Luar Biasa, Kabupaten TTU Punya Layanan Darurat 112 Aktif 24 Jam - FloresPos Net

Luar Biasa, Kabupaten TTU Punya Layanan Darurat 112 Aktif 24 Jam

- Jurnalis

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) merupakan satu-satunya kabupaten dan kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memiliki layanan darurat 112 untuk pelayanan masyarakat.

Pelayanan darurat 112 aktif selama 24 jam dan beroperasi 7 hari penuh dalam seminggu sehingga masyarakat bisa mengadukan berbagai persoalan dan kejadian yang langsung ditangani.

“Jadi di TTU itu punya layanan darurat yang di NTT baru kita yang punya. Dia melakukan pelayanan 1×24 jam 7 hari. Ya tidak ada libur. Sehingga masyarakat kita sekarang sudah terbiasa,” ujar Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Dellasale Kebo saat ditemui di Maumere, Rabu (11/2/2026).

Falent sapaan karibnya menjelaskan, apapun kondisinya masyarakat tinggal menekan angka 112 di telepon dan langsung terhubung dengan server dan operator yang segera mencatat dan menindaklanjuti laporan yang masuk.

Semua laporan yang masuk akan langsung terhubung dengan instansi terkait yang mempunyai kewenangan menanganinya seperti BPBD, SAR, Polres, Kodim, rumah sakit dan pemadam kebakaran.

“Kita melakukan kerjasama dengan semua stakeholder yang ada sehingga.. Tidak ada kondisi emergensi apapun yang tidak dibantu oleh pemerintah daerah,” terangnya.

Baca Juga :  Kebijakan Mobil Dinas Bupati TTU,Pemerintah Bisa Hemat Anggaran dan Pejabat Dapat Untung

Bupati berusia 49 tahun ini mengatakan, hadirnya layanan darurat 112 bebas pulsa ini sebagai langkah pemerintah daerah mendekatkan pelayanan publik langsung kepada masyarakat.

Layanan ini membuktikan bahwa pemerintah TTU tidak tidur, sebab meskipun raga kita tidur tetapi telinga kita tidak tidur dan tetap mendengar keluhan masyarakat.

Falent bercerita mengenai beberapa laporan masyarakat yang langsung ditangani setelah satu jam laporan masyarakat diterima.

Ada ibu rumah tangga yang meminta bantuan mencarikan suaminya yang tidak pulang walau sudah tengah malam termasuk menangkap ular yang masuk ke dalam rumah warga.

“Saya cek petugas di lapangan ini sudah 3 jam belum berhasil juga ditangani padahal target kami satu jam sudah bisa ditangani.Ternyata petugas kami disuruh menangkap ular.Petugasnya bilang bapak mau marah kami kami terima sebab kami tidak ada pelatihan menangkap ular,” ucapnya.

Falent menjelaskan, meskipun warga yang menelepon terburu-buru dan tidak menyebutkan nama serta alamatnya, server bisa membaca secara detail nama penelepon,nomor telepon,lokasinya dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Gebrakan Pemda TTU Gratiskan Iuran BPJS Kesehatan, BPJS Tenaga Kerja dan Menanggung Biaya Kedukaan

Wisatawan yang sedang berada di TTU dan terbiasa menelepon layanan darurat 911 maka dengan sendirinya akan terhubung ke layanan darurat 112 sehingga bisa langsung ditangani laporannya.

“Layanan darurat 112 merupakan komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tanggap, dan mudah diakses.Tugas pemerintah menjamin agar masyarakat mendapatkan pelayanan dengan baik. Termasuk rasa aman dan nyaman selama berada di daerah kami,” pungkasnya.

Layanan darurat Call Center TTU Siaga 112 ini pasca launching 22 Mei 2025 lalu, hingga Desember 2025 telah menerima sebanyak 4.428 panggilan darurat masuk ke sistem pelayanan ini.

Dari jumlah tersebut, 4.425 panggilan berhasil diteruskan ke petugas terkait dan 4.024 panggilan berhasil dijawab dengan rata-rata tingkat respons di atas 90 persen.

Pencapaian ini menunjukan komitmen Pemerintah Kabupaten TTU dalam memastikan akses cepat dan responsif terhadap layanan kegawatdaruratan yang dialami masyarakat. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata
Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan
In Flores, BBKSDA NTT dan LNBM Perkuat Bisnis dan Jasa Wisata di Kawasan Konservasi Komodo
Tanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Segera Revitalisasi RSUD dan Reformasi Manajemen
Berita ini 128 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:38 WITA

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:17 WITA

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:57 WITA

Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:16 WITA

Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara

Sabtu, 25 Jul 2026 - 19:38 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Mewaspadai Jalan yang Berujung Air Mata

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:46 WITA