Pemda Nagekeo Gercep Buka Akses Jalan Utama Kelewae-Mauponggo - FloresPos Net

Pemda Nagekeo Gercep Buka Akses Jalan Utama Kelewae-Mauponggo

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025 - 14:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Nagekeo, bersama Forkopimda, bergerak cepat (gercep) membuka akses jalan utama Kelewae-Mauponggo yang terputus akibat longsor.

Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada memimpin upaya ini untuk memastikan bantuan dapat menjangkau pusat bencana di Mauponggo.

“Jalan utama dari Kelewae ke Mauponggo masih dalam pembersihan. Saat ini sudah masuk di kali dekat Sawu (Mauponggo),” kata Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Muga Sada kepada Florespos.net, Rabu (10/9/2025).

Gonzalo mengungkapkan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuka akses jalan menuju pusat bencana. Setelah itu, dapat dilakukan tindakan-tindakan dini untuk memperlancar mobilitas manusia dan barang.

Baca Juga :  Klinik St. Fransiskus Asisi Ratedosa Miliki Gedung Baru

“Saya harap masyarakat sabar, kami akan segera tiba di lokasi dan bantuan dini akan segera tiba,” ujarnya.

Kendala yang Dihadapi

Pemerintah Kabupaten Nagekeo menghadapi kendala akses transportasi, informasi, dan komunikasi ke setiap titik bencana yang lumpuh total. Namun, upaya pembersihan material longsor terus dilakukan untuk mempermudah akses bantuan logistik dan lainnya.

Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo, Idorus Goa, berharap Pemerintah Kabupaten segera bertindak karena bencana ini berkaitan dengan masalah kemanusiaan.

“Gunakan dana BTT sebaik mungkin untuk menyelamatkan masyarakat kita yang terkena bencana ini,” ujarnya.

Bencana banjir dan longsor ini tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan tetapi juga berdampak pada ketersediaan air minum bersih.

Baca Juga :  Aksi Heroik Personil KP3 Laut Polres Sikka Evakuasi Pasien Stroke

Sumber mata air Ae Gega yang berada di sekitar lokasi longsor mengalami kerusakan, demikian pula 1 buah bak catering dan 3 mesin isap untuk suplai air minum bagi masyarakat Desa Lajawajo dan Desa Kelewae.

Diketahui banjir bandang dan longsor terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung tidak berhenti sejak Minggu dini hari hingga Senin (8/9/2025) sore sekitar pukul 18.30 Wita.

Material batu dan pasir dari puncak Gunung Ebulobo memperparah kondisi longsor. Aktivitas pembersihan material longsor dilakukan untuk mempermudah akses bantuan logistik dan lainnya. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Bupati Endi: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Delapan Sanggar di Ende Ikut Lomba Naro Memperebutkan Piala Bupati
Literasi Fondasi Utama Membangun Sumber Daya Manusia Berkualitas
RSUD Bajawa di Late Mulai Layani Pasien–‘Tersedia 4 Loket Sehingga Pasien Cepat Ditangani’
Himabris IKTL Gelar Story Telling Competition, Diikuti 6 SMP se Larantuka
Pernyataan WALHI NTT Terkait Proyek K-SIGN di Rote Ndao
WALHI NTT Tegaskan Industri Garam Skala Besar di Wilayah Pesisir Pulau Kecil Berpotensi Menimbulkan Berbagai Tekanan Ekologis
Ombudsman NTT Tekankan Reformasi Birokrasi Polri Harus Berorientasi pada Pelayanan Publik
Berita ini 144 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:38 WITA

Bupati Endi: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:28 WITA

Delapan Sanggar di Ende Ikut Lomba Naro Memperebutkan Piala Bupati

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:07 WITA

Literasi Fondasi Utama Membangun Sumber Daya Manusia Berkualitas

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:22 WITA

RSUD Bajawa di Late Mulai Layani Pasien–‘Tersedia 4 Loket Sehingga Pasien Cepat Ditangani’

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:26 WITA

Himabris IKTL Gelar Story Telling Competition, Diikuti 6 SMP se Larantuka

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Delapan Sanggar di Ende Ikut Lomba Naro Memperebutkan Piala Bupati

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:28 WITA

Nusa Bunga

Literasi Fondasi Utama Membangun Sumber Daya Manusia Berkualitas

Selasa, 2 Jun 2026 - 19:07 WITA