“Setiap angkatan di politeknik ini mereka pilih sendiri motonya.Kalau angkatan pertama berjalan sambil bertumbuh,Angkatan ketiga Spirit of Learning.Setiap angkatan punya motonya,” jelas Romo Doni.
Sekjen Keuskupan Maumere ini mengatakan sesungguhnya tema ini memiliki makna yang amat mendalam yakni pendidikan yang mengutamakan pembentukan karakter.
Ia menegaskan, pendidikan karakter dapat membentuk seseorang untuk peduli, jujur, adil, bertanggung jawab, dan memiliki rasa hormat terhadap Tuhan Yang Maha Esa, terhadap diri sendiri, terhadap orang lain dan alam lingkungan.
“Tema karakter first juga memiliki hubungan langsung dengan visi Politeknik Cristo Re yakni menjadi perguruan tinggi vokasi yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional dan internasional,” terangnya.
Romo Doni menjelaskan, Polteknik Cristo Re juga memiliki visi menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia yang berdaya saing dalam bidang teknologi dan ekowisata.
Sementara itu, misi politeknik Cristo Re yakni mengembangkan pendidikan vokasi yang berkualitas, relevan dengan kebutuhan industri dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan iman Kristiani.
“Visi-visi ini kami terjemahkan dalam tridharma perguruan tinggi, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2










