Perang Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Plastik di Labuan Bajo - FloresPos Net

Perang Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Plastik di Labuan Bajo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 09:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Harga plastik dan produk sejenis di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT) khususnya, belakangan naik tajam.

Konon hal itu dipicu perang Timur Tengah (Timteng) antara koalisi Amerika Serikat (AS) dan Israel versus Iran sejak akhir Pebruari 2026.

Demikian sejumlah pedagang di Pasar Rakyat Batu Cermin kepada media ini, Kamis (9/4/2026). Mereka adalah Rofinus Lahur, Albertus Panggi, dan Warsiti.

Pasar Rakyat Batu Cermin adalah salah satu tempat pertemuan penjual dan pembeli di Labuan Bajo ibu kota Mabar.

Menurut Tus, sapaan akrab Albertus Panggi, sebelum perang Timteng, harga plastik kantong (kresek) ukuran kecil yakni pada kisaran Rp. 5000 untuk dua pak. Tetapi selama perang Timteng naik tajam jadi Rp. 10.000 per 3 pak.

Barang dagangan lain yang jual di lapak milik Tus, pria asal Compang, Kecamatan Pacar, Mabar, antara lain kopi, dan jagung giling.

Baca Juga :  Tamu Tahbisan Uskup Labuan Bajo Mulai Berdatangan di Kota Super Premium

Ungkapan serupa dikemukakan Warsiti. Bahwa selain kresek (plastik kantong), produk plastik jenis lain, seperti karung plastik, selama perang Timteng hari-hari belakangan harganya naik tajam.

Disebutkan karung plastik isi sekitar 50 kilogram (kg) yakni Rp. 2,1 juta/bal, sebelumnya Rp. 1 juta 750 ribu rupiah/bal.

“Dalam hal ini saya pembeli, bukan penjual (plastik/karung plastik). Saya beli untuk isi beras dan lain-lain buat pembeli yang datang beli di kios saya ini. Ini bagian dari pelayanan kami,” ujar ibu berjilbab yang akrab disapa Umi Warsiti itu.

Dampak kenaikan harga sebagai efek perang Timteng, untuk sementara Umi Warsiti terpaksa tidak menjual karung plastik.

“Saya tidak mau jual (karung plastik) dulu. Mahal. Ini akibat perang di Timur Tengah sana,” ketusnya.

Baca Juga :  Kaya Potensi Laut, Manggarai Barat Jongos Sampah

Terlihat barang dagangan yang diperjualbelikan di kios milik Umi Warsiti di Pasar Rakyat Batu Cermin yakni beras dan sedikit jagung.

Nada yang sama dikatakan Lahur. Menurut dia, tidak hanya plastik dan karung plastik yang harganya melonjak sebagai dampak perang Timteng, produk berbahan baku besi dan aluminium juga demikian. Di antaranya pemukul besi dan kompor berbahan aluminium. Kompor aluminum naik sekitar Rp. 30.000/unit.

“Untuk sementara saya istirahat dulu jual karung plastik dan kompor. Mahal belinya. Biar masyarakat sendiri tahu semua barang sekarang (harganya) sudah naik,” katanya.

Barang dagangan Lahur di kiosnya di kompleks Pasar Rakyat Batu Cermin antara lain pemukul/palu, sabit, sekop, sandal, kapak, dan beberapa lembar karung plastik warna putih.
Dilansir media ini sebelumnya, perang Timur Tengah berdampak buruk terhadap pariwisata Manggarai Barat. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kabasarnas dan Gubernur NTT Cek Kesiapan Posko Pengungsian Korban Gempa di Nagekeo
Korban Meninggal Akibat Gempa Flores Capai 103 Orang, 7.492 Gempa Susulan
IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores Membantu Masyarakat Pedalaman Ngada yang Belum Tersentuh
Di Hadapan Presiden Prabowo, Bupati Nagekeo Soroti Sukses MBG Tapi Minim Bahas Pelajar Korban Gempa
Astra Group Salurkan Bantuan Bagi Desa Gera, Panti Dhymphma dan Panti Lansia CIJ
Astra Group Salurkan 30 Paket Sembako Bagi Wartawan di Sikka
ADPRD Nagekeo Elias Cima: Pendataan Rumah Rusak Gempa Harus Akurat dan Transparan, Jangan Asal Foto
Perdana Injak Kaki di Tanah Nagekeo untuk Bantu Korban Gempa–Terima Kasih Presiden Prabowo
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:29 WITA

Kabasarnas dan Gubernur NTT Cek Kesiapan Posko Pengungsian Korban Gempa di Nagekeo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:24 WITA

Korban Meninggal Akibat Gempa Flores Capai 103 Orang, 7.492 Gempa Susulan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:12 WITA

IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores Membantu Masyarakat Pedalaman Ngada yang Belum Tersentuh

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:47 WITA

Di Hadapan Presiden Prabowo, Bupati Nagekeo Soroti Sukses MBG Tapi Minim Bahas Pelajar Korban Gempa

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:27 WITA

Astra Group Salurkan Bantuan Bagi Desa Gera, Panti Dhymphma dan Panti Lansia CIJ

Berita Terbaru