KSP Kopdit Pintu Air Miliki Aset Rp2,6 Triliun dan Miliki 59 Kantor Cabang - FloresPos Net

KSP Kopdit Pintu Air Miliki Aset Rp2,6 Triliun dan Miliki 59 Kantor Cabang

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-KSP Kopdit Pintu Air lahir dari semangat kebersamaan yang dipelopori oleh 50 orang anggota pendiri dimana sampai Desember 2025 jumlah anggota terdaftar 487.470 dan anggota Riil 422.089 tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Dengan tekad kuat untuk membangun kemandirian ekonomi berbasis solidaritas, para pendiri meletakkan fondasi koperasi ini sebagai lembaga yang bertumpu pada kekuatan anggota.

“Dari awal yang sederhana, KSP Kopdit Pintu Air terus berkembang pesat dari waktu ke waktu dengan total aset Rp2,6 triliun dan memiliki 59 Kantor Cabang, 19 Kantor Cabang Pembantu dan 47 TP,” sebut yakobus Jano, Ketua KSP Kopdit Pintu Air, Kamis (5/3/2026).

Yakobus mengatakan, dengan kondisi ini KSP Kopdit Pintu Air memperluas pelayanan, memperkuat permodalan dan meningkatkan kualitas tata kelola hingga tahun 2025 ini menjadi salah satu koperasi yang diperhitungkan dalam gerakan koperasi nasional.

Baca Juga :  RK Palma Larantuka dan Dua Imam Asal Solor Bersama Rayakan Pesta Perak

Dia menyebutkan, perkembangan KSP Kopdit Pintu Air saat ini telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia. Dengan mengusung motto, “Kau Susah Aku Bantu, Aku Susah Kau Bantu,”.

“Koperasi ini tidak hanya menjadi lembaga keuangan, tetapi juga gerakan solidaritas ekonomi yang hidup di tengah anggota,” tuturnya.

Kata Yakobus, semangat tolong-menolong menjadi kekuatan utama dalam membangun kepercayaan dan partisipasi aktif anggota.

Dirinya mengatakan, pertumbuhan aset, jumlah anggota, serta jaringan pelayanan adalah bukti nyata bahwa nilai kebersamaan tetap relevan dan menjadi fondasi kokoh dalam menghadapi dinamika ekonomi nasional.

Ia memaparkan, dalam menjalankan usaha simpan pinjam, KSP Kopdit Pintu Air berpedoman pada regulasi yang berlaku, khususnya Permenkop Nomor 8 Tahun 2023 tentang Usaha Simpan Pinjam oleh Koperasi dan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

Baca Juga :  Manfaat Air Lemon Hangat di Pagi Hari, Salah Satunya Menjaga Kesehatan Kulit

“Regulasi ini menegaskan pentingnya tata kelola yang baik, manajemen risiko, penguatan permodalan, transparansi laporan keuangan, serta perlindungan anggota,” tuturnya.

Yakobus menegaskan, KSP Kopdit Pintu Air aturan ini menjadi landasan strategis untuk meningkatkan profesionalisme pengelolaan, memperkuat sistem pengawasan internal.

Dirinya memastikan bahwa setiap langkah pengembangan usaha tetap berada dalam koridor hukum dan prinsip kehati-hatian.

“Kepatuhan terhadap regulasi juga menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan anggota dan memperluas akses kemitraan di sektor keuangan,” pungkasnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WITA

Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Berita Terbaru