BORONG, FLORESPOS.net-Setelah menunggu selama dua tahun, akhirnya Rumah Sakit (RS) Pratama Watu Nggong, di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), diresmikan.
Peresmian RS Pratama Watu Nggong dilakukan oleh Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, Jumat (29/12/2023).
Bupati Agas Andreas mengatakan, RS Pratama Watunggong dibangun dengan tujuan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di utara Kabupaten Manggarai Timur dan sebagai rujukan bagi 8 UPTD Puskesmas di sekitarnya.
Saat ini, RS Pratama Watunggong telah memenuhi syarat dan ketentuan yang dibutuhkan, diantaranya 72 staf kepegawaian, listrik dengan daya 240 KVA dengan surat ijin operasional Nomor: DPMPTSP.576/01/IOP-RSUD/XII/2023 dan nomor registrasi di Kementerian Kesehatan RI Nomor:5319014.
Perizinan Lingkungan Limbah B3 sebagai salah satu syarat juga telah memasuki tahap variasi di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
“Apresiasi untuk kerja sama semua, internal Pemda dan stakeholder sehingga RSP Watunggong hari ini diresmikan. Kerja kolaboratif ini masih akan terus berlanjut agar pelayanan RSP Watunggong dapat berjalan sesuai cita-cita awal, yaitu mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Bupati Agas Andreas.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur, dr. Surip menyampaikan bahwa peresmian dan pelantikan ini baru langkah awal.
Karena setelah ini masih akan dilakukan berbagai persiapan untuk beoperasinya, termasuk kerjasama dengan BPJS Kesehatan.
Dia mengatakan RS Pratama Watunggong mulai dibangun dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan pada tahun 2021 di lahan seluas 20.370 meter persegi di Desa Satar Nawang, Kecamatan Congkar.
Kata dr. Surip, anggaran Rp 45 miliar untuk pembangunan RS Pratama ini dibagi menjadi Rp 30 miliar untuk pembangunan gedung dan Rp 15 miliar untuk alat kesehatan.
Hadir pada kesempatan itu, para pimpinan dan anggota DPRD, Pimpinan Perangkat Daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama dan undangan. *
Penulis: Albert Harianto I Editor: Wentho Eliando










