MAUMERE, FLORESPOS.net-Ketua Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Nusa Nipa (Unipa) berpesan kepada para wisudawan wisudawati tentang apa yang Prof. Rhenald Kasali sering gambarkan terkait dengan fenomena Strawberry Generation.
Sebuah generasi yang penuh dengan ide kreatif, gagasan segar, dan kemampuan teknologis yang tinggi, namun terkadang rentan dan mudah hancur ketika berhadapan dengan tekanan atau kerasnya kompetisi dunia kerja.
“Kalian lahir dan bertumbuh di era di mana segala sesuatu dapat diakses dengan cepat. Informasi berada di ujung jari, komunikasi terjadi dalam hitungan detik, dan kenyamanan digital kerap memberi kesan bahwa keberhasilan dapat diraih secara instan,” ucap Ketua Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Nusa Nipa, Drs.Sabinus Nabu dalam sambutan saat acara wisuda, Sabtu (10/10/2026).
Sabinus dalam sambutannya di acara wisuda angkata ke XXVIII tahun akademik 2025/2026 tersebut menegaskan kepada para wisudawan dan wisudawati bahwa dunia nyata memiliki hukumnya sendiri.
Mantan Sekertaris daerah (Sekda) Kabupaten Sikka ini mengatakan, keberhasilan yang bertahan lama membutuhkan ketahanan mental, kerja keras, dan daya tahan terhadap kegagalan.
Dirinya meminta para wisudawan dan wisudawati untuk tidak menjadi Strawberry Generation namun jadilah generasi yang memiliki Agility atau kelincahan.
Ia menyebutkan, kelincahan yang dimaksud terdiri dari beberapa aspek penting seperti Mental Agility, Kemampuan untuk tetap tenang, berpikir jernih, dan menemukan solusi di tengah ketidakpastian.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya










