Tersapu Longsoran, Irigasi Wontong Manggarai Barat Rusak Berat - FloresPos Net

Tersapu Longsoran, Irigasi Wontong Manggarai Barat Rusak Berat

- Jurnalis

Rabu, 29 Januari 2025 - 19:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Poktan Wontong, Desa Golo Damu, Kecamatan Mbeliling Mabar NTT Theo Subhana (baju kaus biru).

Ketua Poktan Wontong, Desa Golo Damu, Kecamatan Mbeliling Mabar NTT Theo Subhana (baju kaus biru).

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Irigasi Wontong, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT rusak berat tersapu longsor. Ratusan hektar (ha) sawah setempat sedang dibajak.

Theo Subhana, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Wontong, Desa Golo Damu, Kecamatan Mbeliling mengatakan longsor tersebut terjadi pada 21 Januari 2025. Khusus wilayah teresebut, belakangan sedang musim hujan.

Baca Juga :  Bersama Pemkab, Keuskupan Ruteng Kembali Gelar Festival Golo Koe di Labuan Bajo

Kepada media ini di Labuan Bajo, Rabu (29/1/2025) malam, Theo lebih jauh mengungkapkan, irigasi Wontong yang rusak parah akibat hantaman batu besar saat longsor tersebut sepanjang 15 meter. Namun yang terancam kurang lebih 100 meter.

“Yang rusak parahnya lima belas meter. Sedangkan yang terancam lebih kurang seratus meter,” kata Theo.

Baca Juga :  Aman, Pencoblosan di TPS I Batu Cermin Labuan Bajo

Masih Theo, luas persawahan Wontong sekitar 200 ha, dan saat ini sedang dikerjakan.

Sehubungan bencana tersebut, lanjut Theo, pihaknya sudah melapor kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Golo Damu, dan Pemdes Golo Damu segera menerusnya ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar di Labuan Bajo. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)
Kopi Turajaji, Endemik Flores yang Wajib Dijaga dan Sudah Tembus ke 8 Negara
Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung
Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat
Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung
Ngada Bangun Gudang Alsintan, Wabup Berni Dhey: Petani Dapat Manfaatkan Melalui Mekanisme Peminjaman Alsintan
Pelayanan Sejumlah Puskesmas di Manggarai Barat Masih di Tenda, Pasca Gempa Flores
Berita ini 194 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WITA

Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian

Rabu, 23 September 2026 - 11:02 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)

Rabu, 23 September 2026 - 10:38 WITA

Kopi Turajaji, Endemik Flores yang Wajib Dijaga dan Sudah Tembus ke 8 Negara

Selasa, 22 September 2026 - 21:00 WITA

Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung

Selasa, 22 September 2026 - 19:46 WITA

Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat

Berita Terbaru