MAUMERE, FLORESPOS.net-Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang melanda Pulau Flores Sabtu (15/8/2026) mengakibatkan berbagai bangunan termasuk rumah warga mengalami kerusakan.
Berbagai rumah dan bangunan mengalami kerusakan dimana verifikasi faktual tahap pertama terdapat 4.026 rumah warga mengalami kerusakan dan tahap kedua sedang dilakukan verifikasi terhadap 5 ribu rumah yang rusak.
“Saat gempa rumah saya rusak sehingga saya tidur sementara di kuburan beratap terpal,” sebut Sergius Moa, warga Dusun Dobo, Desa Iantena Kecamatan Kewapante,Selasa (29/9/2026).
Sergius menyebutkan, setelah gempa malamnya dirinya bersama keluarga takut masuk ke rumah karena tembok rumahnya mengalami keretakan di beberapa bagian.
Dirinya mengaku memilih tidur di kuburan ayahnya yang bersebelahan dengan anaknya beralaskan kain dengan ditutupi terpal dan tripleks.
Lokasi kuburan ini berada di sebelah kiri bagian depan bangunan rumahnya yang hanya tersisa sedikit tanah lapang.
“Sejak itu saya masih bertahan tidur di kuburan ini karena tidur ada tempat lain untuk kita berlindung. Isteri dan anak saya titip tinggal di rumah tetangga,” ucapnya.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 Selanjutnya









