Empat Wisatawan Mancanegara Live In di Kampung Tureng, Reok Barat - FloresPos Net - Page 2

Empat Wisatawan Mancanegara Live In di Kampung Tureng, Reok Barat

- Jurnalis

Senin, 14 Juli 2025 - 14:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertama Kali Tinggal Berbaur Bersama Warga

Keempat wisatawan mancanegara itu mengaku sangat senang/enjoy hidup berbaur bersama warga dalam suasana persaudaraan.

Mereka mengaku kedatangan mereka di Kampung Tureng yang tak direncanakan itu merupakan pengalaman pertama dari rangkaian kunjungan mereka ke beberapa destinasi wisata di dunia yang pernah mereka kunjungi, di mana warga setempat mengajak mereka untuk menginap di rumah warga dan mengalami kondisi warga apa pun situasinya.

Ini baru pertama kali (terjadi di Tureng, Red) kami hidup berbaur dan tidur di rumah warga selama kami mengunjungi sejumlah destinasi di beberapa negara yang kami kunjungi selama ini.

Uniknya, warga sendiri yang mengaak kami dengan ikhlas hati, kata salah seorang wisatawan Severine Fortuny dalam bahasa Inggris yang diterjemahkan oleh Lidia Sartitin Sarjana Bahasa Inggris Tamatan Unika Santo Paulus Ruteng.

Baca Juga :  Keuskupan Ruteng Gandeng 5 Dokter dan 4 Biarawati Layani Pengobatan dan Psikososial 4.178 Penyintas Gempa Flores

“Mereka juga mengaku sangat senang mengonsumsi makanan khas Manggarai yang disebut nasi wajik yang diolah dari beras ketan, santan air kelapa, dan gula merah. Salah satu indikator kesenangan mereka dengan menyantap habis bahkan menambah asupan wajik yang dibuat oleh warga setempat Ibu Maria Fatima Tatastiati dan Ibu Ani. Makanan khas ini sangat enak,” kata Severine.

Keluhkan Jalan Rusak

Selain menikmati keindahan suasana kekeluargaan dan persaudaraan Kampung Tureng, perjalanan keempat wisatawan asing ini melintasi jalur pantura itu menuju Labuan Bajo menyisakan khabar tak sedap karena di beberapa titik di ruas jalan Reo menuju Tureng terdapat sejumlah titik kerusakan parah yang membuat sepeda motor yang mereka kendarai (di mana tiap wisatawan gunakan satu motor).

Di beberapa titik ruas jalan yang mereka lewati, ada titik tertentu terpaksa mereka meminta bantuan warga sekitar jalan yang rusak untuk mengangkat motor khususnya di ruas jalan yang rusak dan dipenuhi air.

Baca Juga :  Penertiban APK di Manggarai Berlangsung Hingga Pekan Terakhir November 2023

Para wisatawan beralasan mereka menggunakan motor untuk memudahkan kunjungan ke beberapa destinasi wisata, ketimbang kalau menggunakan jasa kendaraan beroda empat.

Keempat wisatawan ini juga mengaku senang dengan pelbagai aktivitas warga Tureng yang merajut persaudaraan melalui ajang laga sepak  bola, makan minum ringan bersama, bernyanyi bersama, dansa, dan berbagi cerita bersama.

Terima Kasih

Keempat wisatawan itu menyampaikan terima kasih kepada Titin yang mengajak mereka untuk bermalam di rumah warga di Tureng, dan kepada sejumlah ibu di antaranya Mama Celi, Maria, dan Ani yang mengolah makanan khas untuk mereka seperti nasi wajik, ikan bakar, nasi goreng dan aneka makanan olahan lokal lainnya.

Penulis : Lidia Sartitin (Kontributor)

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen
Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan
Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah
20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai
Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat Rp.237 Miliar Lebih
Pemkab Sikka dan BTN Tandatangan Kerjasama Terkait Penyediaan Jasa Layanan Perbankan
Kasus Bunuh Diri Pelajar di Sikka Tergolong Tinggi, Dinas PKO Buat Program Layanan Dukungan Psikososial
Berita ini 427 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:13 WITA

Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:12 WITA

Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:05 WITA

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat Rp.237 Miliar Lebih

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:05 WITA