Sabinus menyampaikan, seorang pemimpin yang visioner tidak pernah berhenti bertanya pada dirinya sendiri inovasi apa yang harus saya ciptakan hari ini agar tetap relevan besok?.
Selain itu, juga tidak pernah berhenti bertanya kebiasaan buruk apa yang harus saya tinggalkan agar karakter saya bertumbuh lebih kuat dan nilai tambah apa yang bisa saya berikan bagi lingkungan tempat saya berada?.
Ia menegaskan, Universitas Nusa Nipa mencetak lulusan yang tidak hanya siap menjadi pencari kerja (job seeker), tetapi juga siap menjadi pencipta lapangan kerja (job creator).
“Bumi Nian Tana Sikka, Nusa Tenggara Timur, dan Indonesia secara keseluruhan membutuhkan orang-orang muda yang berani mengambil risiko terukur, berpikir inovatif, dan menciptakan solusi atas tantangan masyarakat,” ungkapnya.
Peningkatan Sarana dan Prasarana
Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa berkomitmen penuh untuk terus mendukung Universitas Nusa Nipa agar menjadi pusat keunggulan akademik dan pembentukan karakter di kawasan timur Indonesia.
Sabinus mengatakan, pihaknya menyadari bahwa institusi pendidikan juga tidak boleh berhenti melakukan pembaruan.
Oleh karena itu, kata dia, yayasan terus mendorong peningkatan kualitas sarana dan prasarana pembelajaran, pengembangan kapasitas riset para dosen, integrasi teknologi digital dalam kurikulum, serta perluasan jejaring kerja sama dengan dunia industri dan pemerintah.
“Kami ingin memastikan bahwa UNIPA Maumere terus melahirkan lulusan yang berdaya saing tinggi, berintegritas, serta berakar kuat pada nilai-nilai budaya dan moral,” ucapnya.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya










