LARANTUKA, FLORESPOS.net-Pemerintah Daerah menggelar Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Flores Timur 2025-2045.
Adapun format rancangan awal RPJPD Kabupaten Flores Timur 2025-2045 yang dibahas bersama dalam konsultasi publik tersebut, yakni visi Flores Timur Bangkit Menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara Misi, yakni Mewujudkan Manusia Unggul, Transformasi Ekonomi, Menciptkan Lingkungan Sosial Budaya yang Kondusif, Meningkatkan Kualitas Lingkungan dan Ketahanan Bencana, Membangun Sarana dan Prasarana Wilayah Secara Merata dan Berkeadilan, dan Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik.
Kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJPD Flores Timur 2025-2045 dibuka oleh Penjabat Bupati Flores Timur, Doris Alexander Rihi, berlangsung di aula Hotel GN Larantuka, Selasa (28/11/2023).
Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJPD yang difasilitasi oleh Bappelitbangda Flores Timur itu melibatkan Anggota DPRD, para staf ahli, asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah, camat, akademisi, tokoh masyarakat, organisasi profesi, komunitas disabilitas, organisasi keagamaan, tokoh perempuan, tokoh muda, LSM dan para jurnalis.
Kepala Bappelitbangda Flores Timur Apolonia Corebima dalam laporan yang dibacakan Syarif Wuran menjelaskan, penyusunan RPJPD membutuhkan dukungan dari seluruh komponen masyarakat sebagai pelaku maupun penerima manfaat pembangunan.
Forum konsultasi publik ini merupakan bagian dari pendekatan partisipatif yang memberi ruang dan tempat kepada seluruh komponen untuk memberikan masukan dan saran dalam penyusunan RJPJD Kabupaten Flores Timur 2025-2045.
Forum ini, juga merupakan salah satu tahapan dalam penyusuan RPJPD. Karena menjadi wadah untuk mengali gagasan dalam penyempurnakan tentang visi misi, arah kebijakan dan sasaran pembangunan Kabupaten Flores Timur 20025-2045.
Apolonia mengatakan, forum ini dimaksudkan untuk menyampaikan rancangan awal RPJPD Kabupaten Flores Timur 2025-2045 yang berisi visi, misi, arah kebijakan dan sasaran pokok pembangaunan kepada publik untuk dibahas bersama dalam rangka menyamakan presepsi dan pemahaman tentang pedomanan RPJPD.
“Tujuan umum dari forum ini sebagai bahan masukan awal dalam rangka penyempurnaan penyusunan RPJPD Kabupaten Flores Tmur 2025-2045,” katanya.
Penjabat Bupati Flores Timur, Doris Alexander Rihi sebelum membuka kegiatan mengatakan, banyak pembangunan yang sudah dan sedang dilakukan Pemerintah untuk mewujudkan masyarakat sejahtera dan berkeadilan.
Namun Kabupaten Flores Timur juga akan mengakhir RPJPD sebelumnya. Maka forum ini menjadi penting untuk bersama menyusun RPJPD 20 tahun ke depan.
“Ini forum terhormat dan mulia karena melalui forum ini masa depan Flores Timur 20 tahun ke depan kita susun. Mari kita wujudkan tanggungjawab bersama dalam pembangunan. Berikan masukan yang konstruktif untuk penyusunan RPJPD kita ini dengan baik,” kata Doris Rihi.
Florespos.net, mencatat, narasumber pada kegiatan konsultasi publik tersebut, yakni Kepala Bappelitbangda Flores Timur memaparkan “Ringkasan RPJPD Flores Timur 2025-2045”.
Rudi Rohi (Staf Pengajar Dipol Fisip Undana) memaparkan materi “Flores Timur Menapaki 20 Tahun ke Depan”, dan Marianus Kleden memaparkan materi “Pembangunan Kabupaten Flores Timur Dari Perspektif Budaya Lamaholot”, dan Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTT memaparkan “Strategi Digitalisasi Payment bagi UMKM”. *
Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus













