MAUMERE, FLORESPOS.net-Tema nasional Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-80 tahun 2025 yakni Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera Indonesia Maju merupakan panggilan moral dan komitmen kolektif.
Makna ulang tahun ke-80 ini adalah urgennya rasa persatuan dan keharmonisan sesama anak bangsa sebagai modal sosiaI dalam mewujudkan Indonesia Maju dimana Indonesia Maju tidak bisa dilepas-pisahkan dari daerah-daerah.
“Artinya daerah pun harus terus berjuang mencapai kemajuan demi lndonesia Maju.Termasuk Kabupaten Sikka,” sebut Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago saat pidato memperingati HUT RI ke-80 di Kantor Bupati Sikka, Sabtu (16/8/2025).
Juventus menegaskan bahwa sejak zaman peletak dasar Kabupaten Sikka ini hingga kini, Nian Tana kita, Nian Sikka senantiasa mengalami kemajuan dari tahun ke tahunnya.
Ia menyebutkan, saat ini kita menghadapi kenyataan bahwa pemerintah pusat telah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.
Kata dia, lahirnya kebijakan ini mengakibatkan penyesuaian terhadap target pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan daerah. Walaupun demikian, upaya pembangunan harus terus kita perjuangkan.
“Dalam keterbatasan anggaran tersebut, pemerintah telah melaksanakan berbagai program dan kegiatan pada bidang-bidang prioritas pembangunan daerah,” ucapnya.
Dalam pidatonya, Juventus menyampaikan capaian kinerja makro serta capaian kinerja urusan pemerintah secara sekilas seperti capaian Indikator Kinerja Kunci Makro yaitu Indeks Pembangunan Manusia Tahun 2023 sebesar 69,41 persen meningkat menjadi 69,96 persen pada Tahun 2024.
Dia memaparkan, angka kemiskinan pada tahun 2023 sebesar 12,56 persen sedangkan tahun 2024 menurun menjadi 11,89 persen.
Kata dia, angka pengangguran tahun 2023 sebesar 2,62 persen dan dan pada tahun 2024 menurun menjadi 2,33 persen.
“Pertumbuhan Ekonomi dalam Tahun 2023 sebesar 3,77 persen dan pada tahun 2024 meningkat menjadi 3,95 persen,” paparnya.
Juventus juga mengakui, inflasi daerah tahun 2023 sebesar 3,57 dan pada Tahun 2024 menurun menjadi 2,65. Pendapatan perkapita pada tahun 2023 sebesar Rp.873.304 meningkat menjadi Rp. 937.480,00 pada tahun 2024.
“Ketimpangan pendapatan tahun 2023 sebesar 0,326 pesen sedangkan tahun 2024 menurun menjadi 0,299 persen,” pungkasnya. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










