Wabup Sikka Tekankan Pentingnya Budaya Literasi Sejak Dini Dalam Membentuk Generasi Cerdas - FloresPos Net

Wabup Sikka Tekankan Pentingnya Budaya Literasi Sejak Dini Dalam Membentuk Generasi Cerdas

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Wakil Bupati (Wabup) Sikka, Simon Subandi Supriadi, berdialog langsung dengan peserta Tur Wisata Literasi dan Sains dari SDK Maris Stela Nangarasong, Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, di ruang kerjanya, Rabu (6/5/2026).

Turut hadir dalam kesempatan itu, Para pendamping peserta Tur, Sr. Fransiska,SCIM, pengelola perpustakaan Sekolah, wali kelas dan pengurus yayasan serta tim literasi dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Sikka.

Dalam suasana hangat dan penuh antusias, Wakil Bupati Sikka menyampaikan pentingnya menumbuhkan budaya literasi sejak dini sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi yang cerdas, kritis, dan berdaya saing.

Simon juga mengapresiasi inisiatif sekolah dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka yang telah menghadirkan kegiatan edukatif tersebut.

“Literasi bukan hanya tentang membaca buku, tetapi juga bagaimana memahami informasi, berpikir kritis, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membuka wawasan anak-anak kita,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pesan Perdana Uskup Budi Kleden Setelah Tahbis "Jangan Kita Gadaikan Kasih Persaudaraan"

Tur Wisata Literasi dan Sains yang digelar SDK Maris Stela Nangarasong ini melibatkan kunjungan ke sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sikka, di antaranya Gramedia Maumere, DPRD Kabupaten Sikka, Kantor Bupati Sikka, serta Perpustakaan Umum Daerah Frans Seda.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, menjelaskan, kegiatan kunjungan literasi dan sains ini bertujuan untuk memperkenalkan lingkungan belajar yang lebih luas kepada siswa.

Selain itu kata Very, kegiatan tersebut sekaligus menumbuhkan minat baca, rasa ingin tahu dan kecintaan para murid terhadap ilmu pengetahuan.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mengenal langsung sumber-sumber pengetahuan di sekitar mereka. Ini bagian dari upaya membangun ekosistem literasi yang kuat di Kabupaten Sikka,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati dan Wabup Sikka Antar Langsung Dokter Remi Mulai Bertugas Kembali di RS TC Hillers Maumere

Dalam rangkaian kegiatan, para peserta tur juga berkesempatan bertemu dengan pimpinan dan pegawai Gramedia Maumere, serta diperkenalkan dengan berbagai koleksi buku dan sistem pelayanan toko buku modern.

Kegiatan ini memberikan pengalaman baru bagi siswa dalam mengenal dunia literasi secara langsung.

Selanjutnya, peserta mengunjungi DPRD Kabupaten Sikka dan mendapatkan penjelasan mengenai fungsi, tugas, serta lingkungan kerja lembaga legislatif daerah. Kunjungan ini menjadi sarana edukasi awal tentang sistem pemerintahan dan demokrasi.

Tur ditutup dengan kunjungan ke Perpustakaan Umum Daerah Frans Seda, di mana para siswa diperkenalkan dengan fasilitas perpustakaan, koleksi buku, serta layanan literasi yang tersedia bagi masyarakat.

“Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memperkuat gerakan literasi di kalangan pelajar sejak usia dini,” ungkap Very. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat
Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam
Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola
Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat
WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis
Bupati Sikka Ingatkan Bank NTT Bangun Komunikasi dengan Semua Pihak
Cross Way Putus, Akses ke Tiga Desa di Manggarai Timur Lumpuh
Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan PKG Flores Timur, Ogie Silimalar: Cek Kesehatan Gratis, Pintu Masuk Deteksi Penyakit
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:48 WITA

Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WITA

Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:05 WITA

Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:46 WITA

WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA