ENDE, FLORESPOS.net – Fraksi Gerindra DPRD Ende kembali menyoroti infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Ndona dan Ndona Timur. Melalui catatan kritisnya fraksi meminta penjelasan pemerintah terkait persoalan ini yang sejak dulu dikeluhkan masyarakat.
Dalam pandangan umum Fraksi Gerindra terhadap nota keuangan atas rancangan perubahan Perda Kabupaten Ende tentang APBD 2023 fraksi memberikan beberapa catatan kritis. Salah satunya adalah infrastruktur jalan yang masih dikeluhkan warga.
Pandangan umum Fraksi Gerindra yang dibacakan oleh ketua fraksi, Maksimus Deki pada sidang paripurna, Selasa (19/9/2023) menyatakan saat ini masih sulitnya akses jalan menuju Ndona Timur- Wolojita hingga Wolowaru.
Terhadap kondisi ini Fraksi Gerindra memohon penjelasan pemerintah tentang kelanjutan pekerjaan jalan tersebut yang saat ini tengah dikerjakan.
Fraksi Gerindra juga menyatakan mengingat kondisi ruas jalan Saga – Puutuga, jalan Aekipa- Roga kurang lebih 15 km dan lanjutan pembukaan jalan Ngalupolo- Ngaluroga, Ngalupolo- Demulaka yang saat ini sangat memprihatinkan maka fraksi memohon perhatian serius dari pemerintah perbaiki ruas jalan tersebut.
Terhadap kondisi infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Ndona Timur, Maksi Deki pernah menyampaikan pada awal tahun lalu bahwa saat ini kondisi jalan di wilayah ini tidak ada satu pun yang disentuh aspal apa lagi hotmiks.
Maksi mengharapakan perhatian serius dari pemerintah karena sudah dikeluhkan oleh masyarakat sejak dulu bahkan sejak Kabupaten Ende menjadi kabupaten definitif.*
Penulis:Willy Aran/Editor: Anton Harus










