Satuan Jalan Nasional Wilayah Manggarai Buka Posko Tanggap Bencana Alam - FloresPos Net

Satuan Jalan Nasional Wilayah Manggarai Buka Posko Tanggap Bencana Alam

- Jurnalis

Selasa, 17 Desember 2024 - 15:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPO-net-Satuan kerja jalan Nasional wilayah Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), bersiaga tanggap bencana alam akibat hujan intensitas tinggi pada jalur jalan Ruteng-Reo-Kedindi dan Ruteng-Borong, Manggarai Timur.

Salah bentuk kesiapan itu, adalah dibukanya posko bencana alam di Ruteng, Kabupaten Manggarai, belum lama ini.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Jalan Nasional Wilayah Manggarai, Nur Indah Indriyani mengatakan, pihaknya sudah pasti selalu siap menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam pada jalur jalan Nasional.

“Siap siaga sudah pasti. Karena itu, dibuka posko di kantor kita di Ruteng,” katanya kepada wartawan di Ruteng, Selasa (17/12/2024).

Menurut dia, adanya posko itu untuk memudahkan koordinasi jika terjadi sesuatu pada jalur jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi dan Ruteng-Borong.

Pergerakan harus cepat untuk mengatasi soal yang ada sehingga gangguan atau kemacetan tidak berlangsung terlalu lama.

Baca Juga :  Kerupuk Singkong Buatan Siswa Diuji Para Guru SMPN 4 Langke Rembong

Karena itu, dalam kesiapsiagaan itu tidak saja personel yang selalu stand by, juga peralatan kerja seperti loder dan eksavator.

Alat berat pasti cepat bergerak ketika ada informasi adanya longsoran yang masuk ke jalan raya pada jalur jalan yang ada.

Longsoran pada jalur jalan yang ada, demikian Nur Indah, sudah mulai terjadi belakangan ini baik pada jalur jalan Ruteng menuju Kedindi maupun Ruteng menuju Borong. Titiknya cukup banyak.

Longsoran tersebut, ada yang sudah dibersihkan, tetapi ada juga belum. Yang belum pasti akan dibersihkan agar pengendara nyaman ketika berlalu lintas.

Pada titik-titik tertentu, terutama yang belum dibersihkan, telah diberi rambu lalu lintas agar pengendara hati-hati ketika melewati titik-titik tersebut.

Ditanya tentang jalur mana yang kerawanannya tinggi, Nur Indah menjelaskan, sesuai dengan data yang ada, yakni jalur Kota Ruteng menuju pantai utara. Karena itu, pada jalur itu ditempatkan alat berat  guna mengantisipasi kemungkinan ada longsoran ke jalan raya.

Baca Juga :  Perum Bulog Cabang Maumere Sudah Salurkan 75 Persen Bantuan Pangan Beras

Semua itu perlu agar  lalu lintas kendaraan publik tetap lancar, aman, dan nyaman selama musim hujan sekalipun.

Seorang sopir travel, Doris Garu mengatakan, untuk sementara jalur jalan Reo-Ruteng aman saja. Longsoran di pinggir jalan belum sampai memacetkan lalu lintas kendaraan.

“Tetapi, kita tetap harus waspada ketika hujan lebat turun. Biasanya  longsoran terjadi pas  hujan dan setelahnya,” katanya.

Kata dia, sekarang ini memang sudah masuk musim hujan. Intensitasnya sudah mulai terasa walaupun lebatnya belum terjadi seperti biasanya.

Hujan lebat yang berlangsung lama, itu biasanya memicu terjadinya longsoran baik sekitar jalan raya maupun di kebun, sawah, dan area permukiman masyarakat. *

Penulis : Christo Lawudin

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler
Tim DLH Turun ke Lokasi Pabrik Tahu Tempe Lokoboko, Pemilik Sebut Ada Gangguan IPAL dan Human Eror
Pesan untuk 94 Sarjana Stipas St. Sirilus Ruteng–‘Jadilah Guru Pendidikan Agama Katolik dan Penyuluh Pastoral yang Beriman, Adaptif dan Transformatif’
Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur
Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah
PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur
Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon
Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende
Berita ini 128 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:02 WITA

Kolaborasi Unipa dan Politeknik PNK Dorong Hilirisasi Hortikultura dan Nira Lontar di Desa Wairbleler

Minggu, 1 November 2026 - 19:18 WITA

Tim DLH Turun ke Lokasi Pabrik Tahu Tempe Lokoboko, Pemilik Sebut Ada Gangguan IPAL dan Human Eror

Minggu, 1 November 2026 - 13:53 WITA

Pesan untuk 94 Sarjana Stipas St. Sirilus Ruteng–‘Jadilah Guru Pendidikan Agama Katolik dan Penyuluh Pastoral yang Beriman, Adaptif dan Transformatif’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:02 WITA

Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:22 WITA

Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah

Berita Terbaru