Apa Saja Prestasi Bidang Kesehatan di Sikka Jelang Akhir Tahun 2025 dan Tantangannya - FloresPos Net - Page 2

Apa Saja Prestasi Bidang Kesehatan di Sikka Jelang Akhir Tahun 2025 dan Tantangannya

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025 - 19:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ia menyebutkan, Kabupaten Sikka melangkah lebih cepat dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dimana daerah lain masih berproses tentang layak hygiene sanitasi dan pelatihan penjamah makanan dan pemeriksaan kesehatan penjamah makanan, Sikka sudah melakukannya.

“Capaian ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi kita semua.Meskipun kita telah meraih banyak kemajuan, kita tidak boleh menutup mata terhadap tantangan yang masih ada di depan,” pesannya.

Petrus menambahkan, Sikka menghadapi tantangan seperti beban Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti jantung. diabetes, dan stroke terus melonjak akibat gaya hidup.

Baca Juga :  Perlindungan Terhadap Warga Miskin, BPJS Ketenagakerjaan Mohon Dukungan Camat di Manggarai Barat

Selain itu kata dia, penyakit menular seperti TBC, Rabies, DBD, HIV dan lainnya masih menjadi tren kasus di Kabupaten Sikka.

Tantangan lainnya terkait ketersediaan tenaga medis seperti dokter umum dan dokter spesialis masih menjadi perjuangan kita untuk pemenuhan tenaga ini di Kabupaten Sikka.

“Oleh karena itu, momentum HKN ini harus kita jadikan titik tolak untuk memperkuat komitmen,” harapnya.

Petrus mengatakan, fokus Dinkes Sikka ke depan adalah, pertama, penguatan layanan primer dimana Puskesmas dan Posyandu harus menjadi ujung tombak.

Baca Juga :  Menteri Koperasi Paparkan Tiga Fungsi Utama Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih

Ia berpesan agar harus beralih dari kuratif atau mengobati, menjadi promotif dan preventif, mencegah orang agar tidak sakit.

Yang kedua kata dia, kolaborasi lintas sektor sebab sehat adalah milik bersama dan Dinas Kesehatan tidak bisa bekerja sendiri.

“Kita butuh sinergi dengan dinas lain seperti Dinas Pendidikan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Sosial dan seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat,” ucapnya.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores
Pemkab Ngada Gelar Job Fair Selama Sepekan, 8 Perusahaan dan Lembaga Terlibat dalam Kegiatan
Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende
Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka
Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan
Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen
Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan
Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:16 WITA

Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:13 WITA

Pemkab Ngada Gelar Job Fair Selama Sepekan, 8 Perusahaan dan Lembaga Terlibat dalam Kegiatan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WITA

Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:09 WITA

Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan

Berita Terbaru

Feature

Amatus Ergo Sum (Saya Dikasihi Maka Saya Ada)

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:48 WITA