Pedagang Ikan Keluhkan Hal Ini Saat Bupati Ende Pantau Pasar - FloresPos Net

Pedagang Ikan Keluhkan Hal Ini Saat Bupati Ende Pantau Pasar

- Jurnalis

Sabtu, 8 Maret 2025 - 15:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang Ikan Keluhkan Hal Ini Saat Bupati Ende Pantau Pasar

Pedagang Ikan Keluhkan Hal Ini Saat Bupati Ende Pantau Pasar

ENDE, FLORESPOS.net-Bupati Kabupaten Ende, Provinsi NTT, Yosef Badeoda turun ke Pasar Mbongawani yang terletak di jantung kota Ende, Sabtu (8/3/2025) pagi.

Bupati Yosef Badeoda yang didampingi ibu dan sejumlah pimpinan OPD terkait serta staf berkeliling melihat kondisi pasar dan mendengar keluhan dari para pedagang yang beraktivitas di pasar terbesar di Kabupaten Ende.

Salah satu keluhan itu datang dari pedagang ikan. Pedagang ikan mengeluhkan kondisi lapak yang kurang tertata rapih dan masih ada pedagang yang berjualan di luar lapak yang disediakan pemerintah.

Karim, seorang pedagang ikan di Pasar Mbongawani menyampaikan kepada Bupati Ende bahwa pedagang ikan di pasar itu enggan menempati lapak yang telah disediakan pemerintah dan memilih berjualan di bahu jalan bahkan badan jalan. Dampaknya pasar ikan terkesan semrawut dan kotor.

Dikatakannya, saat petugas dari Satpol PP dan OPD lainnya turun ke pasar beberapa waktu lalu para pedagang menempati lapak. Saat petugas pulang ada pedagang yang kembali berjualan di jalan. Kondisi ini membuat pedagang lain pun ikut berjualan di jalan.

Baca Juga :  Zumba Menyatukan Perbedaan, Zin Eko Puji Antusias Warga Ende

“Saat tidak dijaga, banyak yang jualan di jalan. Ini yang membuat kami yang biasa jualan di dalam akhirnya ikut berjualan di luar karena ikan kami tidak laku,” katanya.

Karim berharap, pemerintah tegas dan konsisten melakukan penertiban terhadap pedagang yang tidak mengindahkan imbauan dari pemerintah agar pasar ikan tidak terkesan kumuh.

Karim juga menyampaikan kepada Bupati Yosef Badeoda terkait kondisi bangunan fisik di pasar itu. Bagian atap bangunan itu mulai rusak dan berharap pemerintah bisa memperbaikinya.

Setelah mendengarkan keluhan dari pedagang ikan, Bupati Ende mengintruksikan OPD terkait segera mengambil langkah konkret melakukan penataan khususnya pedagang yang masih berjualan di luar lapak yang disediakan pemerintah.

Bupati Yoseph juga menegaskan, bahwa pemerintah daerah akan berupaya memperbaiki kondisi pasar agar lebih nyaman bagi pedagang dan pembeli.

Baca Juga :  Setelah Deklarasi Jaket Bung Karno, Ende Perkuat Identitas Kota Rahim Pancasila

Dikatakannya, Pasar Mbongawani mesti ditata lebih baik agar perekonomian masyarakat bisa berkembang sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Yosef Badeoda juga mengatakan saat berkeliling di pasar dirinya melihat dan mendapatkan keluhan yang menjadi permasalahan dalam pengelolaan pasar.

“Kalau tidak diatur dengan baik, ekonomi mungkin tetap tumbuh tetapi PAD kita tidak akan bertambah,” tegasnya.

Pembenahan harus segera dilakukan agar dua tujuan utama pertumbuhan ekonomi dan peningkatan PAD dapat tercapai.

Diberitakan sebelumnya di media ini, Satpol PP, Dishub dan Dinas Perdagangan Kabupaten Ende pada bulan lalu turun ke pasar selama satu pekan lebih melakukan penertiban.

Efek dari penertiban itu pasar terlihat rapih dan arus lalu lintas pun tidak macet. Kondisi ini pun diapresiasi oleh pengunjung pasar. Namun saat petugas tidak ada di lapangan kondisi pasar kembali seperti semula. Pedagang kembali berjualan di bahu dan badan jalan. *

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat
Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam
Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola
Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat
WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis
Bupati Sikka Ingatkan Bank NTT Bangun Komunikasi dengan Semua Pihak
Cross Way Putus, Akses ke Tiga Desa di Manggarai Timur Lumpuh
Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan PKG Flores Timur, Ogie Silimalar: Cek Kesehatan Gratis, Pintu Masuk Deteksi Penyakit
Berita ini 525 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:48 WITA

Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WITA

Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:05 WITA

Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:46 WITA

WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA