APBD Sikka Tahun 2026 Dianggarkan Sebesar Rp1,2 Triliun - FloresPos Net

APBD Sikka Tahun 2026 Dianggarkan Sebesar Rp1,2 Triliun

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-DPRD Sikka menggelar Rapat Paripurna XII Masa Sidang I Tahun Sidang 2025/2026 DPRD Kabupaten Sikka dengan beberapa agenda penting, yaitu Penetapan Keputusan DPRD Kabupaten Sikka Tentang Prompemperda Tahun 2026.

Rapat juga mengesahkan Penetapan Keputusan DPRD Kabupaten Sikka Tentang Persetujuan Atas Penetapan Ranperda APBD Kabupaten Sikka Tahun Anggaran 2026, dan Penutupan Masa Sidang I dan Pembukaan Masa Sidang II Tahun Sidang 2025/2026.

Rapat Paripurna DPRD Sikka yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Lepo Kula Babong, Senin (29/12/2025) tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Gorgonius Nago Bapa.

Di awal sambutannya, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengatakan bahwa Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sikka Tahun Anggaran 2026 ini telah disesuaikan dengan hasil evaluasi Pemerintah Provinsi NTT.

Baca Juga :  Nilai Polres Sikka Tidak Mampu, Keluarga Korban Noni Minta Mabes Polri Ambil Alih Penanganan Kasusnya

“RAPBD ini juga hasil sinkronisasi bersama Dewan sehingga saat ini disepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kabupaten Sikka Tahun Anggaran 2026 menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Sikka,” sebut Juventus dalam sambutannya.

Di hadapan Sidang paripurna DPRD Bupati Sikka menyampaikan struktur anggaran dalam Rancangan APBD Kabupaten Sikka Tahun Anggaran 2026.
Juventus memaparkan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, direncanakan sebesar Rp 1.240.085.000.000 dengan komponen pendapatan yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga :  Menanam Mimpi dari Halaman Buku, Wisata Literasi Jadi Magnet Baru di Sikka

Ia mengatakan, Pendapatan Asli Daerah dianggarkan sebesar Rp124.134.620.314 yang terdiri dari Pajak Daerah, dianggarkan sebesar Rp. 41.507.644.427,47 dan Retribusi Daerah dianggarkan sebesar Rp. 68.919.328.645,53.

“Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan dianggarkan sebesar Rp. 2.635.916.846,dan lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah, dianggarkan sebesar Rp11.071.730.395,” ungkapnya.

Juventus menambahkan, Pendapatan Transfer dianggarkan sebesar Rp.1.099.383.767.086 dengan rincian Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat, dianggarkan sebesar Rp.1.062.607.604.000.

Selain itu, Pendapatan Transfer Antar Daerah, dianggarkan sebesar Rp36.776.163.086,-.

“Pendapatan Transfer Antar Daerah bersumber dari pendapatan Bagi Hasil Pajak Daerah Provinsi,” ungkapnya.

Juventus menambahkan, Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah, dianggarkan sebesar Rp16.566.612.600. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Wisuda ke-28, Unipa Usung Tema Inspiring Change, Berkarya, Berinovasi dan Menginspirasi
Suara dari Bukit Fatima: Mgr Frans Kopong Tolak Proyek Geothermal dan Dorong Solusi Energi Alternatif untuk Flores-Lembata
Pesan Rektor Unipa Bagi 708 Wisudawan Wisudawati: Jangan Menjadi Sarjana Kertas
Uskup Larantuka Hans Montero Tolak Geothermal di Flores Timur dan Lembata–‘Pembangunan Harus Hormati Manusia, Dengar Masyarakat, Lindungi Alam, dan Pelihara Persaudaraan’
Komisi 1 DPRD Ende Berharap Gabriel Dala Mampu Membangun Kolaborasi yang Baik antara Legislatif dan Eksekutif
Ini Yang Dilakukan Gabriel Dala Setelah Dilantik jadi Sekda Ende Definitif
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:58 WITA

Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:54 WITA

Wisuda ke-28, Unipa Usung Tema Inspiring Change, Berkarya, Berinovasi dan Menginspirasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:54 WITA

Suara dari Bukit Fatima: Mgr Frans Kopong Tolak Proyek Geothermal dan Dorong Solusi Energi Alternatif untuk Flores-Lembata

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Uskup Larantuka Hans Montero Tolak Geothermal di Flores Timur dan Lembata–‘Pembangunan Harus Hormati Manusia, Dengar Masyarakat, Lindungi Alam, dan Pelihara Persaudaraan’

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:54 WITA