Pasar Wuring Ditutup, Aktifitas Pasar Alok Maumere Mulai Bergeliat - FloresPos Net

Pasar Wuring Ditutup, Aktifitas Pasar Alok Maumere Mulai Bergeliat

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Sehari setelah Pemerintah Kabupaten Sikka melakukan penutupan pasar senja Pasar Wuring dan Pasar PNPM di Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat,para pedagang pun mulai menempati Pasar Alok Maumere.

Beberapa pedagang pun mulai merasakan dampak positif dengan mulai membanjirnya pembeli yang datang berbelanja di Pasar Alok Maumere dan para pedagang terlihat membenahi los pasar.

“Sejak pagi sudah mulai banyak warga yang datang berbelanja ke Pasar Alok. Sudah mulai terlihat adanya peningkatan kunjungan pembeli,” sebut Tadeus Tara salah seorang pedagang senior di Pasar Alok saat ditemui di lapaknya, Rabu (10/12/2025).

Tadeus menghaturkan terima kasih kepada Pemkab Sikka khususnya Bupati Sikka yang berani mengambil langkah dengan melakukan penutupan terhadap aktifitas Pasar Wuring dan Pasar PNPM.

Baca Juga :  Nian Tana Sikka untuk Indonesia, Seribu Cahaya untuk Keadilan, Perdamaian dan Kemanusiaan

Dirinya mengharapkan agar pemerintah bisa memperbaiki berbagai fasilitas yang ada di Pasar Alok terutama lapak dan los pedagang serta memperbaiki MCK serta kebersihan.

“Saya melihat sudah mulai ada pembenahan berbagai los seperti los pakaian bekas, los sayur termasuk membersihkan got di lokasi pasar. Mudah-mudahan Pasar Alok semakin ramai dan setelah para pedagang dari Pasar Wuring dan Pasar PNPM berjualan di pasar ini,” ungkapnya.

Sementara itu seorang pedagang mie ayam dan minuman,Agus mengaku penjualannya sudah mulai agak meningkat karena sudah mulai banyak pembeli meski baru sehari Pasar Wuring dan Pasar PNPM ditutup.

Agus mengaku tahun sebelumnya dirinya bisa mengantongi pemasukan hingga Rp1 juta sehari namun sejak Pasar Alok sepi dan pembeli mulai berjualan di Pasar Wuring, penghasilannya menurun drastic.

Baca Juga :  Kejadian di Kapela Karmel, Keuskupan Maumere Himbau Umat Katolik Tetap Tenang

“Biasanya saat hari Selasa saja saat hari pasar mingguan baru banyak yang makan di warung saya. Semoga dengan penutupan Pasar Wuring dan semakin banyak penjual di Pasar Alok, banyak pembeli yang datang berbelanja,” ungkapnya.

Disaksikan Florespos.net, pasar pedagang terlihat mulai menata tempat jualannya dan memperbaiki lapak-lapak mereka yang ada di dalam lokasi Pasar Alok Maumere.

Tampak Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Sikka Verdinando Lepe turun langsung mengecek aktifitas pasar dan los pasar serta memantau perbaikan sarana dan pra sarana di Pasar Alok.

Terlihat para pedagang dari Pasar Wuring mulai berdatangan dan membawa barang dagangan menggunakan sepeda motor dan mobil pick up dan mulai merapikan tempat berjualan mereka. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Bagi Masyarakat, Kodim 1603/Sikka Gelar Bazar Murah Sambut HUT TNI ke-81
Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan
Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban
Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya
POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar
Hilang Kontak Saat Menuju Pulau Karumpa Selayar,Dua Nelayan Sikka Ditemukan Tim SAR Gabungan
Kesadaran Masyarakat Bayar PBB Masih Rendah, Realisasi PAD Baru Mencapai Rp 58 Miliar Lebih
Cek Kesehatan Gratis PDIP di Pengungsian Lewotobi–Mereka Masih Butuh Bantuan dan Kepastian Huntap
Berita ini 554 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 13:39 WITA

Wujud Kepedulian Bagi Masyarakat, Kodim 1603/Sikka Gelar Bazar Murah Sambut HUT TNI ke-81

Senin, 21 September 2026 - 21:34 WITA

Pilkades Ngada, 9 Desa di Golewa Selatan Tengah Masuk Tahap Pencalonan

Senin, 21 September 2026 - 21:04 WITA

Penolakan Masyarakat Hukum Adat dan Budaya Amanuban Terkait Klaim Jonathan Nubatonis Sebagai Raja Amanuban

Senin, 21 September 2026 - 21:01 WITA

Penjelasan Kuasa Hukum AW Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE oleh Kliennya

Senin, 21 September 2026 - 20:11 WITA

POTHP V, “Merayu” Investor Berinvestasi di Parapuar

Berita Terbaru