Status HPL di Manggarai Barat Akan Dicabut - FloresPos Net

Status HPL di Manggarai Barat Akan Dicabut

- Jurnalis

Selasa, 29 Juli 2025 - 08:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iwan Martinus, Camat Kecamatan Komodo.

Iwan Martinus, Camat Kecamatan Komodo.

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Status HPL (Hak Pengelolaan Lahan (HPL) ribuan hektare (ha) tanah pada sekitar 4 desa di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) nantinya akan dicabut.

Demikian Camat Komodo, Iwan Martinus menanggapi media ini di Labuan Bajo baru-baru ini.

Menurutnya, masalah HPL di Kecamatan Komodo mulai mencuat sekitar tahun 2022/ 2023. Luas lahan kurang lebih 3.400 hektare, tersebar di sekita 4 desa, antara lain di Desa Macang Tanggar, minus lokasi transmigrasi lokal (Translok) Nggorang yang adalah bagian dari Desa Macang Tanggar.

“Itu tidak termasuk Translok, walaupun itu bagian dari Desa Macang Tanggar. Translok tetap translok, HPL lain, jangan campur aduk dengan translok,” katanya.

“Translok sekarang masuk Desa Persiapan Golo Tanggar, mekar dari Desa Macang Tanggar,” lanjut Camat Iwan.

Baca Juga :  Yayasan Karya Murni Gandeng Dinas Perindag Manggarai Gelar Bazar dan Pasar Murah

Masuh Camat Iwan, dari tahun 2023 lalu Bupati Manggarai Barat sudah memerintahkan jajarannya untuk segera melakukan pendataan terkait HPL, dan itu rutin dilakukan pihaknya hingga 2024

Pemerintah Kecamatan Komodo juga waktu itu rutin nengelar rapat dengan dinas terkait, juga rapat dengan beberapa kepala desa dalam wilayah HPL, dengan pihak Dirjen juga langsung, masyarakat dijanjikan akan dipermudah akses terkait HPL.

“Nanti (status) HPL itu akan dicabut,” ujar Camat Iwan.

Hanya, kata Camat Iwan lagi, selama ini kebetulan pergantian menteri, rezim, masih dibutuhkan studi banding.

“Saya harapkan masyarakat yang punya lahan di dalam  dan sekitar translok jangan jual-jangan beli tanah di situ karena statusnya masih HPL, milik negara, itu tidak bisa rubah.

Baca Juga :  Mendesak Pengembangan Wisata Darat di Manggarai Barat

Sehungan dengan ini pula ada penekanan dari bupati Mabar untuk tidak boleh ada pungutan terkait urusan HPL.

“Penegasan langsung dari pak bupati juga tidak boleh ada calo, tidak boleh ada kumpul-kumpul uang,” kata Camat Iwan.

Jumlah pemilik tempat di kawasan HPL kurang lebih sekitar 200-300-san orang di luar masyarakat lokal. Dan sepertinya banyak juga yang dari Jawa, Medan dan dari segala macam, tambah Camat Iwan.

Secara terpisah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Mabar, Pius Baut, enggan bicara soal HPL dan Translok Nggorang ketika diminta komentar tentang HPL dan Translok Nggorang meskipun itu bersinggungan dengan desa. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes Tegaskan Pentingnya Kader Kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis
Ketua AMAN Sebut MBG dan KDMP Program Positif Pemerintah Namun Lemah Penerapan di Daerah
Memprihatinkan, Jalan Kampung Wae Sambi Manggarai Barat
Dekatkan Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat, Astra Dukung Integrasi Layanan Primer di Desa Tebuk dan Bloro
Launching Program Implementasi Integrasi Layanan Primer di Desa Sejahtera Astra untuk Desa Tebuk dan Bloro di Sikka
Kadis Nakertrans Sikka Lepas Dua Calon PMI Rekrutan PT.Esdema Mandiri Tekankan Pentingnya Jalur Prosedural
Harga Beras di Manggarai Barat Stabil, Harga Kacang-Kacangan Naik
Sepekan Operasi Patuh Turangga, Lantas Polres Ende Jaring Puluhan Pengendara Tidak Pakai Helm
Berita ini 278 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:54 WITA

Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes Tegaskan Pentingnya Kader Kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WITA

Ketua AMAN Sebut MBG dan KDMP Program Positif Pemerintah Namun Lemah Penerapan di Daerah

Selasa, 3 November 2026 - 11:32 WITA

Memprihatinkan, Jalan Kampung Wae Sambi Manggarai Barat

Selasa, 3 November 2026 - 10:37 WITA

Dekatkan Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat, Astra Dukung Integrasi Layanan Primer di Desa Tebuk dan Bloro

Senin, 2 November 2026 - 20:32 WITA

Launching Program Implementasi Integrasi Layanan Primer di Desa Sejahtera Astra untuk Desa Tebuk dan Bloro di Sikka

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Memprihatinkan, Jalan Kampung Wae Sambi Manggarai Barat

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:32 WITA