Polisi Sebut Hasil Autopsi Jenazah Adi untuk Kuatkan Penyidikan dan Beratkan Pelaku Saat Sidang - FloresPos Net

Polisi Sebut Hasil Autopsi Jenazah Adi untuk Kuatkan Penyidikan dan Beratkan Pelaku Saat Sidang

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025 - 16:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Jenazah Paulus Pende alias Adi (35) warga Kelurahan Paupire, Ende Tengah korban penganiayaan oleh anggota polisi Bripda Oscar sudah diautopsi oleh tim Biddokkes Polda NTT, Sabtu (1/11/2025) pagi.

Autopsi dilakukan di rumah duka, berlangsung hingga dua setengah jam, berjalan lancar dan aman meskipun isak tangis keluarga pecah saat jenazah Adi dibawa ke tenda autopsi yang berada tak jauh dari rumah duka.

Kasat Reskrim Polres Ende, I Gusti Made Andre Putra Sidarta mengatakan hasil autopsi akan dikeluarkan oleh Biddokkes Polda NTT.

Baca Juga :  PKN Ende Tidak Mau Sesumbar, Ini Targetnya Setelah Daftarkan Bacaleg

“Soal hasil akan dikeluarkan oleh Biddokkes dan kami akan berkoordinasi untuk kepentingan penyidikan selanjutnya”.

Kasat Reskrim mengatakan autopsi ini bertujuan untuk menguatkan penyidikan agar kasus ini jadi terang.

“Autopsi untuk buat terang semua, kalau andalkan hasil visum tidak bisa terang benderang,” kata Gusti Made.

“Harus tambah dengan hasil autopsi untuk kuatkan penyidikan agar memberatkan pelaku saat sidang,” katanya lagi.

Pihak Kepolisian juga menyampaikan hasil autopsi tidak diberikan kepada keluarga, hanya untuk kepentingan penyidikan.

Usai autopsi, keluarga duka kepada wartawan mengatakan jenazah Adi sudah diautopsi maka proses hukum kedepannya terhadap pelaku harus transparan.

Baca Juga :  Gertak Flores-Lembata Duga Peredaran Rokok Ilegal Dibekingi Pihak Tertentu

“Autopsi sudah dilakukan dan kami berharap kedepannya harus transparan agar kami merasa puas dengan proses hukum kasus ini,” kata Dani Wara, Paman Korban.

Dani mengatakan keluarga mengharapakan pelaku yang adalah anggota polisi dipecat dari kesatuan dan diberikan hukuman setimpal dengan perbuatannya.

Ia juga mengatakan jika hasil autopsi tidak sesuai dengan harapan maka keluarga akan ambil tindakan lain untuk mencari kebenaran dan keadilan.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling
Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh
Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Bajawa Gelar Deklarasi Zero Halinar
Gubernur NTT Apresiasi LPK Musubu Stikes Santa Elisabeth Lela Kirim Tenaga Kesehatan ke Jepang
WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal
Selama Empat Tahun, LPK Musubu Kirimkan 71 Tenaga Kesehatan Asal NTT ke Jepang
WALHI NTT Sebutkan, Komodo Diperdagangkan, Manggarai Timur Jadi Ladang Perburuan Satwa Dilindungi
Wisata Literasi, SDIT Rabbani Akan Kunjungi Kantor Bupati, Toko Buku Gramedia dan Perpustakaan Daerah
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:43 WITA

Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling

Selasa, 21 April 2026 - 11:51 WITA

Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh

Selasa, 21 April 2026 - 07:18 WITA

Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Bajawa Gelar Deklarasi Zero Halinar

Selasa, 21 April 2026 - 06:50 WITA

WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal

Selasa, 21 April 2026 - 06:46 WITA

Selama Empat Tahun, LPK Musubu Kirimkan 71 Tenaga Kesehatan Asal NTT ke Jepang

Berita Terbaru

Aloysius Wisu Parera

Opini

Perempuan Manggarai: Memulihkan Mahkota yang Retak

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:56 WITA

Opini

Ketika “Kartini” Menjadi Simbol yang Berebut Makna

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:07 WITA