ENDE, FLORESPOS.net-Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ende, NTT, saat ini sudah menerjukan tenaga 298 tenaga ke lapangan untuk mengambil data pada Sensus Pertanian (SP) 2023. SP 2023 dilaksanakan mulai 1 Juni hingga 30 Juli 2023.
Bupati Ende, Djafar Acmad, Selasa (30/5/2023) lalu mengatakan Pemerintah Kabupaten Ende mendukung SP di Ende. Sensus ini menurutnya, sangat penting untuk mendata potensi pertanian di Ende dan Indonesia.
Bupati Djafar mengimbau agar masyarakat Kabupaten Ende khususnya petani serta pengusaha jasa pertanian mendukung SP dengan memberikan data yang diminta oleh petugas.
“Sensus ini sangat penting untuk menghasilkan data pertanian dan kedaulatan pangan Indonesia. Mari kita dukung dan sukseskan dengan cara menerima kedatangan petugas dan memberikan data yang diminta,” katanya.
SP tersebut dilakukan sepuluh tahun sekali mendata tentang tanaman pangan, peternakan, perikanan, kehutanan dan jasa pertanian.
Sekda Ende, Dokter Agustinus G. Ngasu saat membuka kegiatan pelatihan petugas sensus SP 2023 beberapa waktu lalu mengatakan sensus pertanian pada tahun ini adalah sensus ke -7.
Pemerintah Kabupaten Ende melihat ini sensus ini sangat penting karena sektor pertanian masih menjadi unggulan di daerah ini.
“Sensus ini sangat penting karena sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan merupakan sektor penyumbang andil terbesar pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Ende, sebesar 31,50 persen pada tahun 2022,” kata Sekda.
Sekda Ende mengharapakan agar 298 petugas yang akan turun lapangan mengambil data dengan baik agar data ini akan menjadi acuan bagi pemerintah untuk pembangunan di sektor pertanian.*
Penulis: Willy Aran / Editor: Wentho Eliando










