Manajemen dan Pelayanan Rawat Jalan Pindah ke Late, Ini Penjelasan Direktur RSUD Bajawa - FloresPos Net

Manajemen dan Pelayanan Rawat Jalan Pindah ke Late, Ini Penjelasan Direktur RSUD Bajawa

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Manajemen dan pelayanan rawat jalan segera dipindahkan ke RSUD Bajawa di Late, Desa Turekisa, Kecamatan Golewa Barat. Manajemen akan mulai berkantor di RSUD Bajawa di Late pada 11 Mei 2026 dan pelayanan rawat jalan dimulai pada 2 Juni 2026.

Hal itu tertuang dalam surat pemberitahuan yang ditandatangani Direktur RSUD Bajawa Heronimus Due S.Kep.,Ns,M.Adm.Kes tertanggal 5 Mei 2026. Surat itu ditunjukan kepada Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional, Staf RSUD Bajawa, masyarakat, pengunjung dan pasien RSUD Bajawa.

Direktur RSUD Bajawa, Heronimus Due kepada mengatakan mulai tanggal 11 Mei 2026 Manajemen RSUD Bajawa mulai berkantor di RSUD Bajawa yang baru di Late. Pada tanggal 2 Juni 2026 semua layanan rawat jalan beroperasi di Late.

Baca Juga :  Turki Sumbang 100 Sapi Kurban untuk Manggarai Barat

“Pengumuman dari Bupati sedang diproses untuk disampaikan secara resmi. Surat yang saya keluarkan hari ini untuk perpindahan manajemen terlebih dahulu dalam rangka persiapan,” kata Heronimus kepada Florespos.net, Selasa (5/5/2026).

Heronimus menjelaskan, RSUD Bajawa yang lama masih untuk UGD, Rawat Nginap, ICU, Ruang Rontgen, Parenatal dan Ruang Bersalin. UGD RSUD Bajawa di Late merupakan UGD Satelit dimana bersifat Stabilisasi.

Hal ini dimaksudkan apabila dari Poliklinik Rawat Jalan ada yang Drop atau Shock maka dilakukan Stabilisasi di RSUD Late dimana disiapkan 1 ruangan Gawat Darurat untuk penanganan awal dan setelah stabil dirujuk ke UGD RSUD Bajawa yang lama.

Baca Juga :  RD. Agustinus L. Tiala Pimpin CU Gerbang Kasih KAE

Untuk hal seperti ini menjadi tanggung jawab Rumah Sakit maupun untuk Rontgen disiapkan kendaraan operasional dari Rumah Sakit.

Untuk karyawan disiapkan pula Bus dan Mobil untuk antar jemput sedangkan untuk pengangkutan masal metodenya diatur oleh Dinas Perhubungan. Lintas sektor untuk pengaturan Trayek diatur Dinas Perhubungan.

Sementara untuk pembangunan fisik Rawat Nginap, kata Heronimus, surat ke Kementerian Kesehatan untuk pengembangan pelayanan diarahkan untuk mengganti perihal dengan permohonan anggaran untuk relokasi Rumah Sakit.

“Soal ini kami telah mengirim ulang surat ke Kementerian Kesehatan sehingga bisa dianggarkan untuk Relokasi,” katanya. *

Penulis : Wim de Rosari

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

GP Ansor Pulau Ende dan Ta’mir Darul Muqamah Doa Bersama Sambut 1 Muharam
SMAS Bhaktyarsa Maumere dan Berbagai Keunggulan Berkat Inovasi Tiada Henti
Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat
Keluarga Pendidikan Pertama dan Utama Ciptakan Budaya Belajar di Tengah Masyarakat
Weekend at Parapuar by IN-FLORES Hadirkan Edukasi Alam, Lingkungan, dan Budaya Flores di Natas Parapuar
Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Ende Gelar Turnamen Futsal
HUT Ke-19, KSP CU Gerbang Kasih KAE Resmikan Kantor Cabang Mbay
Dampak Penertiban, Pedagang Pasar Alok Minta Pemerintah Ganti Rugi Barang Yang Rusak
Berita ini 437 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 20:25 WITA

GP Ansor Pulau Ende dan Ta’mir Darul Muqamah Doa Bersama Sambut 1 Muharam

Senin, 15 Juni 2026 - 20:13 WITA

SMAS Bhaktyarsa Maumere dan Berbagai Keunggulan Berkat Inovasi Tiada Henti

Senin, 15 Juni 2026 - 13:49 WITA

Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat

Senin, 15 Juni 2026 - 12:27 WITA

Keluarga Pendidikan Pertama dan Utama Ciptakan Budaya Belajar di Tengah Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 09:53 WITA

Weekend at Parapuar by IN-FLORES Hadirkan Edukasi Alam, Lingkungan, dan Budaya Flores di Natas Parapuar

Berita Terbaru

Ekonomi

Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat

Senin, 15 Jun 2026 - 13:49 WITA