Dua Kali Raih Piala Adipura, Pemerintah Bersama Masyarakat Manggarai Barat Terus Memerangi Sampah - FloresPos Net

Dua Kali Raih Piala Adipura, Pemerintah Bersama Masyarakat Manggarai Barat Terus Memerangi Sampah

- Jurnalis

Senin, 22 September 2025 - 13:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng

Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Meski 2 kali raih piala Adipura, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) NTT bersama masyarakat setempat terus memerangi sampah di daerah itu.

Sebab, tidak dapat dipungkiri sampai sekarang masih ditemukan banyak sampah di kabupaten pariwisata di ujung barat Flores tersebut, khususnya di Labuan Bajo ibu kota Mabar dan sekitarnya.

“Kita memang sudah dua kali dapat piala Adipura. Namun diakui sampah di Labuan Bajo dan sekitarnya masih banyak. Ini soal perilaku oknum masyarakat setempat yang buang sampah sembarangan,” ujar Wakil Bupati Mabar, Yulianus Weng, menanggapi Florespos.net di Labuan Bajo baru-baru ini.

Menurut Wabup Weng, Mabar sudah 2 kali berturut-turut meraih Piala Adipura dari Pemerintah Pusat (Pempus), dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republil Indonesia (RI). Piala Adipura terkait kebersihan.

Baca Juga :  Musrenbangcam Komodo Manggarai Barat, Hasan: Hindari Disparitas Pembangunan

Piala Adipura pertama yang didapat Pemkab Mabar yakni Tahun 2022, dan piala Adipura kedua diperoleh Tahun 2023. Sedangkan Tahun 2024 tidak ada penilain, dan untuk Tahun 2025 dalam proses penilaian.

“Mudah-mudahan kita dapat lagi piala itu,” ucap Wabup Weng.

Sampah, katanya, menjadi keprihatinan bersama pemerintah dan masyarakat Mabar. Dan hal ini sekaligus menjadi fokus bersama untuk mengatasinya.

Terkait ini, kata Wabup Weng, langkah yang sudah dibuat Pemkab Mabar antara lain di kantor-kantor pemerintah lingkup Pemkab Mabar belakangan sudah tidak ada lagi pakai plastik-plastik.

Baca Juga :  SPBU Mautapaga Ende Dikepung Antrean Kendaraan, Harga Eceran di Jalan Naik Drastis

“Kita kalau rapat kan tidak pernah lagi pakai botol/gelas plastik. Pakai gelas biasa non plastik,” katanya.

Sehubungan perang terhadap sampah, Pemkab Mabar juga belakangan dibantu oleh sekitar 20 komunitas sampah yang aktif di Mabar, baik yang bergerak di darat maupun di laut/pulau-pulau dalam wilayah Mabar, termasuk di pantai-pantai setempat.

Kerja sama antara puluhan komunitas sampah dan Pemkab Mabar terkait kebersihan/sampah dimaksud tidak bersifat tertulis, hanya koordinasi, komunikasi baik.

“Puluhan komunitas sampah tersebut sepertinya LSM. Mereka punya lembaga donor, punya donatur sendiri-sendiri,” tutup Wabup Weng. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat
Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam
Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola
Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat
WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis
Bupati Sikka Ingatkan Bank NTT Bangun Komunikasi dengan Semua Pihak
Cross Way Putus, Akses ke Tiga Desa di Manggarai Timur Lumpuh
Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan PKG Flores Timur, Ogie Silimalar: Cek Kesehatan Gratis, Pintu Masuk Deteksi Penyakit
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:48 WITA

Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WITA

Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:05 WITA

Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:46 WITA

WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA