Mantan Kadis PKO Heri Sales Dukung Proses Hukum Dana Sertifikasi Guru Rp642 Juta - FloresPos Net

Mantan Kadis PKO Heri Sales Dukung Proses Hukum  Dana Sertifikasi Guru Rp642 Juta

- Jurnalis

Jumat, 21 Juli 2023 - 20:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net – Mantan Kadis Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka  Yoseph Herianto Vandiron Sales atau yang akrab disapa Kadis Heri Sales mendukung  proses hukum kasus dana sertifikasi guru senilai Rp642 juta agar terang benderang siapa yang melakukan penyelewengan dimaksud “Saya  mendukung proses hukum untuk mengusut dana sertifikasi guru senilai Rp600 juta lebih itu,” kata Kadis Heri Sales Florespos.net dan Kompas.Com di Ruang Kerja Kadis Lingkungan Hidup Jalan Jenderal Sudirman Maumere, Kamis (20/7/2023) dan dipertegas lagi melalui pesan WhatsApp (WA) yang ditujukan ke media ini, Jumat (21/7/2023).

Kadis Heri Sales diwawancarai untuk memastikan informasi terkait dugaan dana sertfikasi guru senilai Rp642  juta yang diduga disunat oleh oknum di Dinas PKO Sikka.

Kadis Heri Sales mengakui ia sudah menyiapkan segala data terkait dana Rp642 juta itu, serta langkah-langkah konkret yang dilakukannya supaya permasalahan dana sertifikasi guru itu  menjadi terang benderang.

Baca Juga :  Kampiun SMAK St Fransiskus Xaverius Ruteng Mengadakan Pelatihan Jurnalistik

“Bahkan saya sudah menyiapkan  data untuk menjelaskan soal dana itu kalau ada perwakilan guru yang melakukan aksi demo jadi berdialog dengan saya di Kantor DLH. Saya sudah siap untuk bertemu para guru. Tapi saya sangat sesalkan karena agenda pertemuan tidak dilaksanakan,” kata Kadis Heri Sales.

Heri Sales bahkan mengakui  pihaknya telah menyampaikan sejumlah fakta terkait dana sertifisikasi guru itu kepada aparat penegak hukum (APH) dan kepada Bapak Bupati Sikka beberapa waktu lalu.

“Saya sudah sampaikan semua data terkait dana sertifikasi guru ini kepada APH dan kepada Bapak Bupati Sikka.,” katanya.

Heri Sales juga memperlihatkan sejumlah data terkait upaya yang dilakukannya untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan dana sertifikasi di antaranya dengan memutasikan operator dan salah satu staf yang mendapatkan pengaduan terkait pengelolaan dana sertifikasi guru, serta pelbagai upaya yang menerima pengaduan para guru, dan melakukan komukasi intens untuk menyelesaikan persoalan, baik dengan bendahara, dengan  operator, dengan Kasubah Program, Kasubag Keuangan, dan Sekretaris Dinas PKO.

Baca Juga :  SMAK Syuradikara Kirim Dua Siswi Lagi Studi di Universitas Nanzan Jepang, Total Sudah 20 Orang

Salah satu upaya yang dilakukannya, lanjut Heri Sales, bagaimana sikap tegasnya menyusul adanya  perubahan data kerugian yang semula dilaporkan hanya Rp 100 juta, dan tiba-tiba membengkak menjadi Rp600 juta lebih dengan mengkroscek data ke Bendahara, Operator, Sekretaris, dan para pihak lainnya.

“Saya simpan semua data terkait upaya-upaya yang sudah saya lakukan selama ini. Upaya yang saya lakukan untuk menyelamatkan uang sertifikasi para guru, termasuk untuk memutasikan operator,” katanya.

“Sebenarnya hak guru yang dipotong itu saya yang bongkar, itu karena setelah pengaduan dari para guru melalui chat WA, saya mulai lacak. Berdasarkan keterangan yang diberikan, saya lakukan pengecekan terhadap data yang diminta. Setelah cek, saya mendapat informasi dari bendahara Dinas PKO bahwa dia telah serahkan dana kepada Iswadi sebesar Rp 600 juta lebih,” kata Heri Sales.*

Penulis Wall Abulat/Editor:Anton Harus

Berita Terkait

PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan
Nilai Polres Sikka Tidak Mampu, Keluarga Korban Noni Minta Mabes Polri Ambil Alih Penanganan Kasusnya
Pempus Bantu 3 Unit Alat Panen Modern untuk Petani Nagekeo-Alat Ini Bukan untuk Dipajang
Nagekeo Dapat Jatah 3 Kampung Nelayan Merah Putih
APBD 2026, Nol Pembangunan Fisik Manggarai Barat
Pemda Ngada Gelar Apel Gabungan, Tertib Aset dan Taat Pajak Kendaraan Dinas
Tembus Rp1,8 Triliun Dana Pusat Masuk Nagekeo TA 2026, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Pelatihan dan Pencegahan Kekerasan  Terhadap Anak, Ini Kata Blandina Mamo Bena
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 16:29 WITA

PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan

Jumat, 24 April 2026 - 16:25 WITA

Nilai Polres Sikka Tidak Mampu, Keluarga Korban Noni Minta Mabes Polri Ambil Alih Penanganan Kasusnya

Jumat, 24 April 2026 - 16:16 WITA

Pempus Bantu 3 Unit Alat Panen Modern untuk Petani Nagekeo-Alat Ini Bukan untuk Dipajang

Jumat, 24 April 2026 - 10:47 WITA

Nagekeo Dapat Jatah 3 Kampung Nelayan Merah Putih

Jumat, 24 April 2026 - 10:43 WITA

APBD 2026, Nol Pembangunan Fisik Manggarai Barat

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Nagekeo Dapat Jatah 3 Kampung Nelayan Merah Putih

Jumat, 24 Apr 2026 - 10:47 WITA

Nusa Bunga

APBD 2026, Nol Pembangunan Fisik Manggarai Barat

Jumat, 24 Apr 2026 - 10:43 WITA