Lantik Eda Ngole Menjadi Kadis Pertanian, Ini Pesan Bupati Andreas - FloresPos Net

Lantik Eda Ngole Menjadi Kadis Pertanian, Ini Pesan Bupati Andreas

- Jurnalis

Selasa, 5 Maret 2024 - 17:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Ngada, Andreas Paru Melantik Kadis Pertanian Kabupaten Ngada, Edeltrudis Ngole.

Bupati Ngada, Andreas Paru Melantik Kadis Pertanian Kabupaten Ngada, Edeltrudis Ngole.

BAJAWA, FLORESPOS.net – Bupati Ngada Andreas Paru, Selasa (5/3/2024) melantik dan mengambil sumpah Edeltrudis Ngole atau yang sering disapa Eda Ngole sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Ngada.

Eda Ngole yang sebelumnya merupakan Sekretaris pada Dinas yang sama dilantik di Aula Setda Ngada didampingi Ferdin Djawa Suri yang adalah Kepala Badan Keuangan Kabupaten Ngada dan Yosep Bhara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ngada selaku Saksi awam serta Saksi Rohani RD. Paul Azi.

Bupati Ngada Andreas Paru mengatakan bahwa jabatan yang diemban dalam perjalanannya tentu ada dinamika dan beberapa waktu terakhir jabatan eselon 2 diemban oleh pejabat kelahiran di atas tahun 70-an.

Hal ini berarti regenerasi mulai terjadi yang tentunya pejabat yang dilantik disesuaikan dengan perkembangan zaman juga dinamika organisasi.

Jabatan merupakan sesuatu yang tidak boleh dianggap sebagai sesuatu yang luar biasa namun merupakan suatu hal yang biasa dalam sebuah organisasi termasuk Pemerintah Daerah itu sendiri.

Pergantian pejabat harus dilihat dari perspektif kebutuhan organisasi. Kepada pejabat terlantik dirinya memesan khusus bahwa sebagian besar masyarakat Kabupaten Ngada berprofesi sebagai petani sehingga kehadiran Dinas Pertanian sungguh bermanfaat dan dirasakan eksistensinya terhadap para petani itu sendiri.

Baca Juga :  16 Besar Soeratin Cup Bajawa, Nirwana 04 Gantikan Persena

Sebagai seorang pemimpin yang akan menggerakkan segenap bawahan baik secara struktural maupun yang di luar struktur juga menggandeng potensi yang ada, SDM dalam dan luar Kabupaten Ngada di sektor apa saja agar dapat diramu memajukan sektor pertanian di Kabupaten Ngada.

Sebagai pimpinan dinas yang membawahi bawahan yang cukup banyak termasuk para PPL yang saat ini juga dihadapkan dengan persoalan keterbatasan fiskal daerah sehingga inovasi harus segera dilakukan.

Pertanian menjadi tumpuan utama dalam rangka pengembangan potensi Kabupaten Ngada.

Sebagai seorang kepala dinas Pertanian saat ini menurutnya tidaklah mudah dengan dihadapi persoalan fiskal daerah juga kelangkaan pupuk hingga harga beras yang tidak stabil juga persoalan lainnya terkait sektor pertanian.

” Lakukan terobosan dan inovasi dengan merangkul kekuatan lain. Jangan andalkan kerja sendiri atau ego sektoral,” pesannya.

Baca Juga :  25 Sekolah Dasar di Manggarai Adakan US Berbasis Android

Kopi yang merupakan brand Kabupaten Ngada lewat Kopi Arabika Flores Bajawa saat ini menuju kepada keadaan yang sungguh memprihatinkan sementara harga kopi saat ini menjanjikan.

“Di Jakarta Kopi Arabika Flores Bajawa sudah tembus dengan harga Rp200.000 per kg. Harga kopi Bajawa saat ini paling mahal di Indonesia,” katanya.

Hal yang memprihatinkan adalah banyak pohon kopi yang telah ditebang dan diganti dengan tanaman lainnya di samping tidak ada perhatian yang serius bagi petani kopi dengan tidak menjaga mutu kopi merupakan pekerjaan berat yang harus segera dicari solusinya.

Dirinya meminta agar segera dilakukan konsolidasi terhadap semua komponen seperti Kepala Bidang dan seksi,PPL, kelompok tani atau kekuatan lainnya agar sektor pertanian mendapat kekuatan dan warna baru dan berbeda bagi para petani di Kabupaten Ngada.

Hadir pula pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Ngada Raymundus Bena, segenap staf ahli, para asisten serta sejumlah pimpinan perangkat daerah Kabupaten Ngada.*

Penulis: Wim de Rozari/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Gempa Berkali-kali Guncang Adonara–‘Mau Tinggal di Dalam, Tapi Tembok Rumah Banyak yang Retak’
SMK Kunci Ilmu Ende, Jamin Pendidikan Anak di Tengah Efisiensi
Pelajar 17 Tahun di Nagekeo Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Sawah
Bangun Jalan Wolokela-Late, PT Indoraya Jaja Perkasa Berjuang Selesaikan Tepat Waktu 
Gelar Muscab, ITDM Flores Timur Cabang Ende Siap Bertransformasi Menjadi Lebih Berkualitas
Pemda Ngada Tanda Tangan PKS Tentang Layanan Pengelolaan Keuangan Daerah dengan Bank NTT
Produksi Padi pada Musim Tanam Oktober-Maret di Ende Diproyeksi Meningkat
Kasus Pengadaan Ambulans di Polres Ende Tuntas, Masih Tertahan Galian C
Berita ini 215 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:06 WITA

Gempa Berkali-kali Guncang Adonara–‘Mau Tinggal di Dalam, Tapi Tembok Rumah Banyak yang Retak’

Sabtu, 11 April 2026 - 15:07 WITA

SMK Kunci Ilmu Ende, Jamin Pendidikan Anak di Tengah Efisiensi

Sabtu, 11 April 2026 - 14:06 WITA

Pelajar 17 Tahun di Nagekeo Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Sawah

Sabtu, 11 April 2026 - 13:45 WITA

Bangun Jalan Wolokela-Late, PT Indoraya Jaja Perkasa Berjuang Selesaikan Tepat Waktu 

Jumat, 10 April 2026 - 20:28 WITA

Pemda Ngada Tanda Tangan PKS Tentang Layanan Pengelolaan Keuangan Daerah dengan Bank NTT

Berita Terbaru

Opini

Buzzer, Akun Anonim dan Ancaman bagi Demokrasi Lokal

Minggu, 12 Apr 2026 - 09:39 WITA

Nusa Bunga

SMK Kunci Ilmu Ende, Jamin Pendidikan Anak di Tengah Efisiensi

Sabtu, 11 Apr 2026 - 15:07 WITA

Polisi dibantu warga memasang garis polisi pada pondok  tempat penemuan jenazah seorang pelaljar yang meninggal tidak wajar.

Nusa Bunga

Pelajar 17 Tahun di Nagekeo Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Sawah

Sabtu, 11 Apr 2026 - 14:06 WITA