Angin Kencang Landa Manggarai Timur, Ratusan Pohon Cengkih di Lamba Leda Selatan Tumbang - FloresPos Net

Angin Kencang Landa Manggarai Timur, Ratusan Pohon Cengkih di Lamba Leda Selatan Tumbang

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Ratusan Pohon Cengkih di Kecamatan Lamba Leda, Manggarai Timur, NTT tumbang akibat angin kencang.

Firman Darso dan Herman Dirjo, warga Kecamatan Lamba Leda Selatan di Mano, Kamis (12/3/2026) mengungkapkan cuaca ekstrim sejak Januari hingga Maret 2026 menyebabkan ratusan pohon cengkih tumbang. Pohon cengkih ada tumbang berumur lima hingga dua puluh tahun.

Menurut Firman, tahun ini cuaca sangat ekstrem terutama hujan disertai angin sangat kencang. Pohon cengkih yang tumbang merata di Kecamatan Lamba Leda Selatan.

Baca Juga :  Operasi Pekat Polres Manggarai Timur, Sasar Makanan Kedaluwarsa di Kota Borong

“Hampir setiap kepala keluarga yang memilik pohon cengkih dan pohon cengkih itu tumbang,” katanya.

Herman Dirjo mengatakan, tumbangnya pohon cengkih membuat petani mengalami kerugian. Satu pohon cengkih ada yang panen hingga 50 kilogram bahkan lebih ini.

Baca Juga :  Stunting Turun, Pemkab Manggarai Barat Apresiasi Semua Pihak

“Jika dijual dengan harga sekarang cengkih Rp 110.000/ kilogram itu bisa Rp 5 juta lebih,” katanya.

Herman mengatakan menam cengkih membutuhkan waktu lima hingga 7 tahun baru bisa memulai panen. Saat ini pihak tidak ada pilihan lain dan hanya berpasrah.

“Mungkin kita akan memilih tanaman perdagangan yang lain karena kita sudah merawat cengkih namun tumbang akibat angin” katanya. *

Penulis : Albert Harianto

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul
Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa
Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke
Bulog Ende Targetkan Serap 64 Ton Beras Petani Lokal
Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga
Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas
Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere Masih Buka Pendaftaran
Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:13 WITA

Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:51 WITA

Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa

Senin, 13 Juli 2026 - 15:48 WITA

Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke

Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WITA

Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga

Senin, 13 Juli 2026 - 11:47 WITA

Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas

Berita Terbaru

Opini

Turun dari Gunung Tabor, Menjaga Rumah Bersama

Selasa, 14 Jul 2026 - 11:30 WITA

Nusa Bunga

Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul

Selasa, 14 Jul 2026 - 11:13 WITA