GP Ansor Nagekeo Gelar Diklat Terpadu Dasar Satu - FloresPos Net

GP Ansor Nagekeo Gelar Diklat Terpadu Dasar Satu

- Jurnalis

Jumat, 20 September 2024 - 13:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Gerakan Pemuda(GP) Ansor, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Pendidikan dan latihan (Diklat) terpadu dasar (DTD) angkatan satu.

Selain melaksanakan kegiatan DTD, GP Ansor juga melaksanakan Rapat Koordinasi Cabang (RAKORCAB) di Caffe Maitulisee Tonggurambang, Kamis (20/9/2024).

Kegiatan DTD ini di laksanakan selama 3 hari yakni Kamis dan Sabtu (19-21/9/2024) dengan mengusung tema “Melayani yang tak terjangkau, menjangkau yang tak terlayani”.

Ketua GP Ansor Kabupaten Nagekeo, Muhamad Nasir APS, kepada Florespos.net, Jumat (20/9/2024) menjelaskan, Diklat Terpadu Dasar (DTD) merupakan ajang kaderisasi dasar yang wajib diikuti oleh mereka yang ingin bergabung menjadi kader GP Ansor.

Baca Juga :  Mengenang Pacuan Kuda di Kota Mbay: Sebuah Warisan Budaya yang Kembali Hidup

Kata Nasir, DTD juga berfungsi sebagai wadah untuk mencetak kader pemimpin masa depan Nahdlatul Ulama (NU).

“Pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan kader-kader GP Ansor yang mampu bermanfaat bagi dirinya sendiri dan masyarakat dengan berlandaskan nilai-nilai aswaja,” ujar Nasir.

Nasir menegaskan, peserta harus mengikuti seluruh materi DTD dengan serius,  mengingat tanggung jawab yang harus diemban oleh kader Ansor di masa depan tidaklah mudah.

Baca Juga :  Tahun 2023 Sudah 74 Persen PTS Terakreditasi, Ada 15 yang Belum

“Kader Ansor harus bisa mempersiapkan diri dengan menguatkan kapasitas dan kemampuan yang mumpuni,” tegasnya.

Nasir menambahkan, meskipun secara kuantitas peserta tidak banyak, yang terpenting adalah kualitasnya.

“Kader Ansor harus aktif menjalankan roda organisasi. Secara resmi, mereka yang dinyatakan lulus DTD adalah kader Ansor yang masuk sesuai dengan jenjang kaderisasi formal. Artinya, para peserta harus menjadi pribadi berkualitas dalam berorganisasi,” katanya.

Disaksikan media ini peserta yang mengikuti Diklat DID sebanyak 45 peserta yang berasal dari perwakilan 6 kecamatan yang ada di Kabupaten Nagekeo. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional
Hiu Paus Terdampar di Pantai Lowolabo Wilayah Kerja Maumere, Dagingnya Dikonsumsi Warga
DLH Segera Turun Lapangan Sikapi Keluhan Warga, Mathilde: Kami Kesal Jika Krakatau Kembali Berulah
Forum Pembauran Kebangsaan Ngada Kutuk Keras Penghinaan Terhadap Masyarakat Nagekeo
Prokopim Ende Tidak Miliki Mobil Operasional, Ansel Kaise Sebut Itu Memalukan
Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Berita ini 134 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:12 WITA

Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:08 WITA

Hiu Paus Terdampar di Pantai Lowolabo Wilayah Kerja Maumere, Dagingnya Dikonsumsi Warga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:02 WITA

DLH Segera Turun Lapangan Sikapi Keluhan Warga, Mathilde: Kami Kesal Jika Krakatau Kembali Berulah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Forum Pembauran Kebangsaan Ngada Kutuk Keras Penghinaan Terhadap Masyarakat Nagekeo

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Berita Terbaru

Opini

Sumpah yang Dimudahkan

Kamis, 29 Okt 2026 - 16:06 WITA