Kampanye Selamatkan Bumi Warnai Karnaval Meriahkan HUT RI ke-80 Tingkat Kecamatan Reok - FloresPos Net

Kampanye Selamatkan Bumi Warnai Karnaval Meriahkan HUT RI ke-80 Tingkat Kecamatan Reok

- Jurnalis

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Reok Theobaldus Junaidin didampingiKoordinator Seksi Karnaval RD. Sunday Cakputra,  Ketua Umum Rita Udin dan anggota Forkopimca Reo
menggunting pita tanda dimulainya pawai karnaval budaya untuk memeriahkan HUT RI ke-80, Jumat (15/8/2025). Foto Wall Abulat

Camat Reok Theobaldus Junaidin didampingiKoordinator Seksi Karnaval RD. Sunday Cakputra, Ketua Umum Rita Udin dan anggota Forkopimca Reo menggunting pita tanda dimulainya pawai karnaval budaya untuk memeriahkan HUT RI ke-80, Jumat (15/8/2025). Foto Wall Abulat

RUTENG, FLORESPOS.net-Kampanye ekologi selamatkan bumi dan merawat lingkungan kita tinggal mewarnai pawai karnaval yang diikuti puluhan kelompok profesi, etnis, pengusaha, organisasi kepemudaan dan keagamaan, dan kelompok profesi sekecamatan Reok yang berlangsung di Reo, Ibu Kota Kecamatan Reok, Jumat (15/8/2025).

Pawai karnaval yang memiliki titik star di Terminal Gadong, Desa Salama memiliki rute dari terminal Gadong menuju pertigaan jalan provinsi Ruteng-Reo, lalu menuju ke Kelurahan Mata Air, belok kiri jalan lurus menuju Masjid, lalu jalan menuju Gereja Santa Maria Ratu Rosari Reo, lalu menuju pertigaan, dekat Gereja GMIT Ephata, belok ke pertokoan, dan menuju Lapangan SDK Reo 3.

Pawai karnaval dibuka oleh Camat Reok Theobaldus Junaidin didampingi anggota Forkompinca Kecamatan Reok yakni Kapolsek Reo Ipda Joko Sugiarto; Danramil Reo Peltu Lasimen, Danpos TNI Angkatan Laut Manggarai

Serka Alfianus Gunawan Bangkur, Kacabjari Reo., Sekcam Reok Rita Udin, Koodinator Seksi Karnaval RD. Agustinus Sunday Cakputra, dan Koordintor Seksi Pasar Rakyat dan Pentas Seni Budaya Gregorius Ambot.

Camat Reok Theobaldus Junaidin dalam sambutannya saat membuka karnaval antara lain meminta elemen warga yang dipimpinnya untuk terus menyalakan spirit kemerdekaan dalam keseharian hidup apa pun profesi yang diemban.

”Mari kita terus menyalakan spirit kemerdekaan dalam keseharian hidup kita,” kata Camat.

Camat menggarisbawahi bahwa pawai karnaval yang digelar tahun terbilang ekslusif karena melibatkan semua elemen warga dengan semangat dan tekad yang sama untuk menumbuh jiwa patriotisme terhadap bangsa dan negara.

“Mari kita terus menumbuhkan nilai-nilai kemerdekaan seperti nilai persatuan, nilai kerja keras, nilai kerja sama, dan nilai-nilai positif lainnya,” katanya.

Baca Juga :  Progres Proyek Dana Inpres di Manggarai: Satu Paket Masih 98 Persen

Selamatkan Bumi

Sementara Koordinator Seksi Karnaval RD. Agustinus Sunday Cakputra dalam sambutannya antara lain mengingatkan semua peserta karnawal untuk terus merawat bumi dengan cara di antaranya tidak merusak lingkungan, tidak membuat sampah di sembarang tempat, dan menjaga keutuhan alam semesta.

“Mari kita selamatkan bumi di antaranya dengan cara tidak membuang sampah di sembarang tempat,” pinta Romo Sunday.

Seruan yang sama juga dinarasikan oleh Koodinator Seksi Pentas Seni dan Budaya Gregorius Ambot, S.Pd, Gr. Dan salah seorang perwakilan siswa SMAGER sepanjang rute karnaval menuju Lapangan Sepak Bola Reo.

Meriah

Disaksikan media ini, pawai karnaval yang digelar tahun ini sangat meriah. Kemeriahan ditandai dengan keseriusan dari puluhan kelompok masyarakat dan profesi yang berpartipasi aktif ikuti jalannya karnawal.

Ada pun kelompok yang berpartisipasi aktif dalam pawai karnaval ini dengan urutan Pembawa balibo, drumband SMAS Santo Gregorius Reo (SMAGER), unsur-unsur Forkompimca; Ketua Persit Kartika Candrakirana Ranting Reo, Ketua Bhayangkari Ranting Reo.

