Disemayamkan di Kantor Bupati, Jenasah Albert Botha Diusung Camat se-Ngada - FloresPos Net

Disemayamkan di Kantor Bupati, Jenasah Albert Botha Diusung Camat se-Ngada

- Jurnalis

Kamis, 4 April 2024 - 09:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Jenasah almarhum Albertus Botha, Bupati Ngada periode 1999-2004, disemayamkan di Kantor Bupati Ngada, Rabu (3/4/2024). Tiba di Kantor Bupati, jenasah almarhum diusung oleh para Camat se-Kabupaten Ngada.

Jenasah diterima Bupati Ngada Andreas Paru dan Ibu, Wakil Bupati Raymundus Bena, Ketua DPRD Ngada Bernadinus Dhey Ngebu, Ketua DPRD Nagekeo Marselinus Fabianus Ajo Bupu, Asisten 1 Nagekeo Imanuel Ndun, Sekda Ngada Theodisius Yosefus Nono, pimpinan perangkat daerah Ngada dan Nagekeo serta ASN Pemda Ngada.

Dalam sambutan, Bupati Andreas Paru menyampaikan pesan moral yang sering disampaikan almarhum ke siapa saja terutama kepada para ASN ketika itu. “Lakukan hal-hal kecil dengan jujur, iklas serta didasari cinta kasih.”

Pesan moral tentang kepribadian almarhum yang jujur, iklas, memiliki cinta kasih, dan melakukan hal-hal kecil secara sadar dan bertanggungjawab. Sebagai Bupati Ngada ketika itu, beliau memiliki komitmen mewujudkan nilai-nilai kepemimpinan dan integritas setiap ASN dan masyarakat.

“Bapak Nong Botha merupakan figur pemimpin melayani,” kata Bupati Andreas.

Bupati Andreas mengatakan, sejak menjadi tenaga honorer sekitar tahun 1972, kemudian memangku jabatan struktural di Pemerintah Daerah Dati II Ngada dan Dati II Manggarai antara tahun 1977 sampai 14 Desember 1999, dan mencapai jabatan puncak sebagai Bupati Ngada periode 1999-2004, banyak hal baik telah dilakukan almarhum dan istrinya Mama Ros untuk membantu banyak orang, baik dalam lingkup Pemerintahan maupun Keagamaan.

Baca Juga :  Pasca Erupsi Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Ratusan Warga Mengungsi di Kantor Camat Wulanggitang

“Saya ingat pada 14 Desember 1999, saat pelantikan Bapak Albertus Botha menjadi Bupati Ngada yang melakukan penyerahan dari keluarga kepada Pemerintah adalah Bapak Wilhelmus Beo (ayah Bupati Andreas) dan saya dilantik menjadi Bupati Ngada pada 27 Februari 2021, bertempat di halaman Kantor Bupati Ngada, yang mewakili keluarga untuk menyerahkan saya bersama pak Raymundus Bena, adalah Bapak Albertus Botha dan Mama Maria Dolorosa Nai,” katanya.

“Dalam kaca mata iman, saya menghayati ini semua sebagai kehendak Tuhan. Bahwa segala yang terjadi di kolong langit ini sudah menjadi rancangan dan kehendak Yang Maha Kuasa,” ungkap Bupati Andreas.

Bupati Andreas mengatakan, kehadiran utusan Pemerintah Kabupaten Nagekeo merupakan bentuk duka cita dan penghargaan terhadap almarhum.

Baca Juga :  Seorang Nelayan Sikka Belum Kembali Melaut di Perairan Pulau Sukun

Pembentukan Kabupaten Nagekeo sebagai daerah otonomi baru berawal dari persetujuan dan dukungan almarhum ketika menjabat sebagai Bupati Ngada bersama DPRD Ngada yang diketuai almarhum Cyrilus Bau Engo.

Ketua DPRD Kabupaten Ngada Bernadinus Dhey Ngebu dalam sambutannya mengatakan, 20 tahun lalu ketika menjadi Bupati Ngada begitu banyak torehan sejarah yang dibuat oleh almarhum.

Menurutnya, buah kasih perjuangan yang dikenang masyarakat Kabupaten Ngada yang saat itu masih satu dengan Nagekeo seperti pembangunan infrastruktur maupun rumah ibadah akan selalu diingat masyarakat dan umat.

Akses transportasi yang dibukanya dalam sentuhan seorang sarjana teknik tamatan ITB sungguh ditunjukkan dan dinikmati masyarakat.

“Kabupaten Ngada dan Nagekeo kehilangan pemimpin yang luar biasa,” katanya.

Pantauan Florespos.net, setelah disemayamkan sekitar 2 jam di Kantor Bupati Ngada, jenazah diantar menuju Gereja St.Yosep Bajawa untuk perayaan ekaristi dan dihantar ke Kampung Borani, Langa, Kecamatan Bajawa. *

Penulis: Wim de Rozari I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Stok Bantuan Menipis Warga Terdampak Gempa Flores di Palue Minta Perhatian Pemerintah
Bupati Sikka Apresiasi Respons Cepat Menteri PU, Sejumlah Infrastruktur Rusak Gempa Segera Diasessment
Satgas Pastikan Bantuan untuk Pelajar Terdampak Gempa Flores di Sikka Sudah Disalurkan
Rakor Tanggap Darurat di Ngada, Gubernur NTT Tekankan Data yang Akurat Menjadi Kunci Usulan Bantuan
Ordo Karmel Indonesia Timur Serahkan Beras Satu Ton untuk Korban Gempa di Paroki Mbata
Pengungsi Nangahale Siap Kembali ke Rumah, Menunggu Instruksi Pemda Sikka
Pemulangan Pengungsi di Sikka, Satgas Penanganan Bencana Keluarkan SOP
Bupati Sikka Serahkan Santunan untuk Keluarga Korban Gempa Flores
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:11 WITA

Stok Bantuan Menipis Warga Terdampak Gempa Flores di Palue Minta Perhatian Pemerintah

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:02 WITA

Bupati Sikka Apresiasi Respons Cepat Menteri PU, Sejumlah Infrastruktur Rusak Gempa Segera Diasessment

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:58 WITA

Satgas Pastikan Bantuan untuk Pelajar Terdampak Gempa Flores di Sikka Sudah Disalurkan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:18 WITA

Rakor Tanggap Darurat di Ngada, Gubernur NTT Tekankan Data yang Akurat Menjadi Kunci Usulan Bantuan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:44 WITA

Ordo Karmel Indonesia Timur Serahkan Beras Satu Ton untuk Korban Gempa di Paroki Mbata

Berita Terbaru