bangkit dan melanjutkan aktivitas pendidikan. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










