Anggota DPRD Ende Berikan Training Kewirausahaan Desa Berbasis Potensi Lokal - FloresPos Net

Anggota DPRD Ende Berikan Training Kewirausahaan Desa Berbasis Potensi Lokal

- Jurnalis

Rabu, 16 Juli 2025 - 09:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Anggota DPRD Ende dari Fraksi PDIP, Ferdinandus Watu yang akrab disapa Nando dipercayakan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT menjadi pemateri dalam kegiatan pelatihan Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis potensi Lokal dan Pengemasan Produk untuk 4 desa di Kabupaten Ende, Senin (14/7/2025) lalu.

Nando pada kesempatan itu mengatakan potensi lokal desa yang sangat varian di tiap desa harus digali, perlu ditemukan keunikan dan kekhasannya (uniqness) dicari nilai pembeda (diferensiasi).

Potensi itu perlu diperdayakan untuk memberikan nilai tambah (add value) dikemas untuk mempertegas identitas dengan sentuhan nilai estetik secara visual (branding product), dipromosikan dengan model dan metode kekinian (digitalisasi).

Selain itu harus dikelola oleh  pribadi yang jujur dan inovatif serta berbasiskan kelompok komunitas yang terbuka dan transparan. Kata Nando inilah nilai dan roh kunci kesuksesan dalam membangun wirausaha di desa.

Dihadapan para 40 peserta pelatihan dari 4 Desa Wisata Kabupaten Ende, Nando Watu menuturkan pentingnya orang orang di desa memiliki mindset dan aksi wirausaha.

“Para pemangku kepentingan di desa, kepala desa dan aparatnya, BPD dan anggota dan ketua kelompok organisasi di Desa harus dibekali dengan mindset berwirausaha, jika desa mau maju, bertumbuh dan mandiri,” katanya.

Baca Juga :  Ada Puskesmas di Ende Tak Punya Dokter, Dewan Minta Pemimpin Baru Benahi Manajemen

Jiwa kewirausahaan harus hidup dalam tiap elemen kelembagaan yang ada di desa. Ini suatu kemestian karena desa diberi otoritas kewenangan untuk mengelola keuangan desa.

Ada pos anggaran untuk pemberdayaan, diberi ruang cukup besar oleh negara untuk mengelola dalam organisasi di desa melalui kehadiran BUMDes, Kelompok Sadar Wisata (pok darwis), kelompok Tani atau yang saat ini melalui Koperasi Merah Putih.

Namun, lanjut Nando tantangan terbesarnya adalah minimnya kreativitas, inovasi dan rendahnya jiwa kewirausahaan para pemangku kelembagaan di desa.

“Ini menjadi tantangan tersendiri di desa, uangnya maksimal namun kreativitas minimal,” tambah Ferdinandus Watu yang juga mantan Kepala Desa Detusoko Barat.

Ia mengajak para pemangku kepentingan di desa dan peserta pelatihan harus bangga. Ia mengutip kata-kata Bung Hatta: Indonesia itu Hidup bukan Karena menyala Obor di Jakarta tetapi karena Nyala Lilin -lilin di Desa.

“Sudah saatnya desa itu hidup, tinggal bagaimana kita saling support, kiranya pelatihan ini memberikan energi dan ruang untuk berkolaborasi dan wadah untuk curah ide kreatif, mari bersama kita bangun kolaborasi,” katanya.

Baca Juga :  BPBD Sikka Distribusi Air Bersih Bagi Ibu Hamil dan Warga Terdampak

Nando berharap 4 desa yang hadir dalam pelatihan ini menjadi lokomotif untuk mendesign kegiatan yang hidup dari bawah misalnya festival Desa.

“Kita harus punya komitment bersama, kalian harus punya brand program atau event yang diciptakan sendiri supaya kita bisa menjual potensi dan produknya, menarik pasar atau target market ke tempat kita melalui event atau kegiatan yang kita ciptakan.”

Sebagai anggota DPRD Ende, dirinya siap mendukung baik ide, regulasi maupun anggaran untuk 4 desa jika memiliki komitmen lebih untuk mau berkolaborasi dan terbuka dengan menciptakan Event branding dari desa.

Adapun 4 desa peserta pelatihan yakni Waturaka dan Koanara dari Kecamatan Kelimutu serta Wologai Tengah dan Golulada dari Kecamatan Detusoko.

Hadir dalam kegiatan ini, 40 peserta utusan dari 4 Desa, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi yang diwakili oleh Kabid pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Provinsi NTT Joni Lie Lodo, S.H kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Ende Muhamad Sahab SH, dan narasumber pelatihan.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Bank NTT Cabang Maumere Siapkan Dana KUR Mencapai Rp15 Miliar di Tahun 2026
Sosialisasi KUR Bank NTT Wujud Kepedulian Partai Golkar Terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat
Listrik, Jalan, dan Sinyal: Harapan dari Ujung Desa Tenda-Ondo
Partai Golkar Gandeng Bank NTT Sosialisasi Penyaluran KUR Bagi Pelaku UMKM
Kedubes Inggris Kunjungi Pos SAR Manggarai Barat
SD Inpres Gere Menjuarai Lomba Bertutur Tingkat SD di Kabupaten Sikka
Petugas Parkir dan Supir Berikan Penjelasan Terkait Peristiwa di Bandara Ende
Febrianus Laporkan Para Pelaku ke Polisi Usai Dikeroyok di Ruang KP3 Bandara Ende, Ini Kronologisnya
Berita ini 115 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:40 WITA

Bank NTT Cabang Maumere Siapkan Dana KUR Mencapai Rp15 Miliar di Tahun 2026

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:35 WITA

Sosialisasi KUR Bank NTT Wujud Kepedulian Partai Golkar Terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:03 WITA

Listrik, Jalan, dan Sinyal: Harapan dari Ujung Desa Tenda-Ondo

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Partai Golkar Gandeng Bank NTT Sosialisasi Penyaluran KUR Bagi Pelaku UMKM

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:50 WITA

Kedubes Inggris Kunjungi Pos SAR Manggarai Barat

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Kedubes Inggris Kunjungi Pos SAR Manggarai Barat

Kamis, 13 Agu 2026 - 14:50 WITA