Bupati Nagekeo Kukuhkan DPC IPeKB Periode 2025-2029

- Jurnalis

Jumat, 11 April 2025 - 14:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, melantik dan mengukuhkan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Ikatan Penyuluhan Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Nagekeo periode 2025-2029, di Aula VIP Kantor Bupati, Jumat (11/4/2025).

Bupati Nagekeo menyampaikan, pelantikan dan pengukuhan DPC IPeKB ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan keluarga berencana di Kabupaten Nagekeo.

“Saya berharap DPC IPeKB dapat bekerja sama dengan pemerintah kabupaten untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keluarga berencana,” katanya.

Bupati menekankan pentingnya peran IPeKB dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan dan pendidikan.

“Saya percaya bahwa dengan kerja sama yang baik, kita dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Bupati Simpli mengharapkan, agar 30 anggota IPeKB dapat mengembangkan metode Penyuluhan, Penggerakan dan Pelayanan secara efektif dan efisien, serta pola kerja IPeKB dapat diukur dan dievaluasi.

Baca Juga :  Ada Puskesmas di Ende Tak Punya Dokter, Dewan Minta Pemimpin Baru Benahi Manajemen

“Agar 17.892 pasangan usia subur di Kabupaten Nagekeo mendapatkan Pelayanan Komunikasi Informasi
dan edukasi sebagai upaya pencegahan dan penanganan stunting sejak dini,” katanya.

Bupati Simpli menegaskan, upaya ini akan punya daya gerak lebih jika dibarengi dengan keteladan dan keseriusan bekerja mulai dari keluarga sendiri serta peran pendampingan dan pembinaan di masing-masing desa wilayah kerja Penyuluh KB.

Dengan jumlah stunting di Kabupaten Nagekeo pada bulan Februari 2025 sebesar 977 anak atau 10.15% dari 9.628 orang Balita yang diukur, sangat diharapkan keseriusan kontribusi dari lPeKB untuk menurunkan angka di maksud.

Terutama upaya mencegah terjadinya kasus stunting baru di Kabupaten Nagekeo (Nagekeo zero new stunting casus).

Pelantikan dan pengukuhan DPC IPeKB Kabupaten Nagekeo periode 2025-2029 diharapkan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Nagekeo, terutama dalam bidang keluarga berencana dan pembangunan masyarakat.

Baca Juga :  Kapolres Flores Timur Turun Lokasi Bencana Angin Puting Beliung, Berbincang dengan Warga Terdampak dan Bantu Sembako

Sementara Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi NTT, Faisal Fahmi, berharap anggota IPeKB dapat bekerja sama dengan pemerintah kabupaten Nagekeo untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keluarga berencana.

“Anggota IPeKB harus kerja maksimal untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya peran IPeKB dalam meningkatkan kualitas pelayanan keluarga berencana di Kabupaten Nagekeo.

“IPeKB harus menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keluarga berencana,” katanya.

Sementara Ketua umum DPD IPeKB Provinsi NTT Nikodemus percaya dengan kerja maksimal, anggota IPeKB dapat membantu masyarakat dalam mengakses informasi dan layanan keluarga berencana yang berkualitas.

“Saya percaya bahwa dengan kerja sama yang baik, kita dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan,” katanya. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pencarian Korban Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai-Terkendala Cuaca dan Debit Air Tinggi
BRI Akan Setorkan Dividen Kepada Negara  Rp11 Triliun
Pemcat Komodo Manggarai Barat Butuh Speed Boat–Untuk Layani Masyarakat Pulau
NTT Provinsi Miskin, Camat Komodo: Di Manggarai Barat Masyarakatnya Makan Kenyang
Mikael Badeoda Minta Inspektorat Akui Kekeliruan dan Sampaikan Sejujurnya ke Bupati
Kapolres Ende Tinjau Lokasi Jalan Putus di Pantura Flores–Keselamatan Warga Jadi Prioritas
Sampah Genangi Saluran Air di Kota Maumere–Perlu Penanganan di Tengah Ancaman DBD
Curah Hujan Tinggi, Produksi Cengkih di Manggarai Barat Diprediksikan Menurun
Berita ini 262 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:05 WITA

Pencarian Korban Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai-Terkendala Cuaca dan Debit Air Tinggi

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:54 WITA

BRI Akan Setorkan Dividen Kepada Negara  Rp11 Triliun

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:26 WITA

Pemcat Komodo Manggarai Barat Butuh Speed Boat–Untuk Layani Masyarakat Pulau

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:23 WITA

NTT Provinsi Miskin, Camat Komodo: Di Manggarai Barat Masyarakatnya Makan Kenyang

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:46 WITA

Kapolres Ende Tinjau Lokasi Jalan Putus di Pantura Flores–Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Berita Terbaru

BRI Tower Jakarta

Nusa Bunga

BRI Akan Setorkan Dividen Kepada Negara  Rp11 Triliun

Kamis, 15 Jan 2026 - 12:54 WITA