Pendapatan Pedagang Pasar Alok Maumere Menurun Drastis - FloresPos Net - Page 2

Pendapatan Pedagang Pasar Alok Maumere Menurun Drastis

- Jurnalis

Senin, 21 Juli 2025 - 19:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirinya menegaskan, bukan pedagang tidak mau membayar biaya sewa namun tidak ada pemasukan lebih sehingga pemilik los dan kios memilih meninggalkan tempat usahanya dan mencari uang di tempat lain.

“Banyak sekali pasar liar yang bermunculan dan menggelar dagangan di trotoar jalan sejak dari pertigaan Geliting hingga ke Jalan Achmad Yani Maumere. Belum lagi adanya pasar-pasar senja yang dibangun pemerintah,” ucapnya.

Tadeus menegaskan, penurunan pembeli ke Pasar Alok diperparah dengan munculnya Pasar Wuring yang dikelola masyarakat serta penjual ikan eceran di TPI Alok yang membuat masyarakat lebih memilih membeli ikan di sana saat pagi hari.

Dirinya mengaku heran sebab masyarakat pemilik modal diberi peluang membangun pasar tradisional seperti Pasar Wuring yang menjual berbagai barang dagangan yang sama dengan Pasar Alok.

Baca Juga :  Anggota DPRD Ngada Selesaikan Ujian Skripsi di STIPER–FB pada Usia 66 Tahun 

“Banyak pembeli saat sore hari lebih memilih membeli sayur dan ikan di Pasar Wuring. Pemda Sikka berencana menutup Pasar Wuring tapi sampai sekarang belum ada realisasinya meski berulang kali mengatakan menutup pasar ini,” ungkapnya.

Sering Menunggak

Agus penjual mie ayam di Pasar Alok mengakui tahun 2024 sehari bisa menjual hingga 50 mangkuk namun sejak awal tahun 2025 paling banyak 20 mangkuk mie ayam terjual setiap harinya.

Dia mengatakan, saat hari pasar mingguan di hari Selasa, penjualan mie ayam dengan harga Rp13 ribu per mangkuk ini bisa mencapai 30 mangkuk sehingga dirinya terpaksa mengurangi porsi masakan.

Baca Juga :  Penuhi Kebutuhan Hidup 128 ODGJ, Suster Lucia CIJ Jual Kopi Santa Dymphna dengan Cita Rasa Kasih

“Saya bayar sewa lahan untuk berjualan di bagian depan Rp170 ribu dan di belakang Rp80 ribu sebulan. Tanah kosong dan saya harus bangun sendiri bangunannya,” ungkapnya.

Agus menjelaskan, dirinya harus mengeluarkan uang sendiri membangun warung makan sederhananya yang berada tak jauh dari kantor pengelola Pasar Alok tepatnya di sebelah barat.

Bangunan berlantai tanah berdinding Halar (bambu belah) dan beratap seng ini hanya sebuah warung makan sederhana dengan meja dan kursi plastik terbatas karena masih sepi pembeli.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Cek Kesehatan Gratis PDIP di Pengungsian Lewotobi–Mereka Masih Butuh Bantuan dan Kepastian Huntap
APINDO Ende Berbagi Kasih di Panti ODGJ Samaria, Bawa Bingkisan Barang Kebutuhan Pokok
Lima Jenderal Purnawirawan dan Ibu Yuni dari YSPN Berikan Bantuan ke 3 Gereja di Ende
Lagi, JPIC Ordo Karmel Sisir Pedalaman Flores Distribusikan Aneka Bantuan ke Penyintas Gempa
Perkumpulan Gereja Oikumene Polres Sikka Serahkan Santunan Bagi Keluarga Almarhum Charles Londo
Relawan Sahabat JSL Terus Bergerak Salurkan Sembako kepada Warga Terdampak Bencana
Wujud Kepedulian Pascagempa, Putri Pariwisata Indonesia Salurkan Bantuan Sembako dari Butik Levico ke Liselowobora-Ende
Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI Bantu Alat Ekonomi Produktif–Dukung Kegiatan Kelompok Dua Desa di Flores Timur
Berita ini 464 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 16:05 WITA

Cek Kesehatan Gratis PDIP di Pengungsian Lewotobi–Mereka Masih Butuh Bantuan dan Kepastian Huntap

Sabtu, 19 September 2026 - 13:28 WITA

APINDO Ende Berbagi Kasih di Panti ODGJ Samaria, Bawa Bingkisan Barang Kebutuhan Pokok

Jumat, 18 September 2026 - 20:03 WITA

Lima Jenderal Purnawirawan dan Ibu Yuni dari YSPN Berikan Bantuan ke 3 Gereja di Ende

Jumat, 18 September 2026 - 18:30 WITA

Lagi, JPIC Ordo Karmel Sisir Pedalaman Flores Distribusikan Aneka Bantuan ke Penyintas Gempa

Jumat, 18 September 2026 - 16:06 WITA

Perkumpulan Gereja Oikumene Polres Sikka Serahkan Santunan Bagi Keluarga Almarhum Charles Londo

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Merajut Asa di Atas Puing

Sabtu, 19 Sep 2026 - 11:05 WITA