MAUMERE, FLORESPOS.net-Partai Golkar Kabupaten Sikka ikut menggandeng Bank NTT dalam melakukan sosialisasi penyaluran dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sikka.
Kegiatan sosialisasi ini menajdi bagian dari kerjasama Partai Golkar Provinsi NTT dalam menggandeng Bank NTT untuk melakukan sosialisasi penyaluran dana KUR di berbagai kabupaten dan kota di NTT secara bersamaan.
“Kami berterima kasih kepada Partai Golkar Kabupaten Sikka yang sudah memfasilitasi kami untuk melakukan sosialisasi dana KUR kepada pelaku UMKM di Kabupaten Sikka,” sebut Kepala Cabang Bank NTT Maumere, Emanuel Sina Rato Meka, Kamis (13/8/2026).
Emus Rato sapaannya mengatakan, kegiatan ini merupakan terobosan baru dan baru kali ini partai politik memfasilitasi Bank NTT terkait sosialisasi penyaluran dana KUR bagi pelaku UMKM.
“Kami baru menyalurkannya di bulan Juni dan ada pergantian kepala cabang sehingga dana KUR yang disalurkan baru sebesar Rp285 juta dan masih sangat ekcil ekspansinya,” ungkapnya.
Elmus Rato menyampaikan, pihaknya menargetkan penyaluran dana KUR sebesar Rp15 miliar hingga akhir Desember 2026 dengan layanan di 2 kantor cabang pembantu serta 4 kantor fungsional kredit dan 2 kantor fungsional
“Target kami bisa mencapai Rp15 miliar penyaluran dana KUR dimana dengan layanan di 2 kantor cabang pembantu, 6 kantor fungsional serta lebih dari 70 tenaga kerja diharapkan bisa memberikan pelayanan maksimal.”
“Ada KUR Mikro dengan plafon pinjaman maksimal Rp100 juta per akad tanpa adanya agunan sementara KUR Kecil plafon pinjamannya di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta dengan agunan,” ungkapnya.
Elmus Rato menambahkan, selain itu ada KUR PMI untuk pembiayaan khusus bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meliputi biaya pelatihan dan keberangkatannya.
Dia menjelaskan, jangka waktu kredit modal kerja maksimal 3 tahun untuk KUR Mikro dan PMI atau maksimal 4 tahun untuk KUR Kecil sedangkan untuk investasi maksimal 5 tahun untuk KUR Mikro dan KUR Kecil sedangkan PMI menyesuaikan masa kontrak kerja atau magang dengan maksimal 3 tahun.
“Tentunya untuk di Kabupaten Sikka kami fokus pada pengembangan UMKM terutama pada bidang ekonomi lokal, perdagangan, pertanian, peternakan dan perikanan,” ujarnya.
Elmus Rato menyampaikan, karena Bank NTT telah hadir kembali dengan pelayanan KUR sehingga masyarakat Kabupaten Sikka bisa memanfaatkan dana KUR ini.
Lanjutnya, setelah memasukan proposal pengajuan kredit KUR maka petugas dari Bank NTT akan melakukan sirvey dan akan melakukan penilaian kelayakan kredit yang diajukan.
“Apabila pengajuan kredit dinilai layak maka Bank NTT akan menyalurkan dana kredit tersebut termasuk dana KUR untuk membiayai perjalanan TKI sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” pungkasnya. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










