Manggarai Terus Berjuang Bebaskan Balita Predikat Stunting - FloresPos Net

Manggarai Terus Berjuang Bebaskan  Balita Predikat Stunting

- Jurnalis

Senin, 8 Januari 2024 - 11:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net –  Pemkab Manggarai, Flores, NTT, terus berupaya menurunkan atau membebaskan Balita dari  predikat  stunting agar pada waktunya nanti Manggarai bisa bebas dari persoalan gizi buruk.

Dihubungi wartawan, Senin (8/1/1024), Kadis Kesehatan Manggarai, drg. Bartolomeus Hermopan mengatakan, upaya menurunkan Balita stunting sudah menjadi gerakan bersama.

Artinya tidak saja pemerintah, juga lembaga lain, termasuk gereja berpartisipasi dalam upaya menghilangkan stunting.

“Hasilnya sudah terlihat, yakni ada penurunan angka stunting dari waktu ke waktu walaupun tidak terlalu signifikan,” katanya.

Pengukuran Agustus tahun lalu, terlihat adanya penurunan dari 14,2 persen menjadi 13,1 persen. Tidak besar sekali memang.

Datanya terjadi penurunan dari 4.314 Balita bermasalah dengan gizi menjadi 3.480 anak.

Baca Juga :  Kunjungi Kevikepan Bajawa, Uskup Paul Budi Kleden Disambut Meriah 

Balita yang masih berstatus gizi buruk dan kurang terus diupayakan penanganannya.

Hasilnya, bisa diketahui berupa turunnya angka stunting  pada pengukuran Februari 2024.

Penurunan, demikian Kadis Hermopan, tidak ditargetkan muluk-muluk juga. Untuk pengukuran Februari nanti diharapkan turun menjadi 11 atau 12 persen.

Dikatakan, upaya menangani stunting sebetulnya  tak berhenti sepanjang tahun seperti pemberian makanan tambahan, vitamin-vitamin.

Lalu, penggalangan promosi pemberian ASI eksklusif juga terus dilakukan kepada masyarakat, pasangan suami istri, dan ibu-ibu hamil dan menyusui.

Lalu, promosi hidup bersih, lingkungan yang bersih dan sehat juga tidak berhenti dilakukan hingga ke tingkat masyarakat paling bawah.

Dalam mengurus stunting, belakangan ini, lembaga keagamaan, seperti gereja juga terlibat aktif dalam upaya mengatasi stunting.

Baca Juga :  Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat 77 Persen

Demikian juga lembaga perbankan dan lembaga swadaya masyarakat yang perduli dengan persoalan sumber daya manusia masa depan daerah dan bangsa ini.

“Karena itu, kita optimistis, penanganan stunting akan berhasil nantinya. Angkanya terus kita ditekan hingga hilang nantinya,” katanya.

Sebelumnya, Sekretarisnya Marten Oman mengatakan, banyak faktor memang yang berpengaruh pada persoalan gizi bayi dan Balita. Bahkan sejak dalam kandungan idealnya diperhatikan asupan gizinya.

“Pasti, upaya menurunkan angka stunting terus dilakukan sehingga suatu saat nanti daerah ini bisa dinyatakan bebas stunting,” katanya. *

Penulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat
Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam
Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola
Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat
WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis
Bupati Sikka Ingatkan Bank NTT Bangun Komunikasi dengan Semua Pihak
Cross Way Putus, Akses ke Tiga Desa di Manggarai Timur Lumpuh
Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan PKG Flores Timur, Ogie Silimalar: Cek Kesehatan Gratis, Pintu Masuk Deteksi Penyakit
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:48 WITA

Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WITA

Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:05 WITA

Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:46 WITA

WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA