Diduga Minum Obat Semprot Hama Seorang Perempuan di Magepanda Meninggal Dunia - FloresPos Net

Diduga Minum Obat Semprot Hama Seorang Perempuan di Magepanda Meninggal Dunia

- Jurnalis

Senin, 15 September 2025 - 11:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Seorang warga Dusun Nauteu, Desa Kolisia B, Kecamatan Magepanda meninggal dunia Minggu (14/9/2025) dan diduga korban meminum obat penyemprot hama untuk tanaman.

“Benar, telah terjadi Indikasi meminum obat semprot hama yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” sebut Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno,SIK melalui Kasi Humas Polres Sikka Ipda Leonardus Tunga,S.M, Senin (15/9/2025).

Leo menjelaskan, korban berinisial A.N.A. perempuan berumur 20 tahun pekerjaan swasta yang saat kejadian tinggal bersama kakaknya di Dusun Nauteu, Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda.

Dia menambahkan, orang tua korban saat kejadian sedang tidak berada di rumah dimana sebelum kejadian korban sempat beradu mulut atau cekcok dengan kakaknya.

Baca Juga :  Jelang Pilkada Puluhan Desa di Ende Masih Masuk Zona Blank Spot

“Setelah menerima laporan warga, petugas polisi mendatangi TKP, mengamankan dan melakukan olah TKP dan membuat laporan terkait kejadian tersebut,” ungkapnya.

Leo memaparkan, pada hari ini Minggu (14/9/2025) bertempat di rumah korban sekitar jam 03.30 Wita korban bersama pacarnya pulang ke rumah korban dan korban dimarahi oleh kakaknya dan sempat terjadi pertengkaran.

Lanjutnya, sekitar jam 7.30 Wita, kakak korban membangunkan korban supaya pergi mencari rumput untuk makanan kuda tetapi korban tidak mau sehingga kakak korban marah.

“Korban memaki kakaknya dan terjadi adu mulut sampai perkelahian antara korban dan kakaknya,Setelah itu Kakak korban pergi ke kebun untuk mencari Makanan kuda,” bebernya.

Leo menambahkan, selang 5 menit kemudian pacar korban melihat korban mengeluarkan busa putih dari mulut korban dan hampir terjatuh sehingga menolong dan membawa korban masuk ke dalam rumah.

Baca Juga :  Kebutuhan Darah Meningkat, PMI Sikka Masih Kekurangan Pendonor

Ia menjelaskan, pacar korban membaringkan korban di lantai lalu setelah itu dirinya pergi memanggil kakak korban di kebun dan mereka berdua pulangg ke rumah korban.

“Sesampainya di rumah, kakak korban meminta tolong ke tetangga untuk membawa korban ke puskesmas Magepanda. Sesampainya di Puskesmas Magepanda korban dinyatakan meninggal dunia,” ungkapnya.

Leo menyebutkan, pihak keluarga korban menolak melakukan otopsi atas kejadian tersebut dan menerimanya sebagai musibah dan dibuatkan dalam surat pernyataan penolakan otopsi terhadap korban tersebut. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair
Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif
Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan
Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal
PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende
Kesan dan Pesan Wisuda 35 Wisudawan–‘STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian Aneka Nilai Kemanusiaan’
John Tuba Helan Kritisi Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah
Djafar Achmad Temui Direktur Utama PT Pelindo Bicara Soal Perhatian ke Pensiunan Pelabuhan se Indonesia
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:29 WITA

Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:19 WITA

PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:37 WITA

Kesan dan Pesan Wisuda 35 Wisudawan–‘STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian Aneka Nilai Kemanusiaan’

Berita Terbaru

Opini

Tanah yang Menolak Dibungkam

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:14 WITA

Opini

Ketika Sekolah Tidak Lagi Memanusiakan Peserta Didik

Kamis, 15 Okt 2026 - 11:10 WITA