BORONG, FLORESPOS.net-Ratusan Pohon Cengkih di Kecamatan Lamba Leda, Manggarai Timur, NTT tumbang akibat angin kencang.
Firman Darso dan Herman Dirjo, warga Kecamatan Lamba Leda Selatan di Mano, Kamis (12/3/2026) mengungkapkan cuaca ekstrim sejak Januari hingga Maret 2026 menyebabkan ratusan pohon cengkih tumbang. Pohon cengkih ada tumbang berumur lima hingga dua puluh tahun.
Menurut Firman, tahun ini cuaca sangat ekstrem terutama hujan disertai angin sangat kencang. Pohon cengkih yang tumbang merata di Kecamatan Lamba Leda Selatan.
“Hampir setiap kepala keluarga yang memilik pohon cengkih dan pohon cengkih itu tumbang,” katanya.
Herman Dirjo mengatakan, tumbangnya pohon cengkih membuat petani mengalami kerugian. Satu pohon cengkih ada yang panen hingga 50 kilogram bahkan lebih ini.
“Jika dijual dengan harga sekarang cengkih Rp 110.000/ kilogram itu bisa Rp 5 juta lebih,” katanya.
Herman mengatakan menam cengkih membutuhkan waktu lima hingga 7 tahun baru bisa memulai panen. Saat ini pihak tidak ada pilihan lain dan hanya berpasrah.
“Mungkin kita akan memilih tanaman perdagangan yang lain karena kita sudah merawat cengkih namun tumbang akibat angin” katanya. *
Penulis : Albert Harianto
Editor : Wentho Eliando










