Lomba Aneka Tari Berlatar Budaya Manggarai Isi Gebyar Akhir Tahun Sekolah - FloresPos Net

Lomba Aneka Tari Berlatar Budaya Manggarai Isi Gebyar Akhir Tahun Sekolah

- Jurnalis

Selasa, 18 Juni 2024 - 22:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Lomba aneka tarian dengan latar belakang budaya Manggarai, NTT, mengisi momen gebyar akhir tahun SMPN 4 Langke Rembong.

Sedikitnya, ada 14 jenis tari yang dilombakan antar kelas di sekolah yang terletak di Lao tersebut. Pada babak pamuncak, Selasa (17/6/2024) sebanyak 8 jenis tari ditampilkan untuk mendapatkan hasil terbaik.

Pantauan wartawan, para penari tampil gemulai dalam balutan busana Manggarai di hadapan Dewan Juri, para guru, panitia, dan kepala sekolah.

Suasana meriah karena penampilan penari setiap kelas mendapat dukungan dari suporternya. Tepuk tangan, teriakan membuat suasana gebyar terasa di kompleks sekolah yang dipimpin Kasek Wens Resman itu.

Menurut Ketua Panitia Guru Belasius Sadung, yang maju ke babak pamuncak ini ada 8 grup tari. Tarian yang ada itu umumnya berlatar belakang budaya Manggarai.

Baca Juga :  Pemda Flores Timur Buka Seleksi Sekda, 4 OPD dan 2 Asisten Masih Dijabat Pelaksana Tugas

“Mengapa hanya  8 grup tari yang tampil. Karena yang lain sudah gugur di babak penyisihan,” katanya.

Aneka tarian itu, yakni Ako Woja (memetik padi), Doku (tarian nyiru), Pua Kopi (memetik kopi), tarian Molas Bali Belo (gadis bali belo), tari Ngo Cebong (pergi mandi).

Lalu, tarian Tepi Dea (membersihkan padi), tarian caci (tari ketangkasan), dan tarian Rojok Loce (menganyam tikar).

Selain lomba menari, hari sama dilombakan solo vokal yang juga diikuti 8 peserta terbaik dari setiap kelas.

Dan, lomba melukis tentang suasana alam dan lingkungan. Sebanyak 40 karya lukisan yang dihasilkan para siswa tersebut.

Sebelumnya Koordinator Lomba Menari, guru Hilde Ndaeng mengatakan, proses untuk sampai pada perlombaan puncak sudah lama. Sekarang yang tampil yang terbaik dari 14 kelas di sekolah ini.

Baca Juga :  Enam Koperasi Desa Merah Putih di Ende Sudah Beroperasi

“Nanti akan dinilai secara ketat. Yang juara nantinya akan menjadi utusan sekolah untuk tampil di tingkat kecamatan atau kabupaten,” katanya.

Sedangkan Kaseknya Wens Resman mengatakan, apa yang dilakukan ini adalah agenda sekolah yang sudah dijadwalkan. Sekarang ini jadwalnya  gebyar akhir semester dan panen proyek profil penguatan pelajar Pancasila (P5).

“Kemarin ada lomba cerdas cermat rangking satu. Dan, nantinya akan ditutup dengan pameran karya para siswa,” katanya.

Dikatakan, apa yang diadakan sekolah ini tidak keluar dari kurikulum yang berlaku secara Nasional.

Teori dan praktik harus seiring sejalan dalam memberi bekal pada anak didik baik untuk pendidikan lanjut maupun bekal dalam kehidupannya kelak. *

Penulis: Christo Lawudin I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Sampah “Siluman” Ketar Ketirkan DLHP Manggarai Barat
Turnamen Voli Soekarno Cup 1, GP VBC Menang Telak Atas Putra Nangapanda
Jaga Konektivitas Masyarakat 3T, ASDP Siap Operasikan Kembali Layanan Perintis di NTT
Piala Dunia, ‘Keabadian’ Misi Jules Rimet dan Epistemologi Rerum Novarum
Turnamen Voli Soekarno Cup 1, Q One Club Bungkam Quen VBC 3-1
Merajut Dialog Lintas Iman di Bumi Congka Sae: Suara Damai dari Paroki Kumba untuk Indonesia yang Majemuk
Menjaga Toleransi di Bumi NTT: FKUB Manggarai Gelar Kegiatan Penguatan Kerukunan Umat Beragama
DPC PDIP Ende dan PBVSI Gelar Turnamen Voli Soekarno Cup 1, Yosef Badeoda: Bukan Sekadar Nama
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:08 WITA

Sampah “Siluman” Ketar Ketirkan DLHP Manggarai Barat

Senin, 20 Juli 2026 - 20:37 WITA

Turnamen Voli Soekarno Cup 1, GP VBC Menang Telak Atas Putra Nangapanda

Senin, 20 Juli 2026 - 11:41 WITA

Jaga Konektivitas Masyarakat 3T, ASDP Siap Operasikan Kembali Layanan Perintis di NTT

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:11 WITA

Turnamen Voli Soekarno Cup 1, Q One Club Bungkam Quen VBC 3-1

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:59 WITA

Merajut Dialog Lintas Iman di Bumi Congka Sae: Suara Damai dari Paroki Kumba untuk Indonesia yang Majemuk

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Sampah “Siluman” Ketar Ketirkan DLHP Manggarai Barat

Selasa, 21 Jul 2026 - 09:08 WITA

Opini

Spillover Effect Labuan Bajo dan Masa Depan Pantura Flores

Senin, 20 Jul 2026 - 11:48 WITA