Menteri Kelautan dan Perikanan Kunjungi Sikka, Siap Eksekusi Kampung Nelayan Merah Putih - FloresPos Net

Menteri Kelautan dan Perikanan Kunjungi Sikka, Siap Eksekusi Kampung Nelayan Merah Putih

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Menteri Kelautan dan Perikanan setelah mengunjungi Kampung Nelayan Merah Putih di Sulamu, Kabupaten Kupang, Rabu (25/2/2026) kemarin, hari ini Kamis (26/2/2026) berkunjung ke Kabupaten Sikka.

Menteri berkunjung ke lokasi Kampung Nelayan Merah Putih Wuring di Nangahure Lembah, Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat untuk melihat secara langsung lokasi tersebut.

“Ini salah satu lokasi yang akan di bangun kampung nelayan merah putih.Kemarin di Kupang dan hai ini ke Sikka saya minta kampung nelayan bisa didaftarkan untuk kita cek dan kita evaluasi untuk kita integrasikan,” sebut Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Kelautan dan Perikanan,Kamis (26/2/2026).

Sakti mengharapkan dengan hadirnya kampung nelayan tersebut masyarkat nelayan atau masyarakat pesisir bisa lebih produktif.

Dia menyampaikan di lokasi kampung nelayan merah putih akan dibangun fasilitas seperti dermaga,pabrik es, colf storage, toko perbekalan dan juga fasilitas lainnya.

Dalam peta layout Kampung Nelayan Wuring nantinya akan dibangun 18 item penting meliputi gerbang utama, akses jalan, masjid, pos jaga, bengkel nelayan, kios perbekalan dan kios pemasaran.

Selain itu terdapat juga tempat pembuangan sampah, kantor pengelola, Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN). TPI, docking, MCK, tambatan perahu, pabrik es, cold storage, menara tangki air dan Intalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Baca Juga :  Air Mata di Hari Fitri, Pesan Langit untuk Berbakti Sebelum Terlambat

“Nantinya akan ada offtaker, pihak yang membeli produk dari nelayan yang ada di kampung nelayan ini. Kami juga akan memberikan bantuan kapal dibawah lima grass ton bagi nelayan,” ungkapnya.

Sakti mengakui disampaikan Pemerintah Kabupaten Sikka mengenai ada 68 desa pesisir dimana jumlah ini akan dievaluasi mana yang jadi pusatnya dan mana yang jadi hub atau pusatnya dan mana yang jadi penyangga.

Dirinya menyebutkan baru pertama berkunjung ke Kabupaten Sikka dan dirinya mendengar Sikka menjadi salah satu pusat perikanan tuna sehingga meminta pemerintah menyiapkan lahan agar pihaknya bisa membangun seluruh fasilitasnya.

“Seluruh fasilitasnya akan disiapkan, akan kita turunkan tim untuk mendukung pemerintah.Kita akan memberikan bantuan kapal jenis fiberglass dengan ukuran 5 GT, nanti jumlahnya akan disesuaikan,” ungkapnya.

Sakti menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan dalam penangkapan ikan agar anak cucu ke depan pun bisa menikmati hasilnya.

Ia mengaku menyiapkan anggaran sebesar Rp13 miliar hingga Rp22 miliar untuk membangun seluruh fasilitas yang ada di Kampung Nelayan Merah Putih Wuring.

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengaku bersyukur Sikka sebagai salah satu daerah yang dikunjungi Menteri Kelautan dan Perikanan dengan hadir dan melihat langsung lokasinya.

Baca Juga :  TPDI Protes Keras Atas Intimidasi Terhadap Aiman Witjaksono

Juventus menyebutkan, dengan kehadiran menteri ke lokasi meyakinkan Pemda Sikka dan Menteri juga sudah menyampaikan untuk segera membuat konsep dan sudah pasti akan dibangun kampung nelayan di wilayah tersebut.

“Kabar gembira lainnya, beliau langsung menanyakan potensi desa-desa pesisir dan meminta pemda melibatkan Lanal Maumere untuk membantu mapping desa-desa pesisir,” ungkapnya.

Dengan begitu kata Juventus, jika memungkinkan maka akan dibangun kampung-kampung nelayan di desa-desa yang sesuai dengan kriteria.

Dirinya menggambarkan kedepannya satu lokasi akan menjadi hub atau inti dan lainnya akan jadi penyangga dan Menteri menyampaikan akan fokus pada Kabupaten Sikka usai disampaikan potensi ikan tuna dan armada yang tersedia.

Ia mengaku akan segera rapat untuk bisa menyiapkan segala data mengenai desa-desa pesisir tersebut agar bisa dikirimkan secepatnya ke Kementrian Kelautan dan Perikanan.

Harapan untuk Flores Bagian Timur ada satu daerah yang menjadi hub dan daerah lainnya akan berkolaborasi dan bersinergi terkait potensi kelautan dan perikanan yang ada.

“Tapi sekarang di depan mata kita mengerjakan dahulu apa yang sudah diminta Kementerian Kelautan dan Perikanan agar bisa segera direalisasikan,” pungkasnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Arton Togo Siap Optimalkan 4 Potensi–‘Mari Bangun Desa Aeramo dalam Semangat To’o Jogho Waga Sama’
Pesta Demokrasi Pilkades Aeramo, Arton Togo: Saya Terpanggil Meneruskan, Menjaga dan Merawat Warisan Leluhur
Disarpus Sikka Gandeng BILIK Siapkan Generasi Muda NTT Tembus Perguruan Tinggi
Omzet Turun Drastis, Sejumlah Pedagang Diduga Bangkrut dan Hengkang dari Pasar Batu Cermin
BBKSDA NTT Gandeng Warga Tanam Ratusan Anakan Pohon di Manggarai Timur
Melchias Marcus Mekeng Sangat Peduli dan Fokus Berjuang untuk Perbaikan Pendidikan
Kumpulkan 200 Guru Hononer, Melchias Marcus Mekeng Komit Perjuangkan Anggaran Pendidikan dan Nasib Guru
Pemangku Adat Kecewa Terkait Pola Pikir Pejabat Partai dan Pemberian Gelar Raja untuk Jokowi
Berita ini 131 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:06 WITA

Arton Togo Siap Optimalkan 4 Potensi–‘Mari Bangun Desa Aeramo dalam Semangat To’o Jogho Waga Sama’

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:23 WITA

Pesta Demokrasi Pilkades Aeramo, Arton Togo: Saya Terpanggil Meneruskan, Menjaga dan Merawat Warisan Leluhur

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:32 WITA

Disarpus Sikka Gandeng BILIK Siapkan Generasi Muda NTT Tembus Perguruan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:22 WITA

Omzet Turun Drastis, Sejumlah Pedagang Diduga Bangkrut dan Hengkang dari Pasar Batu Cermin

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:17 WITA

Melchias Marcus Mekeng Sangat Peduli dan Fokus Berjuang untuk Perbaikan Pendidikan

Berita Terbaru

Opini

Larangan Merokok Sambil Mengemudi

Senin, 10 Agu 2026 - 09:03 WITA