Ketua Adhyaksa Dharma Karini Kecamatan Reok, Keluarga Dharma Wanita Persatuan Reo, Ketua TP PKK Kecamatan Reok; Majelis Taklim Masjid Besar Nurul Huda Reo, Majelis Taklim Masjid Jami Nurul Falah Mata Air, Majelis Taklim Masjid Jami Nurul Anwar Kelurahan Reo; KUA Kecamatan Reok, DPW Kementerian Agama, DPW Kecamatan Reok, Palang Merah Indonesia (PMI), OMK Paroki Reo, GMIT Reo dan Remas Reo.

Drumband SMPN I Reok, Bank NTT, Bank BRI, RS Pratama, Puskesmas Reo, Pegadaian, BUMN Pertamina, BUMN EL Nusa Desa Salama, Desa Bajak, Desa Watu Tango, Desa Ruis, Desa Watu Baur, Desa Robek, Drumband MTS Negeri.

Baca Juga :  Silaturahmi Bersama di Kota Ratu, Warga Harap Bacabup Lory Gadi Djou Perhatikan Wilayah Pesisir Ende

Kelurahan: Mata Air, Kelurahan Baru, Kelurahan Reo, Kelurahan Wangkung; etnis Manggarai Barat, etnis Cibal etnis Barina, etnis Leda Congkar, etnis Lamaholot, etnis Ruis, etnis Wejang Kalo, etnis Ende Lio, etnis Keluarga Besar Sulsel (KKS), Eva Salon CS; Drumband I Manggarai, TKK/PAUD: Raudatul adfal, TK Persatuan, TK Negeri.

TK Mandiri Jaya, SDK yakni: MIS As Salam, Pesantren, Reo I, Reo 2, Reo 3, Kedindi, Jati, Nggorang, Watu Baur, Wangkung, Robek, Wae Belang, Jengkalang, MIN 2 Manggarai; kelompok SMP yakni: Tribakti Reo, SMPN 1 Reo, SMPN 7, SMPN 4, SMPN 3, Satap Wae Belang, MTs An Najah; ketageori SMA yakni: SMK Mutiara Bangsa, MAN I Manggarai, dan SMAS Santo Gregorius Reo.

Ada di antara kelompok di atas yang menunjukkan kebolehan mereka di bidang marching band, teater, permainan rakyat, kampanye ekologi, fashion show, atraksi caci, dan aneka hiburan yang memikat elemen warga yang memadati jalan di mana pawai berlangsung.

Kemeriahan pawai karnaval semakin mendapat maknanya karena setiba di Arena Pesta Rakyat dan Pentas Seni Budaya juga dilanjutkan penampilan gemilang sejumlah sekolah di antaranya pentas caci yang dibawakan siswa SMAGER, aneka tarian dari sejumlah sekolah.

Acara berlanjut hingga Jumat malam. Turut menyaksikan rangkaian pawai karnaval dan pentasan seni dan budaya di antaranya Camat Reok Theobaldus Junaidin, Ketua Tim Peggerak PKK Kecamatan Reok, Pastor Paroki Reo RD. Mansuetus Hariman, dua pastor vikaris Paroki Reo RD. Yosef Oriol Dampuk dan RD. Agustinus Sunday Cakputra, dan jajaran panitia. *

Penulis : Walburgus Abulat

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores
Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil
BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa
Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok
SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China
Korban Meninggal Gempa Flores di Sikka 6 Orang, 4.937 Rumah Alami Kerusakan
Korban Meninggal Gempa Flores Capai 127 Orang, 166 Ribu Masih Mengungsi
Djafar Achmad Galang Bantuan dari Pensiunan Pelindo Bantu Korban Gempa Flores di Ende
Berita ini 300 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:43 WITA

PDI Perjuangan NTT Dorong Pemerintah Melakukan Pemulihan Infrastruktur Dampak Gempa Flores

Sabtu, 5 September 2026 - 19:12 WITA

Andi Opa Gaul, YPCI dan Forum Pemuda NTT Disalurkan Bantuan Gempa, Jangkau Wilayah Terpencil

Sabtu, 5 September 2026 - 18:36 WITA

BPBD Ngada Sebut 82,26 Persen Paket Bantuan Telah Disalurkan ke Warga Terdampak Gempa

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WITA

Dekatkan Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan di Kawasan Terdampak Gempa Flores, PDIP Siagakan Rumah Sakit Apung di Pelabuhan Kedindi Reok

Sabtu, 5 September 2026 - 13:19 WITA

SMAK Syuradikara dan INTI Ende Kirim Dua Siswa Kuliah di Nantong University China

Berita Terbaru