56 Koperasi di Manggarai Barat Tidak Aktif - FloresPos Net

56 Koperasi di Manggarai Barat Tidak Aktif

- Jurnalis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 15:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Dari 126 koperasi berbadan hukum di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT, termasuk Koperasi Desa Merah Putih, 71 di antaranya aktif dan 56 koperasi tidak aktif. Disinyalir akibat tersandra kredit macet.

Demikian Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan UKM Dinas Nakertranskop-UKM Mabar, Sales Tamur, menanggapi Florespos.net, di Labuan Bajo baru-baru ini.

Menurut Tamur, sesuai data terbaru, koperasi berbadan hukum di Mabar berjumlah 295. Dari 295 koperasi itu, 195 di antaranya adalah Koperasi Desa Merah Putih, sisanya 126 koperasi primer. Dari 126 koperasi tersebut, 71 di antaranya aktif dan 56 koperasi tidak aktif.

Baca Juga :  Inkubasi Bisnis, NGO Bakal Bikin Pelatihan UMKM Di Labuan Bajo

Disinyalir, yang tidak aktif itu karena persoalan internal, kredit macet, pinjaman uang tidak dikembalikan. Dampak lanjutannya tak lakukan RAT.
Salah satu indikator koperasi tidak aktif yakni tidak melaksanakan RAT selama 2 tahun berturut-turut. Tidak melakukan RAT tergantung situasi internal koperasi yang bersangkutan.

Mungkin karena sudah terjadi kredit macet dalam tubuh koperasi tersebut, ujar Seli, staf di Bidang Koperasi dan UKM yang saat itu mendampingi Tamur.

Baca Juga :  Deklarasi Kerjasama Pendirian Perguruan Tinggi Tana Ai--Berkomitmen Mewujudkan Mimpi Besar

Kepala Dinas Nakertraskop-UKM Mabar, Theresia P. Asmon secara terpisah membenarkan koperasi di kabupaten itu selama ini banyak yang tidak aktif.

Ditengarai rata-rata yang begitu adalah koperasi hasil inisiasi orang lain. Namun Kadis yang disapa Nei itu enggan sebutkan nama koperasi yang diinisiasi orang, termasuk penginisiasinya.

Menyinggung Koperasi Desa Merah Putih di Mabar, Kadis Nei mengungkapkan sedang dalam proses, singkatnya. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat
Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam
Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola
Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat
WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis
Bupati Sikka Ingatkan Bank NTT Bangun Komunikasi dengan Semua Pihak
Cross Way Putus, Akses ke Tiga Desa di Manggarai Timur Lumpuh
Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan PKG Flores Timur, Ogie Silimalar: Cek Kesehatan Gratis, Pintu Masuk Deteksi Penyakit
Berita ini 1,401 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:48 WITA

Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WITA

Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:05 WITA

Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:46 WITA

WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA