Kapolda NTT Berikan Handphone dan Helm kepada Siswa SMAK Syuradikara - FloresPos Net

Kapolda NTT Berikan Handphone dan Helm kepada Siswa SMAK Syuradikara

- Jurnalis

Kamis, 9 November 2023 - 13:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol. Johni Asadoma, M.Hum dalam safarinya ke Ende, Kabupaten Ende, menyempatkan waktu berkunjung ke SMAK Syuradikara, Kamis (9/11/2023) pagi.

Pada kunjungan itu Kapolda didampingi Irwasda Polda NTT, Kombes Pol. I Made Sunarta, Dir Intelkam Polda NTT, Kombes Pol. Jan Wynand Imanuel dan jajaran Polda NTT serta Kapolres Ende, AKBP I Gede Ngurah Joni dan jajarannya.

Kedatangan Kapolda NTT disambut oleh Kepala SMAK Syuradikara, Br. Kris Riberu SVD dan warga sekolah serta yayasan persekolahan St Paulus Ende diiringi Marching Band SMAK Syuradikara.

Kapolda NTT, Irjen Pol. Johni Asadoma saat tatap muka dengan warga Syuradikara di Naungan Hijau memberikan motivasi kepada siswa- siswi serta imbauan Kamtibmas.

Kapolda NTT Berikan Handphone dan Helm Kepada Siswa SMAK Syuradikara

Pada kesempatan itu Kapolda NTT juga memberikan hadiah berupa handphone dan helm kepada siswa yang menjawab pertanyaan dalam bahasa inggris serta siswa yang mampu merangkum imbauan dan sambutannya dalam bahasa inggris.

Kapolda memberikan hadiah berupa 3 buah HP, 4 buah helm dan  pengurusan SIM gratis kepada siswa yang mempresentasikan dengan baik.

Irjen Johni Asadoma mengatakan sangat bahagia datang ke SMAK Syuradikara. Menurutnya lembaga pendidikan ini adalah lembaga pendidikan yang berkualitas dan berkarakter yang sudah menghasilkan ribuan alumni.

Baca Juga :  Reses di Desa Nuaone Detusoko, Nando Watu Dorong Pemdes Selesaikan Masalah Adminduk

“Dulu masih kecil saya dengar nama sekolah ini dan terbersit niat masuk di sini. Hari ini saya bahagia bisa masuk di sekolah ini,” katanya.

Dihadapan siswa- siswa dan warga sekolah, Irjen Pol.  Johni Asadoma memberikan motivasi dan inspirasi perjalanan kariernya di Polri. Dikatakannya perjalanan hingga menjadi Kapolda NTT butuh kerja keras dan disiplin karena hidup adalah kompetisi.

“Perjalanan menuju bintang dua itu luar biasa dan berat karena hidup ini adalah kompetisi. Untuk berkompetisi maka kita harus belajar, kerja keras, disiplin dan profesional dalam menjalankan tugas. Kita harus menunjukan kemampuan dan inovasi,” katanya.

Meski demikian, Irjen Johni Asadoma juga mengatakan dalam perjalanan kariernya di Polri ada pasang surut. Namun dirinya tidak hilang harapan karena selalu disiplin, profesional dan mengandalkan tuhan.

Kapolda NTT memberikan motivasi kepada siswa agar belajar bahasa inggris karena saat ini bahasa inggris adalah bahasa internasional.

Irjen Johni Asadoma juga mengatakan kedatangannya ke lembaga pendidikan SMAK Syuradikara juga bertujuan mendekatkan Polri dengan masyarakat sekolah agar saling mengetahui tugas pokok masing -masing.

Baca Juga :  Komunitas Pemuda Peduli Bencana Kelurahan Tanjung Ende Bantu Korban Banjir Rob

Kapolda NTT mengimbau agar siswa-siswi Syuradikara mematuhi aturan dan hukum yang berlaku dan menjelaskan tugas pokok dari polisi.

“Hidup tertib dan patuhi aturan yang berlaku mulai dari rumah. Hidup di masyarakat jangan terpengaruh dengan hal- hal buruk. Disiplin, kerja keras dan andalkan tuhan maka kita akan menggapai sukses,” katanya.

Kepala SMAK Syuradikara, Br. Kris Riberu SVD menyampaikan terima kasih kepada Kapolda NTT yang sudah berkunjung dan tatap muka dengan warga Syuradikara.

“Saya terharu dan bangga karena diawal tugas saya sebagai kepala sekolah ada dua rahmat besar yaitu HUT 70 tahun sekolah dan kunjungan Kapolda NTT,” kata Br Kris Riberu SVD.

Dihadapan Kapolda NTT dan jajarannya, Br Kris Riberu juga menyampaikan permintaan dari sekolah agar polisi membantu memberikan pembinaan dan latihan kepada siswa-siswi SMAK Syuradikara sebagai persiapan awal masuk polisi.

Br Kris Riberu juga mengharapakan bantuan alat fitnes untuk bekal latihan agar bisa mengikuti tes masuk polisi.

“Kami punya halaman yang luas tetapi tidak ada alat. Kami mohon bantuan agar bisa latihan dan jadi bekal bagi anak-anak bisa tes masuk polisi sebagai penerus bapak,” katanya. *

Penulis: Willy Aran / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat
Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam
Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola
Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat
WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis
Bupati Sikka Ingatkan Bank NTT Bangun Komunikasi dengan Semua Pihak
Cross Way Putus, Akses ke Tiga Desa di Manggarai Timur Lumpuh
Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan PKG Flores Timur, Ogie Silimalar: Cek Kesehatan Gratis, Pintu Masuk Deteksi Penyakit
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:48 WITA

Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WITA

Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:05 WITA

Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:46 WITA

WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA